Breaking News
light_mode
Beranda » News » Edukasi » SIMARINA Hadir di Desa Mangli, Dorong Kader Posyandu Deteksi Dini Risiko Ibu Hamil dan Balita Berbasis Digital

SIMARINA Hadir di Desa Mangli, Dorong Kader Posyandu Deteksi Dini Risiko Ibu Hamil dan Balita Berbasis Digital

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
  • visibility 699
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Transformasi digital mulai menyentuh pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Di Desa Mangli, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, inovasi teknologi bernama SIMARINA (Sistem Informasi Skrining Risiko Kehamilan & Status Gizi Anak) dikembangkan untuk membantu kader Posyandu melakukan deteksi dini risiko kesehatan ibu hamil dan balita secara lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang menyasar Kader Posyandu Melati Desa Mangli. Program ini hadir sebagai respons terhadap masih digunakannya pencatatan kesehatan ibu dan anak secara manual yang selama ini berpotensi menyebabkan data sulit ditelusuri, keterlambatan pelaporan, hingga keterlambatan dalam mengenali risiko kesehatan.

Desa Mangli memiliki karakteristik wilayah pedesaan dan agraris dengan jumlah penduduk sekitar 3.670 jiwa. Berdasarkan data Posyandu tahun 2025, sekitar 35 persen penduduk berada pada kelompok usia subur. Selain itu, terdapat sekitar 48 ibu hamil aktif setiap tahun dan 245 balita. Besarnya jumlah sasaran tersebut membuat pemantauan kesehatan ibu dan anak membutuhkan sistem yang mampu memberikan informasi secara cepat dan berkelanjutan.

Selama ini, kegiatan deteksi dini dilakukan melalui penimbangan balita, pemeriksaan dan pencatatan dalam buku KIA serta pelaporan secara manual kepada bidan desa. Sistem tersebut tetap memiliki peran penting, tetapi belum sepenuhnya mampu menyediakan pengolahan data risiko secara terintegrasi.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi 10 kader Posyandu Melati yang sebagian besar berusia 30–50 tahun dan telah memiliki pengalaman menjadi kader selama 5–15 tahun. Dengan latar belakang pendidikan SMP dan SMA/SMK sederajat, para kader memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, namun kemampuan penggunaan teknologi digital masih perlu diperkuat.

Melalui program PKM ini, kader tidak hanya diperkenalkan dengan aplikasi, tetapi juga mendapatkan penguatan kapasitas dalam melakukan deteksi dini risiko kesehatan ibu dan anak.

“Teknologi harus hadir sebagai alat bantu yang sederhana dan mudah digunakan oleh kader. Karena itu, SIMARINA dirancang agar dapat mendukung pekerjaan kader, bukan justru menambah beban mereka,” demikian semangat utama pengembangan program tersebut.

Dari Pencatatan Manual Menuju Monitoring Digital

SIMARINA merupakan aplikasi berbasis Android yang dirancang sebagai alat bantu operasional kader dalam melakukan skrining, pencatatan, monitoring, dan identifikasi risiko ibu hamil serta balita.

Aplikasi ini memiliki sejumlah fitur utama, antara lain input data skrining risiko, notifikasi risiko, rekapitulasi data, dan monitoring. Sistem dirancang menggunakan bahasa Indonesia dengan istilah yang familiar bagi kader sehingga dapat digunakan menggunakan smartphone dengan spesifikasi standar.

Dengan sistem tersebut, data kesehatan ibu hamil dan balita diharapkan tidak lagi hanya tersimpan dalam buku pencatatan, tetapi dapat dikelola menjadi informasi yang lebih mudah dipantau. Kader dan bidan dapat melihat kondisi sasaran secara lebih terstruktur sehingga tindak lanjut terhadap kelompok berisiko dapat dilakukan lebih cepat.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Bripka Lanjar Pamuji, Polisi Ahli Patah Tulang Asal Kebumen

    Mengenal Bripka Lanjar Pamuji, Polisi Ahli Patah Tulang Asal Kebumen

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 15.976
    • 0Komentar

    BRIPKA Lanjar Pamuji cukup dikenal oleh masyarakat Kebumen dan sekitarnya. Tidak hanya profesinya sebagai seorang anggota Polri, tetapi juga dikenal karena kemampuannya dalam memijat. Bripka Lanjar dikenal sebagai ahli dalam hal pengobatan tulang, seperti patah tulang tangan, kaki, dislokasi pinggul, lutut serta pengobatan syaraf terjepit. Ya, di luar jam dinas Bripka Lanjar Pamuji melayani para […]

  • Tim Gabungan Cek Kelayakan Angkutan Umum Jelang Arus Mudik, Ini Hasilnya

    Tim Gabungan Cek Kelayakan Angkutan Umum Jelang Arus Mudik, Ini Hasilnya

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.545
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Untuk mempersiapkan momen mudik lebaran yang tinggal menghitung hari, kelayakan angkutan umum tidak luput dari pantauan Pemkab Kebumen dan Polres Kebumen. Berlangsung di Terminal Bus Tipe A Kebumen Selasa 11 April 2023, Kepala Disperkimhub Kabupaten Kebumen Slamet Mustolkhah mengatakan bahwa kendaraan yang dilakukan pengecekan merupakan angkutan umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). […]

  • Certified Scrum Master training should be retired

    Certified Scrum Master training should be retired

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.817
    • 0Komentar

    Aliqua id fugiat nostrud irure ex duis ea quis id quis ad et. Sunt qui esse pariatur duis deserunt mollit dolore cillum minim tempor enim. Elit aute irure tempor cupidatat incididunt sint deserunt ut voluptate aute id deserunt nisi. Aliqua id fugiat nostrud irure ex duis ea quis id quis ad et. Sunt qui esse […]

  • Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah PCNU Kebumen Agus Fachrudin Achmad NW. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Tanpa Dukungan Konkrit Pemerintah, Jangan Paksakan Normal Baru di Pesantren

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.680
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jumlah dan pertumbuhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih tinggi. Persebarannya juga makin meluas. Sementara prasyarat untuk mencegah penularan Covid-19, terutama jaga jarak (social/physical distancing), semakin sulit diwujudkan. Keadaan demikian seharusnya membuat pemerintah tetap waspada dan memastikan aturan seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat berjalan secara efektif. Namun, justru yang dirasakan adalah […]

  • Meriahkan HUT ke-80 RI, Warga RW VII Kelurahan Kebumen Gelar Berbagai Lomba untuk Semua Usia

    Meriahkan HUT ke-80 RI, Warga RW VII Kelurahan Kebumen Gelar Berbagai Lomba untuk Semua Usia

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 729
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gegap gempita memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kelurahan Kebumen. Warga RW VII Kelurahan/Kecamatan Kebumen memeriahkan event ini dengan menggelar serangkaian lomba, diawali dengan Lomba Pindah Tepung untuk anak-anak pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Menurut Nur Salim, ketua panitia, lomba perdana ini diikuti oleh lebih dari 30 anak dari […]

  • Kereta Prameks Masuk Kebumen: Diisukan Beroperasi 1 Kali PP

    Kereta Prameks Masuk Kebumen: Diisukan Beroperasi 1 Kali PP

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 6.613
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Wacana perpanjangan rute layanan Kereta Commuter Line Prameks yang selama ini melayani relasi Yogyakarta–Kutoarjo kembali menemui perkembangan baru. Berdasarkan informasi dari kalangan railfans (pecinta kereta api), usulan perpanjangan trayek yang sebelumnya diajukan hingga Gombong, kabarnya baru disetujui sampai Stasiun Kebumen. Meski Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) resmi yang terbaru belum dirilis oleh […]

expand_less