Program JKN Hadirkan Ketenangan di Tengah Cobaan Demam Berdarah
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 3 Mei 2025
- visibility 726
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali membuktikan perannya sebagai garda terdepan perlindungan kesehatan masyarakat. Aji Pambudi Santoso (24), warga Sruweng, bersama istrinya merasakan langsung manfaatnya saat keduanya terjangkit demam berdarah.
Lebih mengharukan, sang istri harus berjuang melawan penyakitnya dalam kondisi hamil delapan bulan. Aji, yang terdaftar sebagai peserta JKN melalui tanggungan sang istri, menceritakan bagaimana JKN menjadi penyelamat di tengah situasi sulit tersebut. Keduanya sempat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Sruweng pada awal Februari lalu.
“Saat itu benar-benar ujian berat. Saya sendiri sakit, istri juga sakit demam berdarah, dan sedang mengandung. Perasaan saya campur aduk,” ungkap Aji melalui pesan singkat, Senin 28 April 2025.
Istri Aji bahkan harus dirujuk ke RS Margono Purwokerto karena kondisinya yang terus menurun. Di tengah kecemasan akan kesehatan istri dan calon buah hatinya, Aji mengaku sempat khawatir dengan biaya perawatan yang pasti membengkak.
“Saya belum bekerja saat itu, membayangkan biaya dua orang dirawat dalam waktu yang lama pasti sangat besar,” tuturnya.
Namun, kekhawatiran itu sirna seketika saat Aji mengetahui seluruh biaya perawatan mereka, termasuk rujukan dan perawatan intensif di rumah sakit tipe A, sepenuhnya ditanggung oleh Program JKN. Rasa syukur tak terhingga ia panjatkan.
“Alhamdulillah, berkat JKN, kami tidak perlu memikirkan biaya sepeser pun di tengah musibah ini,” ujarnya lega.
Aji juga memuji pelayanan yang diterimanya dan sang istri selama memanfaatkan fasilitas JKN.
“Pelayanannya sangat baik, dokter dan perawat ramah. Kamar juga bersih dan nyaman,” katanya.
Kini, Aji dapat bernapas lega. Sang buah hati lahir dengan selamat, meski sempat memerlukan perawatan intensif di ruang PICU. Istrinya pun telah pulih sepenuhnya.
“Anak kami sempat masuk PICU, tapi sekarang sudah kontrol jalan. Ini adalah kontrol ketiga,” pungkasnya, mengakhiri kisah haru yang diwarnai berkah JKN.







Saat ini belum ada komentar