Realisasi ZIS 2025 Tembus Rp11,7 Miliar, Baznas Kebumen Bidik Target Rp14,1 Miliar di Tahun 2026
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026
- visibility 933
- comment 0 komentar

Para pemenang BAZNAS Awards 2025. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – BAZNAS Kabupaten Kebumen menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan BAZNAS Awards 2025 di Grand Kolopaking Hotel, Selasa 27 Januari 2026.
Agenda ini fokus pada evaluasi capaian tahun 2025 serta strategi optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk tahun anggaran 2026.
Ketua BAZNAS Kebumen, Ahmad Sahli Syam, melaporkan bahwa penghimpunan ZIS sepanjang tahun 2025 berhasil melampaui target.
Dari target sebesar Rp11 miliar, BAZNAS berhasil merealisasikan pengumpulan sebesar Rp11,7 miliar. Dana tersebut telah didistribusikan kepada 21.211 mustahik melalui berbagai program pendayagunaan.
Selain zakat rutin, ASN Kebumen juga menunjukkan solidaritas tinggi dengan menghimpun donasi bencana alam untuk wilayah Aceh dan Sumatera sebesar Rp363 juta melalui Surat Edaran Bupati.
Tantangan dan Target Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, BAZNAS Kebumen menetapkan target pengumpulan yang lebih progresif sebesar Rp14,19 miliar dengan sasaran 14.225 muzaki.
Untuk mencapai hal tersebut, fokus utama terletak pada optimalisasi zakat ASN yang saat ini realisasinya berada di angka Rp646,9 juta per bulan dari total potensi sebesar Rp1,79 miliar.
“Saat ini serapan zakat berbasis gaji sudah mencapai 60%, namun untuk berbasis total penghasilan (termasuk tunjangan) baru menyentuh 36%. Ini adalah potensi yang bisa optimalkan di tahun 2026,” ujar Ahmad Sahli Syam.
Apresiasi melalui BAZNAS Awards 2025
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan R. Agung Pambudi, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan ZIS melalui BAZNAS.
Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah memberikan penghargaan BAZNAS Awards 2025 kepada unit kerja dengan kinerja terbaik, di antaranya:
1. Kategori Pengumpulan ZIS Terbanyak
Diberikan kepada instansi dengan volume penghimpunan dana tertinggi:
- Tingkat BUMD: PDAM Kabupaten Kebumen
- Tingkat Perusahaan Swasta: RSU Purbowangi
2. Kategori Pengumpulan ZIS Teroptimal
Diberikan kepada unit dan perorangan dengan efektivitas penghimpunan terbaik:
- Tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD): BPBD Kabupaten Kebumen
- Tingkat Kecamatan: Kantor Kecamatan Adimulyo
- Tingkat Desa: UPZ Desa Pesalakan
- Tingkat Puskesmas: Puskesmas Alian
- Tingkat SMP Negeri: SMP Negeri 3 Karanganyar
- Tingkat K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah): K3S Kecamatan Adimulyo
- Kategori Perorangan: dr. Yayan Mitayani, Sp.THT.
3. Kategori Manajemen & Tata Kelola Terbaik
Diberikan kepada unit dengan administrasi dan pelaporan tugas pembantuan paling akuntabel yakni RSUD dr. Soedirman (RSDS) Kebumen.
Bupati menekankan bahwa ZIS bukan sekadar kewajiban agama, tetapi instrumen strategis untuk pengentasan kemiskinan dan penanganan darurat di Kebumen.
Ia menginstruksikan seluruh pimpinan instansi untuk mendukung penuh UPZ di unit kerja masing-masing agar pelaporan lebih transparan dan layanan zakat semakin mudah diakses.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, pimpinan OPD, Camat, serta pengelola UPZ se-Kabupaten Kebumen.
Rekapitulasi Potensi dan Hasil ZIS Desk ASN Kabupaten Kebumen (Per Bulan)
Total potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen mencapai Rp1.791.678.000 setiap bulannya.
Dari potensi tersebut, realisasi saat ini berada di angka Rp646.975.000 per bulan, dengan rata-rata capaian sebesar 60% berbasis gaji dan 36% berbasis total penghasilan.
Berikut adalah rincian kontribusi dari berbagai sektor:
1. Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S)
Memiliki potensi ZIS terbesar senilai Rp929.657.000 dari 26 instansi. Realisasi setoran saat ini mencapai Rp279.719.000, dengan persentase capaian 51% berbasis gaji dan 30% berbasis penghasilan.
2. Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Terdiri dari 27 instansi dengan potensi Rp355.265.000. Sektor ini mencatatkan persentase kepatuhan tertinggi berbasis gaji, yaitu sebesar 88%, dengan total realisasi setoran Rp178.383.000.
3. SMP Negeri
Dari 54 instansi, potensi ZIS tercatat sebesar Rp242.188.000. Realisasi setoran mencapai Rp84.020.000, dengan capaian 56% berbasis gaji dan 35% berbasis penghasilan.
4. Puskesmas (PKM)
Memiliki potensi Rp174.192.000 dari 35 instansi. Realisasi saat ini berjumlah Rp71.888.000, dengan capaian 57% berbasis gaji dan 41% berbasis penghasilan.
5. Kecamatan
Dari 26 instansi kecamatan, potensi ZIS berada di angka Rp90.375.000. Realisasi setoran terkumpul sebesar Rp32.964.000, dengan capaian 60% berbasis gaji dan 36% berbasis penghasilan.
6. Analisis Sisa Potensi
Hingga saat ini, masih terdapat sisa potensi ZIS yang belum dioptimalkan sebesar Rp1.144.703.000 per bulan. Angka ini menjadi target utama penguatan kinerja UPZ di tahun 2026 agar manfaat ZIS bagi masyarakat Kebumen dapat semakin luas. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar