Tak Ada Pemberian Gelar Hadratusyekh kepada Arif Sugiyanto
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 3 Nov 2024
- visibility 3.582
- comment 0 komentar

Arif Sugiyanto melapor ke Mapolres Kebumen. (Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemberian gelar hadratusyekh dan panglima laskar kiai kepada calon bupati Kebumen Arif Sugiyanto seperti ditulis di kanal media online Siaran Indonesia tidak bisa dipertanggungjawabkan. Pasalnya pemberian gelar itu tidak ada konfirmasi atau persetujuan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Arif Sugiyanto. Ia menegaskan pemberitaan yang ditulis dengan judul “Arif Sugianto Didaulat Jadi Hadrotus Syeikh & Panglima Kyai se-Kebumen, setelah Panglima Santri,” jelas hoax dan berisi ujaran kebencian yang meresahkan masyarakat.
“Saya sampaikan apa yang ditulis WNH itu jelas hoax. Selain tidak pernah konfirmasi ke saya, berita itu sebenarnya tidak pernah ada, kapan dan di mana acaranya? Ngawur alias mengada-ngada,” ujar Arif saat dimintai dikonfirmasi, Minggu 3 Nopember 2024.
Baca Juga: Bersama Ribuan Jamaah, Arif Sugiyanto Hadiri Majelis Thariqah Syadziliyah Al-Kahfi Somalangu
Arif pun sangat keberatan dengan pemberian gelar itu. Menurutnya tujuan pemberian gelar itu sebenarnya bukan untuk memuji atau menjunjung tinggi, tapi menjatuhkan alias hanya untuk mengolok-olok. Terlebih dalam berita itu WNH menulis kiai-kiai se Kebumen harus menunduk dan cium tangan jika bertemu Arif.
“Ini kan sebenarnya jelas pelecehan, tujuannya bukan untuk memuji, tapi untuk menghina dan melecehkan. Hadratussyekh itu gelar untuk pendiri NU KH Hasyim Asy’ari. Gelar yang terhormat untuk ulama alim alamah yang punya pengetahuan luas. Tidak sembarang. Sekarang logis nggak! Kalau itu diberikan kepada saya,” tegasnya.
“Jadi sekali lagi pemberian gelar hadratussyekh kepada saya itu tidak ada. Itu murni karangan saudara WNH,” tegasnya.







Saat ini belum ada komentar