Dekatkan Warga untuk Beribadah, Masjid Al Mi’ad Desa Bonosari Diresmikan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 8 Jun 2019
- visibility 5.036
- comment 0 komentar

Camat Sempor Sugito Edi Prayitno SIP menandatangani prasasti peresmian masjid. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
SEMPOR (KebumenUpdate) – Masjid Al Mi’ad yang terletak di Dukuh Entak, Desa Bonosari, Kecamatan Sempor telah diresmikan penggunaannya, Kamis (6/6/2019) malam. Peresmian masjid yang merupakan hasil swadaya masyarakat dari berbagai daerah ini ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Camat Sempor Sugito Edi Prayitno SIP didampingi tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Sempor.
Camat Sempor mewakili Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz berharap masjid yang berada di perbatasan Desa Bonosari dan Pekuncen itu mampu meningkatkan tingkat ketaqwaan masyarakat kedua desa. “Semoga dengan adanya Masjid Al Mi’ad, makin banyak masyarakat yang salat berjamaah di masjid,” ucap Sugito Edi Prayitno SIP dalam sambutannya.
Hadir pula pada peresmian tersebut jajaran Muspika Sempor, Kepala Desa Bonosari Darsono serta dua calon kepala desa yang akan berkompetisi pada Pilkades Bonosari 25 Juni mendatang.
Kepada kedua calon kepala desa tersebut, Camat berharap untuk siap menang dan siap kalah serta untuk siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa kemajuan Desa Bonosari. “Semoga kepala desa terpilih nantinya mampu membawa Desa Bonosari ke arah yang lebih baik,” imbuh Gito.

Penampakan Masjid Al Mi’ad yang diresmikan. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
Dekatkan Diri
Kepala Desa Bonosari Darsono mengatakan, Masjid Al Mi’ad merupakan hasil wakaf tanah dari salah satu warga desa tersebut yang saat ini berdomisili di Jakarta. Pembangunan masjid tersebut berjalan relatif singkat, hanya memakan waktu sekitar tujuh bulan. Sejak peletakan batu pertama hingga peresmian dan dibangun secara kerja bakti.
“Pembangunan masjid tersebut dibiayai swadaya murni masyarakat Bonosari, donatur luar kota bahkan dari luar negeri seperti Rusia, Malaysia, China dan Swedia serta bantuan dari Pemkab Kebumen senilai Rp 25 juta,” ujar Darsono.
Darsono menambahkan, dibangunnya masjid tersebut merupakan upaya dari masyarakat yang untuk mendekatkan diri dalam beribadah. Hal tersebut mengingat jarak yang ditempuh dari lokasi tersebut menuju Masjid Jami’ di Pekuncen dan Bonosari cukup jauh.
“Dari lokasi Masjid Al Mi’ad menuju Masjid Jami’ Bonosari ataupun menuju Masjid Jami’ Pekuncen sekitar satu kilometer,” pungkas Darsono. (ndo)







Saat ini belum ada komentar