Cara Mengatasi Kulit Terbakar Matahari dengan Bahan Alami
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 9 Mei 2025
- visibility 264
- comment 0 komentar

Kulit terbakar matahari (sunburn). Image by Joel Carillet from Getty Images Signature
PERNAH merasa kulitmu merah, perih, dan panas setelah main di luar saat siang hari? Bisa jadi kamu mengalami sunburn alias kulit terbakar matahari.
Meski terlihat sepele, sunburn bisa merusak lapisan kulit dan bikin nggak nyaman selama berhari-hari. Kabar baiknya, kamu bisa meredakannya dengan bahan-bahan alami yang ada di rumah!
Simak penjelasan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Banyuwangi pafipcbanyuwangikota.org cara mengatasi kulit terbakar matahari dengan menggunakan bahan alami.
Kenapa Kulit Bisa Terbakar?
Sunburn terjadi saat sinar UVB dari matahari merusak sel-sel kulit. Tubuh merespons dengan meningkatkan aliran darah ke area tersebut, makanya kulit jadi merah dan terasa panas. Jika tidak ditangani dengan benar, kulit bisa mengelupas, bahkan melepuh.
Bahan Alami yang Bisa Bantu Redakan Sunburn
-
Aloe Vera (Lidah Buaya)
Gel aloe vera mengandung senyawa anti-inflamasi yang bisa menenangkan kulit. Ambil gel segar langsung dari daunnya, oleskan tipis ke kulit yang terbakar, dan biarkan meresap. -
Kompres Dingin
Rendam kain bersih dalam air dingin (bukan es!) lalu tempelkan ke area yang perih selama 10–15 menit. Ini membantu mengurangi panas dan peradangan. -
Yogurt Dingin
Yogurt mengandung probiotik dan enzim alami yang bisa menenangkan kulit. Oleskan ke kulit seperti masker, diamkan 10 menit, lalu bilas lembut. -
Mentimun
Potong mentimun tipis-tipis dan letakkan di atas kulit yang terbakar. Kandungan air dan antioksidannya bantu menenangkan dan melembapkan. -
Minyak Kelapa
Setelah peradangan mereda (biasanya setelah 1–2 hari), kamu bisa oleskan sedikit minyak kelapa untuk mengembalikan kelembapan kulit.
Hindari Ini!
Jangan gunakan produk berbasis alkohol atau sabun keras karena bisa memperparah iritasi. Hindari juga mengelupas kulit yang terbakar secara paksa.
Sumber:
Disclaimer: Artikel ini bertujuan edukatif. Jika sunburn disertai lepuh besar, demam, atau pusing, segera hubungi dokter.











Saat ini belum ada komentar