Baznas Jateng Salurkan Modal Usaha Rp 330 Juta di Kebumen dan Purworejo
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 7 Okt 2024
- visibility 2.562
- comment 0 komentar

Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan secara simbolis menyerahkan bantuan modal usaha kepada perwakilan mustahik. (Foto: Padmo
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Tengah/Baznas Jateng menyalurkan modal usaha kepada para mustahik di Kabupaten Kebumen dan Purworejo. Bantuan modal usaha diberikan kepada 126 orang penerima yang berprofesi sebagai petani, peternak, pedagang sayur, perajin, jasa bengkel, hingga jasa potong rambut.
Masing-masing mustahik mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp 3 juta. Adapun jumlah total bantuan modal usaha yang disalurkan di Kebumen dan Purworejo sebesar Rp 330.750.000. Bantuan tersebut dilaksanakan di Trio Azana Style Hotel Kebumen, Rabu 2 Oktober 2024.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan ST MT secara simbolis menyerahkan bantuan. Tampak mendampingi Ketua Baznas Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, Ketua Baznas Kebumen KH Bambang Sucipto. Hadir dalam acara itu para penerima bantuan modal dan para pendamping dari Kebumen dan Purworejo.
Baca Juga: Baznas Kabupaten Kebumen Distribusikan Dana ZIS Tahap III Senilai Rp1,6 Miliar
Salah satu penerima bantuan atas nama Sodiyah (65) warga Desa Kalijaya, Kecamatan Alian, Kebumen berterima kasih kepada Baznas Jateng. Perempuan yang sehari-hari jualan sayur tersebut akan menggunakan bantuan itu untuk menambah modal usahanya berjualan di rumah.
“Saya setiap Sabtu dan Selasa berjualan di Pasar Krakal, setelah itu membeli sembako untuk dijual di rumah. Bantuan ini saya gunakan untuk menambah dagangan,” ujar Sodiyah seperti dikutip Suaramerdeka.com.
Mengentaskan Kemiskinan Ekstrim di Jawa Tengah
Ketua Baznas Jawa Tengah KH Ahmad Darodji menjelaskan bahwa pihaknya mendukung program pemerintah dalam rangka mengentaskan kemiskinan ekstrim di Jawa Tengah melalui pendistribusian dana zakat untuk bantuan modal usaha.
Program ini dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hanya saja tahun ini porsi banyak di daerah yang tingkat kemiskinan lebih tinggi. Jumlah bantuan utuk Kabupaten Kebumen lebih banyak dibandingkan dengan daerah lain.
“Persoalan kemiskinan maupun stunting menjadi masalah bersama, sehingga perlu sinergitas untuk menanganinya. Sinergitas antara pemerintah dengan Baznas berjalan baik di tingkat pusat, provinsi maupun Baznas kabupaten/kota,” ujarnya.








Saat ini belum ada komentar