Breaking News
light_mode
Beranda » Entertainment » Pementasan Dhealogy “Art for Art’s Sake” di Desa Semanding

Pementasan Dhealogy “Art for Art’s Sake” di Desa Semanding

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 1.190
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

“GERAK adalah doa, tubuh adalah bahasa.” Begitulah makna yang menjadi napas dari gelaran Dhealogy “Art for Art’s Sake”, sebuah pertunjukan tari dan teatrikal yang diselenggarakan oleh Sanggar Dhea pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025, di Lapangan Mandala Krida, Desa Semanding, Kecamatan Gombong.

Acara ini menjadi event perdana mandiri Sanggar Dhea sebagai panggung besar yang merangkum perjalanan panjang sanggar yang telah berdiri sejak tahun 2001. Melalui program Dhealogy, Sanggar Dhea menegaskan pandangannya bahwa seni lahir dari tubuh manusia, tumbuh dalam jiwa, dan kembali kepada manusia, sebuah proses pencarian akan makna gerak sebagai doa, bahasa, dan kebebasan.

Didirikan oleh Desilia Santoso, yang akrab disapa Bu Lia, Sanggar Dhea selama ini aktif melatih tari tradisional dan kreasi, baik di rumah sang pendiri maupun di Roemah Martha Tilaar. Bersama putrinya, Cathlin Calista, mereka juga mengajar ekstrakurikuler tari di berbagai sekolah di Kabupaten Kebumen.

Tahun ini menjadi istimewa karena Cathlin, yang baru saja menyelesaikan studi S1 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, kembali menjadi pencetus sekaligus koreografer utama dalam puncak pertunjukan bertajuk “Jagawana: The Last Whisper of Earth.”

Refleksi Hubungan Manusia dan Bumi

Tarian tersebut menjadi refleksi mendalam tentang hubungan manusia dan bumi, sebuah ajakan untuk menyadari kembali bahwa nasib jagat raya berada di tangan kita. Melalui gerak dan ekspresi, seni menemukan cara untuk menuntun manusia yang sempat menghilang agar kembali menemukan dirinya. Dipadukan dengan elemen teatrikal yang dramatis, penampilan ini berhasil memukau penonton yang memenuhi Lapangan Mandala Krida Desa Semanding.

Secara keseluruhan, Dhealogy “Art for Art’s Sake” menampilkan 11 tarian dengan 80 penari dari berbagai jenjang usia. Ragam tarian yang dipentaskan mencakup tema tradisional dan kreasi, seperti Jaifuk, Lengger, dan Wercita, yang merepresentasikan kekayaan gerak sekaligus semangat muda para penari.

Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah Tari Ngerong, yang dibawakan oleh para ibu dari penari Sanggar Dhea.

“Saya sangat gembira bisa turut bergabung dalam penampilan kali ini. Kami berlatih selama kurang lebih tiga bulan dalam sesi khusus yang diberikan oleh Bu Lia,” ujar Bu Linda Sri Puji Astutiningsih, salah satu penari, yang biasanya hanya mengantar dan menjemput anak-anaknya ke sanggar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Drs Raja Alfirafindra MHum, dosen ISI Yogyakarta, yang menyampaikan antusiasme dan dukungan besarnya terhadap acara ini sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem seni di daerah.

Terwujudnya acara ini tidak lepas dari semangat gotong royong Karang Taruna Desa Semanding dan para relawan yang bergandengan tangan menciptakan panggung terbuka bagi ekspresi seni dan kebersamaan masyarakat.

Acara ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi para seniman untuk terus berkarya dan menghidupkan seni di tanah kelahiran mereka. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Gembira! Pemkab Kebumen Berikan THR untuk Pegawai Non-ASN, Kades, dan Perangkat Desa

    Kabar Gembira! Pemkab Kebumen Berikan THR untuk Pegawai Non-ASN, Kades, dan Perangkat Desa

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen kembali memberikan kabar gembira menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Kali ini, Pemkab Kebumen memastikan akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) atau tambahan jasa bagi pegawai non-Aparatur Sipil Negara (ASN), serta tambahan penghasilan (Tamsil) untuk Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Perangkat Desa. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam […]

  • Haji Kebumen

    Mbah Muslimin, Jemaah Haji Asal Kebumen, Wujudkan Impian Berhaji dengan Menabung Rp15.000 Selama 12 Tahun

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.616
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bisa berangkat ibadah haji ke tanah suci adalah dambaan bagi setiap umat muslim. Namun, bagi Mbah Muslimin, seorang pria lanjut usia asal Desa Giwangretno, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, perjalanan untuk menunaikan ibadah haji penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. Mbah Muslimin yang berusia 83 tahun ini berhasil mewujudkan impiannya untuk berhaji […]

  • Selamat, Asisten Peneliti UGM Juara 1 Lomba Penulisan Artikel Geopark

    Selamat, Asisten Peneliti UGM Juara 1 Lomba Penulisan Artikel Geopark

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.313
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Asisten peneliti UGM Ibnu Nugroho menjadi juara 1 pada Lomba Penulisan Artikel Literasi Geopark untuk Meningkatkan Produk UMKM Kebumen yang digelar oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kebumen. Atas prestasinya, Ibnu Nugroho berhak mendapatkan piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta. Penyerahan hadiah diberikan oleh Bupati KH Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati […]

  • Jembatan Weton Kulon

    Inilah Dampak Jembatan Weton Kulon yang Terputus Diterjang Banjir

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.926
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Robohnya jembatan di atas Sungai Banda masuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Telomoyo akibat banjir besar Selasa 15 Maret 2022 membuat akses yang menghubungkan Desa Weton Kulon dan Desa Pesuruhan Kecamatan Puring terputus. Tak hanya menghubungkan antardesa, jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 4 meter itu juga menghubungkan antarkecamatan yakni Kecamatan Puring dan […]

  • Polres Kebumen

    Turun Rp6,1 Miliar, Ini Anggaran yang Dikelola Polres Kebumen Tahun 2025

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 667
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen mengalami penurunan jumlah anggaran pada tahun 2025. Penurunan anggaran tersebut mencapai Rp6,1 miliar atau sekitar 6,28 persen jika dibandingkan tahun 2024. Tahun 2025, Polres Kebumen mengelola anggaran sebesar Rp92,2 miliar. Jumlah ini turun jika dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp98,4 miliar. “Meskipun terjadi penurunan secara total, Polres Kebumen mencatat peningkatan pada […]

  • Baju Batik

    7 Rekomendasi Baju Batik Kekinian, Dijamin Kece!

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.564
    • 0Komentar

    Batik merupakan salah satu budaya dan kebanggaan masyarakat Indonesia. Bahkan rasa bangga masyarakat semakin meningkat setelah UNESCO menetapkan sebagai salah satu warisan kemanusiaan budaya lisan dan budaya tak benda (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada tanggal 2 Oktober 2009. Kini berbagai model baju batik kekinian dapat dinikmati berbagai kalangan termasuk anak […]

expand_less