Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Entertainment » Ketoprak “Biyung Anyar” Iringi Pembukaan Car Free Night di Alun-alun Kebumen

Ketoprak “Biyung Anyar” Iringi Pembukaan Car Free Night di Alun-alun Kebumen

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
  • visibility 1.393
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alun-alun Kebumen menjadi pusat perhatian pada Sabtu malam, 3 Mei 2025, dengan digelarnya pentas seni persembahan Sanggar Gelora Budaya Production dari Desa Sikayu, Kecamatan Buayan. Ribuan warga tampak antusias menyaksikan berbagai pertunjukan yang disuguhkan.

Car Free Night menandai babak baru era kepemimpinan Bupati Lilis Nuryani dan Wakil Bupati Zaeni Miftah yang menjanjikan ruang rekreasi dan interaksi sosial bagi masyarakat Kebumen.

Rencananya, program ini akan hadir setiap malam minggu. Adapun kemeriahan di Alun-alun Kebumen masih akan berlanjut pada Minggu pagi, 4 Mei 2025, dengan peluncuran resmi program Car Free Day.

Tampilkan Guyon Maton Berjudul Biyung Anyar

Gelora Budaya Production memukau penonton dengan guyon maton (seni lawak tradisional) berjudul “Biyung Anyar”. Lakon ini secara simbolis menggambarkan harapan masyarakat kepada bupati baru, Lilis Nuryani, yang kini dielu-elukan sebagai “Biyunge Wong Kebumen” atau ibunda masyarakat Kebumen.

Para pemeran guyon maton yang terdiri dari Dwi Astuti (pemilik Sanggar Gelora Budaya Production) sebagai rewang (pembantu), Nanik Indrayani sebagai biyunge (ibu), Turiman sebagai ramane (bapak), dan Nadif Ainun Najib sebagai anak, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya melestarikan budaya di bawah kepemimpinan “Biyung Anyar”.

“Semoga ibu bupati berkenan menonton dan merasa senang. Kami juga berharap ke depannya bisa diundang untuk memeriahkan acara-acara lain,” ungkap Turiman, yang sukses mengundang tawa penonton dengan perannya sebagai seorang ayah.

Selain guyon maton, Sanggar Gelora Budaya Production juga menyuguhkan keindahan berbagai tarian tradisional, di antaranya Tari Lawet yang khas Kebumen, Tari Srikandi Mustokoweni yang anggun, Tari Kuda Lumping yang energik, dan ditutup dengan penampilan flashmob yang melibatkan banyak penari dan menarik perhatian seluruh pengunjung.

Kehadiran Car Free Night ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan angin segar bagi perekonomian lokal. Program ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya di Kabupaten Kebumen.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Virus LSD “Lato-lato” Merebak, Ini Langkah Pemkab Kebumen

    Virus LSD “Lato-lato” Merebak, Ini Langkah Pemkab Kebumen

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.959
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) telah melalukan berbagai upaya untuk mengobati dan mencegah penyebaran virus Lumpy Skin Disease (LSD) atau biasa dikenal oleh masyarakat sebagai virus lato-lato yang seperti cacar. Berdasarkan data terakhir, Kamis 4 Mei 2023, ada 4.282 kasus yang tersebar di semua kecamatan. Dari 4.282 kasus tersebut, […]

  • Beri Bisyaroh

    Bupati Kebumen Larang Warga Beri Bisyaroh Saat Undang Dirinya

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.404
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH melarang kepada masyarakat mem beri bisyaroh atau uang saku “amplop” saat mengundang dirinya dalam suatu acara. Masyarakat bisa kapan saja mengundang Bupati tanpa harus memberikan bisyaroh. “Bupati bahkan melarang masyarakat melakukan itu. Jika pun dikasih, Bupati tidak akan menerima,” ujar H Arif Sugiyanto SH  saat menghadiri […]

  • Rukyatul Hilal

    PCNU Kebumen Akan Kembangkan Kegiatan Rukyatul Hilal dengan Memperkuat Aspek Edukatif dan Ilmiah

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 507
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – PCNU Kebumen berencana mendesain ulang kegiatan rukyatul hilal agar tidak hanya berfokus pada penentuan awal bulan Hijriah, tetapi juga memiliki dimensi edukatif, ilmiah, dan spiritual yang lebih luas. Gagasan tersebut dilontarkan Ketua PCNU Kebumen, KH Dr Imam Satibi, usai pelaksanaan rukyatul hilal perdana di Menara Mercusuar Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Selasa 18 Februari […]

  • Sinar Matahari

    5 Mitos Tentang Sinar Matahari yang Perlu Kamu Tahu

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 406
    • 0Komentar

    SINAR matahari sering kali disalahpahami. Banyak orang masih percaya mitos yang justru bisa membahayakan kulit mereka. Padahal, kalau kamu paham faktanya, kamu bisa melindungi kulit dengan lebih efektif. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kepulauan Lingga pafikeplingga.org membongkar lima mitos paling umum seputar sinar matahari! Mitos 1: Saat Mendung, Nggak Perlu Pakai Sunscreen Salah! Meski langit […]

  • Kantong Pekerja Migran Indonesia

    Jawa Tengah Nomor Tiga Kantong Pekerja Migran Indonesia, Berikut 7 Kabupaten Penyumbang Terbanyak

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.664
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Provinsi Jawa Tengah menjadi nomor tiga kantong pekerja migran Indonesia (PMI). Sementara kantong pekerja migran terbanyak di Jawa Timur dengan jumlah 1,07 juta. Kemudian Jawa Barat dengan 1,04 juta, Jawa Tengah 1,03 juta, NTB 575.861 dan Lampung 224.893. Merujuk data Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Sisko P2MI), jumlah pekerja migran Indonesia […]

  • Jalan Merdeka

    Tiga Pemuda di Jalan Merdeka

    • calendar_month Kam, 30 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.874
    • 0Komentar

    Oleh: Sigit Tri Prabowo SELASA Pahing, 28 Agustus 1945, sejak pagi udara Kebumen sudah terasa gerah. Cuaca panas tak menyurutkan geliat rakyat di seputaran Alun-alun Kebumen. Tampak kelompok-kelompok pemuda di jalan-jalan seputaran Masjid Agung dan Pendopo Kabupaten. Sebagian tampak berbaju drill warna kakhi atau hijau tua hasil celupan wenter. Ada yang menyematkan tanda merah putih […]

expand_less