Breaking News
light_mode
Beranda » Inspiring » Malika Farm Sukses Budidayakan Golden Melon dengan Sistem Fertigasi Hidroponik

Malika Farm Sukses Budidayakan Golden Melon dengan Sistem Fertigasi Hidroponik

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 28 Sep 2020
  • visibility 8.332
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Berbagai inovasi di bidang pertanian terus dikembangkan demi memudahkanpetani dengan cara menerapkan sistem dan teknologi. Salah satunya adalah penggunaan sistem fertigasi atau fertilizer (pemupukan) dan irigation (irigasi).

Sistem fertigasi merupakan sistem pengairan tanaman dan pemupukan yang diberikan sekaligus melalui irigasi tetes. Salah satu metode penanaman dalam sistem hidroponik ini, larutan nutrisi diberikan melalui sistem irigasi.

Salah satu praktisi hidroponik asal Kebumen Nanang Eko Sulaksono (41) telah menerapkan sistem ini. Pemilik Malika Farm tersebut hampir setahun ini sukses membudidayakan golden melon dengan menggunakan sistem fertigasi hidroponik.

Golden Melon Malika Farm Siap Dipanen
Warna kuning golden melon di Malika Farm Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Warna kuning golden melon di Malika Farm Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Di lahan seluas 200 m2 terdapat 308 polybag tanaman golden melon yang merambat vertikal. Media tanam menggunakan cocopeat sebagai pengganti tanah karena harga murah, ringan dan mudah digunakan. Dalam satu batang tanaman, disisakan satu butir melon berwarna kuning yang begitu ranum siap untuk dipanen.

“Iya, sekarang ini akan segera panen,” ujar Nanang Eko Sulaksono didampingi sang istri Kusmuthiah Hikmawati (36) saat ditemui di ‘green house’ Malika Farm Jalan Cemara Desa Karangsari, Kebumen, Minggu 27 September 2020.

Menurut Eko, secara normal buah golden melon sudah bisa dipanen di umur 65-70 hari setelah semai (HSS). Saat ini, Eko yang bergelut di bidang hidroponik sejak tahun 2013 sudah tiga kali panen golden melon dengan sistem fertigasi hidpronik.

Sistem Fertigasi Hidroponik Efisiensi Tenaga Kerja 
Pemilik Malika Farm Nanang Eko Sulaksono turut merawat tanaman. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Pemilik Malika Farm Nanang Eko Sulaksono turut merawat tanaman. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Dijelaskannya, sistem Fertigasi merupakan salah satu dari metode hidroponik. Fertigasi merupakan teknik aplikasi unsur hara melalui sistem irigasi. Dengan teknik fertigasi biaya tenaga kerja untuk pemupukan dapat dikurangi, karena pupuk diberikan bersamaan dengan penyiraman.

“Dulu penyiraman dilakukan otomatis dengan digital timer, namun sekarang dilakukan secara manual,” imbuhnya.

Keuntungan lain adalah peningkatan efisiensi penggunaan unsur hara karena pupuk diberikan dalam jumlah sedikit tetapi lebih kontinyu. Juga mengurangi kehilangan unsur hara khususnya nitrogen akibat leaching atau pencucian dan denitrifikasi atau kehilangan nitrogen akibat perubahan menjadi gas.

Harga Buah Lebih Tinggi di Pasaran
Buah hasil budaya hidroponik memiliki harga lebih tinggi. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Buah hasil budaya hidroponik memiliki harga lebih tinggi. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Sistem fertigasi sangat sesuai bagi tanaman sayur berbuah saperti tomat, timun jepang, cabai merah, terung, melon, cabai sayur, strawberi dan juga tanaman hias. Selain itu, buah yang dikembangkan untuk tanaman yang bernilai tinggi di pasaran.

“Untuk harga buah golden melon dari petani Rp 20.000/kg. Sedangkan di supermarket harganya jauh lebih tinggi,” ujar salah satu pendiri Komunitas Hidroponik Kebumen ini menyebutkan rata-rata satu buah berat 1,8-2 kilogram.

Nanang mengaku, tidak ada kesulitan dalam memasarkan hasil panen. Bahkan saat hendak akan menyemai, sudah banyak orang yang memesan buahnya. Pihaknya juga mendapatkan penawaran hasil panen akan diborong oleh pemasok supermaket. Namun hasil panen saat ini masih untuk memenuhi permintaan pasar lokal.

“Masih prospektif jika ingin membudidayakan golden melon dengan sistem fertigasi,” ujarnya. (smn)

Tonton Vidoe Panen Golden Melon di Malika Farm

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Radio Kopi Coffee n Eatery Gombong. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Pembuat Isu Corona di Radio Kopi Akhirnya Minta Maaf

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.749
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Pembuat dan penyebar isu virus Corona (Covid-19) di Radio Kopi Coffee n Eatery Gombong akhirnya minta maaf. Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung kepada pemilik dan managemen cafe yang berada di Jalan Yos Sudarso 171 Gombong tersebut, Rabu, 1 April 2020. Selain owner, pertemuan itu dihadiri oleh Kuasa Hukum Radio Kopi Wempy Setyabudi […]

  • Perkuat Layanan di Daerah Terpencil, BPJS Kesehatan dan Pemprov Jateng Luncurkan Program Keliling

    Perkuat Layanan di Daerah Terpencil, BPJS Kesehatan dan Pemprov Jateng Luncurkan Program Keliling

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.284
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – BPJS Kesehatan Cabang Kebumen bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghadirkan layanan inovatif melalui program Layanan Dokter Spesialis Keliling (SPELING) MELESAT dan BPJS Keliling di Desa Kajoran Kecamatan Karanggayam. Program ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan promotif, preventif, serta administrasi kepesertaan kepada masyarakat di daerah terpencil. SPELING MELESAT: Mendekatkan Konsultasi Spesialis […]

  • Terima Arsip Hindia Belanda dari ANRI, Pemkab Kebumen Dorong Integrasi Sejarah, Geopark, dan Literasi Pertanian

    Terima Arsip Hindia Belanda dari ANRI, Pemkab Kebumen Dorong Integrasi Sejarah, Geopark, dan Literasi Pertanian

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 663
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen menerima kunjungan kerja Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam rangka penyerahan Naskah Sumber Arsip Citra Daerah Kabupaten Kebumen, Kamis 6 Agustus 2026. Arsip historis yang memuat catatan masa pemerintahan Hindia Belanda hingga era modern tersebut resmi dikembalikan ke daerah untuk disimpan di Depo Arsip […]

  • Tim dari PMI dan BPBD Kebumen saat akan mengevakuasi jasad korban. (Foto: Dok. PMI Kebumen)

    Warga Peniron Meninggal di Sungai Lukulo, Ini Sebabnya

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 18.174
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di pinggir Sungai Luk Ulo masuk wilayah Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Kamis 7 Mei 2020 sekira pukul 08.30 WIB. Belakangan korban diketahui bernama Jimun (48) warga Dukuh Watucagak, Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kebumen. Posisi Korban Terlentang di Pinggir Sungai Jasad korban pertama kali ditemukan […]

  • Kelenteng Kong Hwie Kiong

    Rangkaian Ritual Peribadatan Sambut Imlek 2577 di Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 667
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menyambut perayaan tahun baru Imlek 2577 春节 (Chūnjié) berbagai kegiatan dilaksanakan di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) atau Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen. Berbagai ritual peribadatan dilaksanakan menjelang hingga tahun baru di kelenteng yang berada di Jalan Pramuka No 41 Kebumen tersebut. Seperti, Rabu Rabu, 11 Februari 2026 umat menggelar sembahyang untuk […]

  • Protokol Kesehatan

    Liburan Tetap Kenakan Masker, Ini Alasannya

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.594
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Libur akhir pekan, banyak warga masyarakat Kebumen memilih rekreasi ke pantai untuk sekadar refreshing melonggarkan otot setelah beberapa hari bekerja. Pantai Setrojenar menjadi alternatif para wisatawan untuk mengisi liburan bersama keluarga. Namun perlu diingat, sampai saat ini pandemi virus Covid-19 masih berlangsung. Warga yang berekreasi diimbau untuk selalu patuh protokol kesehatan. Seperti […]

expand_less