Sediakan 400 Kupon, Gerakan Pangan Murah di Alian Disambut Antusias Warga

Warga Desa Surotrunan menukarkan kupon di Gerakan Pangan Murah. (Foto: Hari)

ALIAN (KebumenUpdate.com) – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Bumdesma Tirta Pesona Jaya bekerja sama dengan PT Aneka Usaha (Perseroda), Rabu 23 Juli 2025, mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Acara yang dipusatkan di utara Pasar Sruni ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang sukses antara desa dan mitra usaha dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan warga.


Hadir Bupati Lilis Nuryani, anggota DPRD Komisi E Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, anggota DPRD Kebumen Sri Tuntasari, Sekretaris Daerah Edi Rianto, Asisten Administrasi dan Umum Mohamad Arifin, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Haryono Wahyudi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Aden Andri Susilo, Forkopimcam Alian, para kepala desa se-Kecamatan Alian, Direktur Bumdesma Tirta Pesona Jaya, Direktur PT Aneka Usaha, serta masyarakat Desa Bojongsari dan Surotrunan.

Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bumdesma Tirta Pesona Jaya dan PT Aneka Usaha Kebumen Jaya atas inisiatif dan kepedulian nyata mereka.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah gerakan nyata dari desa untuk masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketika desa dan mitra usaha saling percaya dan bekerja sama dengan tulus, hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati Lilis.

Ia menambahkan bahwa GPM ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan serangkaian aksi nyata yang telah berjalan sejak 20 Juli 2025 dan menjangkau 15 desa di Kecamatan Alian.

“Ini menunjukkan bahwa desa mampu bergerak, mampu mandiri, dan memahami kebutuhan warganya dengan baik,” tegasnya.

Di kesempatan ini, sebanyak 400 kupon subsidi sembako disalurkan untuk warga Desa Bojongsari dan Surotrunan. Namun, Bupati Lilis menekankan bahwa ini lebih dari sekadar bantuan.

“Ini adalah semangat gotong royong, semangat untuk saling menguatkan dan tumbuh bersama. Bagaimana lembaga desa bisa menjadi motor penggerak dan dana CSR dikelola dengan bijak dan berorientasi pada kemaslahatan, bukan hanya membantu sesaat tapi juga membuka jalan bagi harapan dan kemandirian jangka panjang,” jelasnya.

Menurutnya, kemandirian masyarakat tidak lahir dari ketergantungan, tetapi dari kesadaran kolektif, inisiatif lokal, dan rasa peduli antar warga.

“GPM ini adalah contoh kecil dari gerakan besar yang bisa kita bangun bersama, dari bantuan menuju pemberdayaan, dari menerima menjadi memberi, dari bergantung menjadi berdaya. Mari jadikan kegiatan ini sebagai pemantik, teruskan langkah baik ini melalui program-program desa yang menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat ketahanan keluarga, dan menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat,” harapnya.

Harga Pangan Terjangkau dan Penandatanganan Prasasti


Dalam GPM ini, warga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, antara lain:

  • Minyak goreng 1 liter: Rp14.500
  • Gula pasir 1kg: Rp15.000
  • Beras medium 3kg: Rp32.500
  • Telur ayam 0,5kg: Rp10.000
  • Daging ayam 0,5kg: Rp10.000


Selain Gerakan Pangan Murah, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti balai pertemuan warga Desa Surotrunan. Ada pula penyerahan hadiah pemacu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2024 dari BPKPD Kabupaten Kebumen untuk Desa Surotrunan, Jatimulyo, dan Bojongsari.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

0 0 votes
Rating Berita

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Subscribe
Notify of
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Update Lainnya
0
Komentari berita inix
()
x