Ahmad Luthfi: Polri Harus Semakin Humanis dan Responsif
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 1 Jul 2025
- visibility 392
- comment 0 komentar

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meninjau pasukan. (Foto: Humas Jateng)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi inspektur upacara peringatan ke-79 Hari Bhayangkara di Halaman Mapolda Jateng, Selasa 1 Juli 2025. Dalam amanatnya, Luthfi menegaskan bahwa Polri harus terus memperkuat jati diri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Ia menyampaikan lima pesan utama kepada jajaran Polda Jateng. Pertama, meningkatkan pelayanan publik dengan tulus dan adil. Kedua, memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas wilayah.
Ketiga, menjadi teladan dalam etika dan moralitas. Keempat, turut menyukseskan pembangunan nasional dan daerah. Kelima, mendekatkan diri kepada rakyat, sebab kekuatan Polri terletak pada kepercayaan masyarakat.
Polri Bukan Hanya Penegak Hukum, Tapi Mitra Masyarakat
Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi refleksi bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tapi juga menciptakan rasa aman, damai, dan adil di tengah masyarakat.
Menurut Luthfi, di era modern, Polri dituntut lebih humanis, responsif, dan adaptif terhadap tantangan seperti kejahatan siber, disinformasi, intoleransi, dan kekerasan. “Polri harus hadir tidak hanya dengan ketegasan, tapi juga dengan empati dan inovasi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi transformasi Polri, mulai dari peningkatan kualitas SDM, pelayanan publik berbasis digital, hingga pendekatan kearifan lokal dalam menjaga keamanan.
Tanda Kehormatan dan Harapan Masa Depan
Pada upacara tersebut, Gubernur menyematkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga anggota Polri: AKBP Jodi Setyo Margono, AKP Indra Budianto, dan Aiptu Joko Suprianto. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas.
Luthfi menutup amanatnya dengan ajakan kolaborasi untuk mewujudkan Jawa Tengah yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Jadikan Hari Bhayangkara sebagai penguat semangat pengabdian demi Indonesia Maju yang kita cita-citakan bersama,” pungkasnya.






