Alumni Kembali Memimpin, Muhiban Resmi Jabat Kepala MAN 1 Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 5 Apr 2026
- visibility 691
- comment 0 komentar

H Muhiban SAg MPdI resmi dilantik sebagai Kepala MAN 1 Kebumen. (Foto: Humas Kemenang)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – H Muhiban SAg MPdI resmi menjabat sebagai Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen setelah dilantik pada Kamis 2 April 2026. Pelantikan berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kebumen, Anif Solikhin, disaksikan guru, tenaga kependidikan, serta siswa.
Penunjukan Muhiban menjadi momen istimewa bagi keluarga besar MAN 1 Kebumen. Pasalnya, ia merupakan alumnus madrasah tersebut lulusan tahun 1994 yang kini kembali sebagai pemimpin.
Kehadiran Muhiban disambut hangat dan penuh harapan. Selama menjadi siswa, ia dikenal sebagai sosok berprestasi, khususnya di bidang tilawah Al-Qur’an. Rekan-rekannya juga mengenalnya sebagai pribadi yang ramah, mudah bergaul, dan memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan kemampuan diri.=
Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan kepemimpinan di lingkungan madrasah. Apalagi, MAN 1 Kebumen memiliki rekam jejak sebagai lembaga pendidikan yang telah melahirkan berbagai tokoh berpengaruh di daerah.
Bawa Semangat Baru Bagi Seluruh Warga Madrasah
Pelaksana tugas (Plt) Kepala MAN 1 Kebumen sebelumnya, Siti Fatkhurohmah, menyampaikan optimisme atas kepemimpinan baru ini. Ia menilai kehadiran kepala definitif akan membawa semangat baru bagi seluruh warga madrasah.
“Kami optimistis kepemimpinan baru mampu menguatkan prestasi dan menjaga tradisi keunggulan madrasah,” ujarnya.
Muhiban diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas akademik sekaligus memperkuat pembentukan karakter siswa. Selain itu, kepemimpinannya juga diharapkan mampu mencetak generasi religius, berprestasi, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Kembalinya Muhiban ke almamaternya menjadi momentum penting bagi MAN 1 Kebumen untuk melangkah ke fase berikutnya. Dengan pengalaman dan kedekatan emosional yang dimiliki, ia diyakini mampu membawa madrasah terus berkembang dan berdaya saing di tingkat yang lebih tinggi. ***









Saat ini belum ada komentar