Haru! Setelah Tujuh Dekade Terpisah, Warga Malaysia Bertemu Kembali dengan Keluarga di Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 16 Mei 2025
- visibility 1.765
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebuah kisah mengharukan tentang keteguhan harapan dan jalinan keluarga kembali terukir di Kabupaten Kebumen.
Berkat dedikasi tim Restoring Family Links (RFL) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kebumen, Misnan Bin Kasan Bin Jasmin (akrab disapa Martawi), seorang warga negara Malaysia, akhirnya dapat bertatap muka dengan sanak saudaranya setelah terpisah selama 70 tahun lamanya.
Keluarga besar Misnan, yang beralamat di Desa Pekuncen Kecamatan Sempor, memiliki sejarah pilu. Ayah Misnan, Kasan Bin Jasmin, dahulu dibawa ke Malaysia pada masa penjajahan di Indonesia dan tak pernah kembali.
Di negeri jiran itulah Misnan dilahirkan, membawa bersamanya kerinduan untuk menelusuri jejak leluhurnya di tanah air.
Upaya pencarian Misnan sebenarnya telah dirintis sejak tahun 1996 oleh seorang relawan Korps Sukarela (KSR) PMI Kebumen. Sayangnya, keterbatasan komunikasi dan minimnya informasi yang diperoleh kala itu membuat penelusuran terhenti, dengan petunjuk terakhir mengarah pada Masjid Saka Tunggal di Pekuncen, Sempor.
Titik terang kembali muncul pada Desember 2024. Bulan Sabit Merah Malaysia melalui PMI Pusat kembali mengamanahkan tugas mulia ini kepada PMI Kebumen untuk menindaklanjuti pencarian keberadaan dan silsilah Kasan Bin Jasmin.
Dengan semangat pantang menyerah, tim RFL PMI Kebumen melakukan investigasi mendalam, mengumpulkan berbagai petunjuk dan informasi hingga akhirnya berhasil merangkai kembali silsilah keluarga pada Mei 2025.
Ketua PMI Kebumen, Sabar Irianto, mengungkapkan rasa haru dan kelegaannya atas keberhasilan ini.
“Kasus RFL ini sungguh menyentuh hati, bahkan menarik perhatian di tingkat nasional dan internasional. Setelah puluhan tahun penantian, akhirnya keluarga ini bisa dipertemukan. Proses yang panjang dan membutuhkan kesabaran ini akhirnya berbuah manis, membuktikan komitmen PMI Kebumen dalam menjalankan misi kemanusiaan melalui layanan RFL,” ujarnya dengan penuh syukur.
Puncak kebahagiaan terjadi pada Jumat-Sabtu, 9-10 Mei 2025. Misnan beserta keluarganya terbang langsung dari Malaysia menuju Kebumen untuk bertemu dengan keluarga besarnya di Pekuncen. Rangkaian acara dilanjutkan dengan napak tilas ke tempat-tempat bersejarah bagi keluarga.
“Hari Jumat, 9 Mei 2025, menjadi hari yang istimewa bagi kami di PMI Kebumen dengan kedatangan tamu jauh ini. Setelah tiba di PMI Pusat Jakarta, tujuan utama mereka adalah Pekuncen Kebumen. Tim RFL PMI Kebumen dengan sukacita memfasilitasi pertemuan Misnan dengan keluarga Kasan Bin Jasmin di Pekuncen dan mendampingi mereka dalam napak tilas,” imbuh Sabar Irianto.
Napak tilas tersebut meliputi ziarah ke makam leluhur Kasan Bin Jasmin di Makam Banyak Wide, Desa Pekuncen, dilanjutkan kunjungan ke Masjid Saka Tunggal yang sarat sejarah, serta meninjau area di sebelah barat pengimaman masjid yang diyakini sebagai lokasi kediaman Kasan Bin Jasmin semasa hidup di Indonesia.
Penantian panjang selama tujuh dekade akhirnya berujung kebahagiaan. Kini, Misnan telah menemukan kembali akar keluarganya, terhubung dengan saudara sedarah Kasan Bin Jasmin (Martawi) di tanah Pekuncen, Kebumen, Indonesia.
Kisah ini menjadi pengingat akan pentingnya ikatan keluarga dan kegigihan dalam mencari kebenaran serta merajut kembali jalinan yang sempat terputus.








Saat ini belum ada komentar