Cuma Karena Doktrin Kakak Kelas, Puluhan Pelajar di Kebumen Nekat Serang SMK Tetangga
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 95
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran Polres Kebumen mengamankan 22 pelajar tingkat SMK yang diduga terlibat aksi perusakan di salah satu sekolah kejuruan di wilayah Kabupaten Kebumen. Insiden perusakan tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis malam 7 Mei 2026.
Puluhan pelajar ini diringkus oleh personel gabungan saat sedang melakukan patroli rutin. Setelah diamankan, para siswa langsung digelandang ke Mapolres Kebumen untuk menjalani pembinaan di Gedung Tribrata dengan menghadirkan orang tua, perangkat desa, serta pihak sekolah masing-masing.
Motif Dendam Warisan
Berdasarkan hasil pendalaman polisi, aksi anarki ini dipicu oleh dendam antar sekolah yang telah berlangsung lama.
Mirisnya, permusuhan tersebut diduga terus diwariskan dari seniornya kepada adik kelas tanpa alasan yang jelas. Akibatnya, para pelajar ini nekat merusak fasilitas di SMK TKM Teknik Kebumen, meskipun mereka bukan siswa di sekolah tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, melalui Kabagops Kompol Mardi, menekankan bahwa kurangnya pengawasan orang tua menjadi faktor utama munculnya kenakalan remaja ini.
“Komunikasi dalam keluarga dan pengawasan terhadap penggunaan media sosial sangat krusial. Peran orang tua adalah kunci agar anak tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah,” tegas Kompol Mardi.
Sanksi Wajib Lapor
Meski mengedepankan unsur pembinaan mengingat masa depan para siswa, Polres Kebumen tetap memberlakukan sanksi tegas berupa wajib lapor.
“Para pelajar yang terlibat wajib melapor dua kali dalam seminggu. Langkah ini diambil untuk memantau perkembangan perilaku mereka secara intensif,” tambah Kompol Mardi.
Permohonan Maaf dan Komitmen Damai
Di Gedung Tribrata, para pelajar tampak menyesali perbuatannya. Acara pembinaan diakhiri dengan aksi para siswa bersimpuh memohon maaf kepada orang tua dan guru mereka.
Mereka juga menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakan serupa dan berjanji mematuhi aturan hukum.
Ke depannya, Polres Kebumen mendorong kedua sekolah untuk mengadakan kegiatan positif bersama, seperti olahraga, guna memutus rantai permusuhan antar pelajar. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar