Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Petani Ini Gunakan Drone dan Alat Canggih untuk Sawah

Petani Ini Gunakan Drone dan Alat Canggih untuk Sawah

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
  • visibility 1.824
  • comment 0 komentar

KLATEN (KebumenUpdate.com) – Petani di Jawa Tengah mulai meninggalkan cara tradisional dan beralih ke alat pertanian modern. Mekanisasi ini tidak hanya mempercepat proses tanam hingga panen, tetapi juga menekan biaya produksi secara signifikan.

Ketua Kelompok Tani Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Muhammad Sensus, menyebut penggunaan alat seperti drone, rice transplanter, rotavator, cultivator, dan combine harvester telah meningkatkan efisiensi pertanian di wilayahnya.

“Dengan alat modern, pekerjaan lebih cepat dan biaya jauh lebih hemat dibanding sistem manual,” kata Sensus, Kamis 17 Juli 2025.

Kelompok tani yang ia pimpin beranggotakan 50 petani dengan lahan seluas 32 hektare. Sejak setahun terakhir, mereka menggunakan teknologi pertanian dari pengolahan lahan hingga panen. Salah satu inovasi andalan adalah penggunaan drone untuk menyemprot hama dan memantau pertumbuhan tanaman.

“Drone sangat membantu. Semprotan lebih merata hingga bagian bawah tanaman, dibandingkan metode semprot manual,” jelasnya.

Kurangi Risiko Gagal Panen

Sensus menuturkan, sebelum menggunakan alat modern, petani kerap gagal panen karena lambatnya proses tanam dan penanganan hama yang kurang maksimal. Kini, hasil panen meningkat berkat teknologi dan kerja sama antaranggota kelompok.

“Dulu sering rugi. Sekarang hasilnya bagus dan stabil,” ucapnya.

Meski begitu, tantangan masih ada. Mayoritas sawah di wilayahnya tergolong lahan tadah hujan sehingga saat kemarau, air menjadi kendala utama. Ia berharap pemerintah membantu menyediakan sumur dalam sebagai solusi.

“Kalau air cukup, kami yakin produksi akan semakin meningkat,” imbuhnya.

Dinas Pertanian Siapkan Alat Gratis

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan, mekanisasi pertanian menjadi strategi utama untuk mewujudkan swasembada pangan. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan presisi dan efisiensi usaha tani.

“Alat pertanian membantu petani bekerja lebih cepat dan hasilnya bisa maksimal,” kata Frans.

Ia menambahkan, Pemprov Jateng memiliki program Brigade Pertanian, yang menyediakan layanan pinjam alat secara gratis untuk kelompok tani. Fasilitas ini tersedia di tujuh titik, antara lain di Pati, Banyumas, Surakarta, dan Semarang.

“Kelompok tani tinggal ajukan permohonan. Gratis, hanya biaya angkut ditanggung peminjam,” jelasnya.

Saat ini, Dinas Pertanian terus melakukan sosialisasi dan pendampingan agar petani makin terbiasa dengan mekanisasi. Jawa Tengah tercatat memiliki lebih dari 60 ribu kelompok tani, dengan luas lahan sawah hampir 1 juta hektare.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2.097 Istri di Kebumen Gugat Cerai Suaminya, Ini Penyebabnya

    2.097 Istri di Kebumen Gugat Cerai Suaminya, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.759
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tingkat perceraian di Kabupaten Kebumen cukup tinggi. Selama 2021, Pengadilan Agama Kelas 1 A Kebumen menangani 2.729 perkara perceraian. Dari kasus tersebut 632 perkara cerai talak. Yakni suami sebagai pihak yang mengajukan cerai atas istrinya. Kemudian sebanyak 2.097 perkara atau sebanyak 76,84% cerai gugat atau pihak istri yang menggugat cerai suaminya. Untuk […]

  • Begini Cara Dirut BPJS Kesehatan Atasi Tantangan Program JKN-KIS

    Begini Cara Dirut BPJS Kesehatan Atasi Tantangan Program JKN-KIS

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.540
    • 0Komentar

    BASEL, SWISS (KebumenUpdate) –  Salah satu tantangan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) saat ini adalah bagaimana menyelaraskan antara anggaran (biaya) yang terbatas dengan tingginya angka pemberian pelayanan kesehatan. Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, pengembangan model dan sistem pembiayaan menjadi salah satu alternatif mengatasi tantangan tersebut. Saat ini […]

  • Bupati Lilis ‘Turun Gunung’, Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Area Kotor Alun-alun Pancasila Kebumen

    Bupati Lilis ‘Turun Gunung’, Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Area Kotor Alun-alun Pancasila Kebumen

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 420
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Berbagai elemen masyarakat mulai dari Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK, pimpinan OPD, staf, karyawan magang, hingga petugas kebersihan bergotong-royong melaksanakan kerja bakti membersihkan area Alun-alun Pancasila Kebumen, Jumat 10 Oktober 2025. Aksi bersih-bersih ini merupakan tindak lanjut dari sidak yang sebelumnya dilakukan oleh Bupati Lilis Nuryani dan menemukan sejumlah area alun-alun dalam […]

  • PAFI Bojonegoro

    PAFI Bojonegoro: Prospek Profesi Apoteker Semakin Menjanjikan

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.452
    • 0Komentar

    PROFESI apoteker semakin menarik perhatian banyak orang. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, peran apoteker semakin krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Bojonegoro pafibojonegorokab.org melihat masa depan profesi apoteker semakin cerah dan menjanjikan. Mengapa Profesi Apoteker Semakin Menjanjikan? Perkembangan Industri Farmasi: Industri farmasi terus berinovasi dengan menciptakan obat-obatan […]

  • Tradha Group

    Jalan Sehat Gebyar Muktamar Ke-48 Muhammadiyah, Berikut Empat Penerima Hadiah Umroh

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.856
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jalan Sehat Serentak Gebyar Muktamar ke-48 Muhammadiyah yang berlangsung di Kabupaten Kebumen berjalan sukses dengan total diikuti 27.000 orang peserta. Tidak hanya itu, empat peserta yang beruntung mendapatkan hadiah paket ibadah umroh dan empat sepeda motor. Sementara itu, kemeriahan pun terlihat di titik barat. Tak kurang dari 16.000 peserta ikut ambil bagian […]

  • Dekatkan Warga untuk Beribadah, Masjid Al Mi’ad Desa Bonosari Diresmikan

    Dekatkan Warga untuk Beribadah, Masjid Al Mi’ad Desa Bonosari Diresmikan

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.081
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate) – Masjid Al Mi’ad yang terletak di Dukuh Entak, Desa Bonosari, Kecamatan Sempor telah diresmikan penggunaannya, Kamis (6/6/2019) malam. Peresmian masjid yang merupakan hasil swadaya masyarakat dari berbagai daerah ini ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Camat Sempor Sugito Edi Prayitno SIP didampingi tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Sempor. Camat Sempor mewakili Bupati […]

expand_less