Sering Ngamuk, ODGJ Ini Nurut Saat Dibawa Polisi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 29 Mei 2021
- visibility 2.211
- comment 0 komentar

Polisi membujuk BM untuk dievakuasi. (Foto: Istimewa)
BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Seorang pria lanjut usia berinisial BM (78) sangat meresahkan warga Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren. Pasalnya, pria asal asal Labuhan Ratu, Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur itu kerap marah dan memukulkan benda apa saja yang ada di sekitarnya.
Video BM yang ngamuk di tengah jalan sempat ramai di media sosial. Hal ini membuat aparat kepolisian turun tangan. Setelah melalui proses yang cukup alot, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tersebut nurut kepada personel Polsek Buluspesantren saat melakukan evakuasi.
1. Awalnya Menolak Dibawa Petugas
Saat petugas bertemu dengan BM, yang bersangkutan awalnya menolak untuk dibawa. Setelah dibujuk oleh Brigadir Barokah Kurniawan petugas patroli Polsek Buluspesantren, BM akhirnya mau dievakuasi.
Bahkan saat dibawa menggunakan kendaraan patroli polisi, BM tak menunjukkan aksi berontak atau melawan seperti video yang viral sebelumnya.
“Saat dibujuk akan diobati biar sembuh dia mau dibawa. Nurut sama kita. Kalau kita bicaranya halus, dia pasti mau nurut,” kata Brigadir Barokah.
2. Informasi dari Video di Media Sosial
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman menjelaskan bahwa BM dijemput, Jumat 28 Mei 2021.
“Awalnya kami memperoleh informasi dari video viral yang diunggah oleh seseorang di Facebook. Selanjutnya petugas patroli Polsek Buluspesantren menyisir dan menemukan ODGJ tersebut sedang di pinggir jalan,” jelas Iptu Tugiman, Sabtu 29 Mei 2021.
3. BM Dibawa ke Shelter Jiwa Puskesmas Pejagoan
Berdasarkan informasi yang diperoleh BM dalam kesehariannya tinggal di rumah saudaranya di Desa Maduretno, Kecamatan Buluspesantren. Saat kambuh, tak ada warga yang berani mendekat karena khawatir menjadi sasaran amukannya.
Saat ini warga Desa Bocor tak perlu khawatir lagi keluar rumah. BM telah dievakuasi dan langsung dibawa ke Shelter Jiwa Puskesmas Pejagoan untuk mendapatkan pengobatan. (win)







Saat ini belum ada komentar