Tak Ada Pemberian Gelar Hadratusyekh kepada Arif Sugiyanto
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 3 Nov 2024
- visibility 3.584
- comment 0 komentar

Arif Sugiyanto melapor ke Mapolres Kebumen. (Foto: Padmo)
Apalagi yang mendaulat itu disebut Persatuan Kyai dan Santri Pesantren Kebumen (Pesek), yang tokohnya adalah Gus Uni. Arif sendiri mengaku tidak pernah mendengar dan mengetahui siapa itu Pesek dan Gus Uni. Belakangan diketahui di media sosial jika Gus Uni ternyata adalah WNH sendiri.
“Jadi dia menulis sendiri, bercerita sendiri, ia naikan di websitenya sendiri seolah-olah itu fakta, padahal jelas opini hoax,” jelasnya.
Hal ini kata Arif, diperparah dengan menyinggung pengasuh Ponpes Al Kahfi Somalangu, yakni KH Afifudin Chanif Al Hasani atau Gus Afif yang juga Rais Syuriah NU Kebumen. Dalam tulisan itu Gus Afif disebut sebagai ahli doktrin yang suka mengaku-mengaku keturunan Nabi.
“Ini juga yang membuat geram para santri Al Kahfi karena gurunya merasa dilecehkan dan dihina oleh WNH,” terangnya.
Kaidah Jurnalistik yang Harus Dijalankan
Arif menyatakan, kalau dia benar seorang jurnalis sungguhan, pastinya tahu etika jurnalistik. Tidak sembarangan, dan serampangan. Harus check and balance, harus ada konfirmasi, pendalaman. Ada kaidah-kaidah jurnalistik yang harus dijalankan.







Saat ini belum ada komentar