Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ekonomi Bisnis » MES Jateng Periode 2026–2031 Dilantik, Koperasi Ekspor Merah Putih Resmi Diluncurkan

MES Jateng Periode 2026–2031 Dilantik, Koperasi Ekspor Merah Putih Resmi Diluncurkan

  • account_circle Anindya Astadewi
  • calendar_month Sab, 3 Okt 2026
  • visibility 1.264
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Jawa Tengah periode 2026–2031 resmi dilantik di Kota Semarang, Jumat, 2 Oktober 2026. Dalam kesempatan yang sama, MES Jateng meluncurkan Koperasi Ekspor Merah Putih untuk mendukung perluasan pasar produk ekonomi syariah dan meningkatkan akses ekspor bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pelantikan berlangsung di Ballroom Pandanaran, Hotel Padma, Semarang, dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Perkasa Roeslani, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Jawa Tengah, mulai dari pengembangan industri halal, pemberdayaan UMKM, hingga perluasan jaringan perdagangan internasional.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepengurusan baru MES tidak hanya berfokus pada pengembangan industri keuangan syariah. Ia mendorong organisasi tersebut memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha agar ekonomi syariah memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Luthfi, Jawa Tengah memiliki potensi pasar yang besar untuk mengembangkan berbagai sektor usaha berbasis syariah. Dari sekitar 38 juta penduduk Jawa Tengah, hampir 97 persen beragama Islam.

“MES ini sangat strategis sekali karena hampir 97 persen dari 38 juta penduduk Jawa Tengah itu muslim. Minimal programnya bisa menumbuhkan ekonomi baru di wilayah kita,” kata Luthfi.

Koperasi Ekspor Buka Peluang Pasar Internasional

Peluncuran Koperasi Ekspor Merah Putih menjadi salah satu agenda penting dalam pelantikan pengurus PW MES Jawa Tengah. Koperasi tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha memperluas pemasaran produk ekonomi syariah ke pasar luar negeri.

Melalui koperasi ini, produk UMKM diharapkan memiliki akses pasar yang lebih luas dan peluang meningkatkan nilai tambah. Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan dalam pemenuhan standar produk, konsistensi kualitas, kapasitas produksi, serta penguatan jaringan perdagangan.

Pengembangan pasar ekspor menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM naik kelas. Selain membuka akses perdagangan, penguatan ekosistem ekonomi syariah juga mencakup dukungan pembiayaan, pendampingan usaha, inovasi produk, dan peningkatan daya saing.

Luthfi menegaskan, potensi ekonomi syariah Jawa Tengah tidak terbatas pada industri keuangan. Sektor makanan dan minuman halal, fesyen muslim, pariwisata ramah muslim, industri kreatif, hingga ekonomi pesantren juga memiliki peluang untuk berkembang.

“Kita punya wisata ramah muslim, tidak hanya seribu desa wisata tetapi wisata ramah muslim. Termasuk sertifikasi halal yang sampai saat ini di tempat kita sudah hampir 670 ribu sertifikasi halal diterbitkan,” ujarnya.

Ia meminta MES Jateng membangun kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperluas manfaat program ekonomi syariah. Menurutnya, pengembangan usaha harus mampu menghasilkan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Tidak hanya mendongkrak produk pakaian atau fesyen. Semuanya harus punya nilai lebih, termasuk industri halal. Itulah gunanya ekonomi syariah,” kata Luthfi.

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Pembangunan Jateng

Luthfi menjelaskan, pengembangan ekonomi syariah telah menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan Jawa Tengah periode 2025–2029. Pemerintah provinsi juga menempatkan ekonomi syariah sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah pada 2027, berdampingan dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Untuk merealisasikan agenda tersebut, kolaborasi antara pemerintah, MES, lembaga keuangan, akademisi, industri, dan pelaku UMKM dinilai penting. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat menghubungkan kebutuhan pelaku usaha dengan dukungan pembiayaan, peningkatan kualitas produk, dan perluasan akses pemasaran.

Dengan pendekatan tersebut, ekonomi syariah diharapkan tidak hanya berkembang sebagai sektor keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari rantai usaha yang menghubungkan produsen lokal, industri pengolahan, lembaga pembiayaan, dan pasar internasional.

MES Dorong Pengukuran Kontribusi Ekonomi Syariah

Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah. Namun, realisasi potensi tersebut membutuhkan koordinasi yang efektif antara MES, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan pelaku UMKM.

“Ini adalah titik kumpul bersama untuk berdiskusi sehingga menghasilkan kebijakan dan regulasi yang bisa berdampak bagi ekonomi syariah di Jawa Tengah. Paling penting program harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat bukan hanya dalam hal ekonomi tetapi kehidupan sehari-hari,” kata Rosan.

Ia menambahkan, pemerintah akan mendorong pengukuran kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional dan daerah agar perkembangan sektor tersebut dapat dipantau secara lebih terukur.

Pada 2027, pemerintah pusat berencana bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengukur kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian secara keseluruhan, termasuk di tingkat daerah.

“Kalau ada ukurannya akan mudah menentukan posisi mana yang harus ditingkatkan. Kita ini ketinggalan di wisata syariah dan sektor keuangan dibandingkan negara lain, di sektor fesyen kita sudah nomor satu,” ujarnya.

Menurut Rosan, data kontribusi ekonomi syariah dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi sektor yang membutuhkan penguatan sekaligus mengevaluasi dampak program terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. *** Makin tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Anindya Astadewi
  • Editor: Hanny Garnet

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumda Air Minum

    2021, Perumda Air Minum Kebumen Ditarget Laba Rp 4,41 Miliar

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.236
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kinerja Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Kebumen tahun 2020 secara umum dinilai cukup baik karena melampaui target. Meningkatnya kinerja keuangan Perumda Air Minum Kebumen dibuktikan dengan terlampauinya perolehan laba perusahaan setelah pajak sebesar Rp 3.377.551.705 (unaudited) dari rencana Rp 3.086.057.000 atau naik Rp 291.494.707 (109,45%). Adapun proyeksi deviden kepada Pemkab Kebumen […]

  • Persak Kebumen

    Persak Kebumen Kembali Ditahan Imbang Persika Karanganyar

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.681
    • 0Komentar

    TEMANGGUNG (KebumenUpdate.com) – Laga pertama grup F di babak 10 besar Liga 3 zona Jawa Tengah, Persak Kebumen menjamu Persika Karanganyar di Stadion Bumi Phala Temanggung, Minggu 21 Nopember 2021. Dalam pertemuan kedua setelah babak penyisihan grup, Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa) kembali ditahan imbang oleh Laskar Singo Lawu. Pada pertemuan kali ini skor 2-2 untuk […]

  • Targetkan Nol Plt, Pemkab Kebumen Siap Lantik Puluhan Kepala Sekolah Definitif Baru

    Targetkan Nol Plt, Pemkab Kebumen Siap Lantik Puluhan Kepala Sekolah Definitif Baru

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.204
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen memperketat regulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, khususnya terkait batas usia calon siswa. Pada tahun ini, anak yang berusia di bawah 6 tahun yang memiliki kategori jenius atau keistimewaan tidak bisa lagi otomatis mendaftar hanya dengan surat rekomendasi guru, melainkan wajib […]

  • UNIMUGO

    UNIMUGO Kenalkan Dunia Perguruan Tinggi kepada Pelajar melalui Campus Tour

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 402
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menerima kunjungan 162 siswa dari SMA Negeri 2 Kebumen dan SMA Negeri 1 Bobotsari, Purbalingga, dalam kegiatan Campus Tour yang digelar di Auditorium UNIMUGO, Senin 22 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi sarana bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan kampus, program studi, hingga peluang pengembangan diri di […]

  • Seminggu Jelang Masa Kampanye Terbuka, Polres Kebumen Deklarasikan Zero Knalpot Brong

    Seminggu Jelang Masa Kampanye Terbuka, Polres Kebumen Deklarasikan Zero Knalpot Brong

    • calendar_month Ming, 14 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.209
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seminggu jelang masa kampanye rapat umum (terbuka), Deklarasi Zero Knalpot Brong digelar Polres Kebumen, Minggu 14 Januari 2024. Deklarasi yang berlangsung di halaman Mapolres Kebumen dihadiri jajaran forkopimda, OPD, penyelenggara pemilu, perwakilan tim pemenangan paslon capres dan cawapres, elemen masyarakat, media, mahasiswa, perwakilan SMA, serta komunitas motor di Kebumen. Baca juga: Jelang Kampanye […]

  • Bekas Pasar Hewan Purbowangi Jadi Lokasi Pembangunan Pabrik Sarung Tangan

    Bekas Pasar Hewan Purbowangi Jadi Lokasi Pembangunan Pabrik Sarung Tangan

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.144
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Harapan sebagian masyarakat agar Kebumen berdiri sebuah pabrik bakal terwujud. Pasalnya, tidak lama lagi akan dibangun pabrik sarung tangan dari Korea yakni PT JJG Spotec di bekas Pasar Hewan Purbowangi. Sosialisasi rencana pembangunan pabrik dihadiri Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Ketua TP PKK Kebumen Iin Windarti, jajaran forkopimda, OPD, […]

expand_less