Breaking News
light_mode
Beranda » News » Edukasi » SIMARINA Hadir di Desa Mangli, Dorong Kader Posyandu Deteksi Dini Risiko Ibu Hamil dan Balita Berbasis Digital

SIMARINA Hadir di Desa Mangli, Dorong Kader Posyandu Deteksi Dini Risiko Ibu Hamil dan Balita Berbasis Digital

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
  • visibility 275
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Program ini juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antara kader, bidan desa, Puskesmas Kuwarasan, dan pemerintah desa. Dengan tersedianya data yang lebih tertata, proses pengambilan keputusan dan rujukan diharapkan menjadi lebih responsif.

Kader Menjadi Garda Terdepan Deteksi Dini

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah sosialisasi kepada kader Posyandu, bidan desa, dan perwakilan pemerintah Desa Mangli. Sosialisasi bertujuan menyamakan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini serta memperkenalkan manfaat dan alur penggunaan SIMARINA.

Tahap berikutnya adalah pelatihan. Seluruh kader mendapatkan materi mengenai deteksi dini risiko ibu hamil dan balita, pengisian data KIA melalui aplikasi, interpretasi hasil skrining, serta tindak lanjut dan rujukan. Pelatihan dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung.

Kemampuan kader diukur melalui pre-test dan post-test. Target program adalah lebih dari 80 persen kader mampu mencapai kelulusan post-test setelah mengikuti pelatihan.

Setelah pelatihan, kader mulai menerapkan SIMARINA dalam kegiatan Posyandu. Mereka didampingi untuk memasukkan data, melakukan skrining, membaca hasil identifikasi risiko, serta memahami mekanisme notifikasi dan pelaporan.

Pendampingan juga dilakukan secara berkala untuk memastikan aplikasi benar-benar digunakan dalam kegiatan rutin dan bukan hanya selama program berlangsung.

Mendorong Rujukan Lebih Cepat

Salah satu persoalan yang ingin diatasi melalui program ini adalah keterlambatan identifikasi risiko. Dalam kondisi pencatatan manual, informasi mengenai kondisi ibu hamil atau balita dapat membutuhkan waktu untuk dikumpulkan, ditelusuri, dan dilaporkan.

SIMARINA dirancang untuk membantu kader mengidentifikasi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih awal. Data hasil skrining dapat menjadi dasar komunikasi antara kader dan bidan desa dalam menentukan tindak lanjut sesuai kewenangan dan prosedur pelayanan kesehatan.

Dengan demikian, aplikasi ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran tenaga kesehatan. Sebaliknya, SIMARINA menjadi alat bantu bagi kader dan tenaga kesehatan untuk memperoleh informasi yang lebih terstruktur dalam mendukung pemantauan dan tindak lanjut.

Target program adalah lebih dari 70 persen ibu hamil dan balita sasaran memiliki status risiko yang terdokumentasi melalui sistem.

Tidak Berhenti Setelah Program Selesai

Keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Karena itu, tim pengusul tidak hanya memberikan pelatihan aplikasi, tetapi juga menyusun SOP penggunaan SIMARINA dan menunjuk kader inti sebagai penggerak implementasi di tingkat Posyandu.

Penggunaan aplikasi akan diintegrasikan dengan kegiatan Posyandu rutin. Koordinasi dengan bidan desa, Puskesmas Kuwarasan, dan pemerintah Desa Mangli juga diperkuat agar sistem dapat terus dimanfaatkan setelah program PKM selesai.

Program ini diharapkan mampu mengurangi waktu pelaporan lebih dari 50 persen, meningkatkan kemampuan kader dalam deteksi dini, serta memperbaiki keteraturan pencatatan dan monitoring kesehatan ibu dan anak.

Hilirisasi Inovasi untuk Masyarakat

Pengembangan SIMARINA merupakan bagian dari upaya menghilirkan hasil riset dan pengalaman akademik tim pengusul ke masyarakat. Tim memiliki latar belakang dan pengalaman dalam bidang keperawatan maternitas, kebidanan, teknologi informasi, pelayanan KIA, pemberdayaan kader, serta pengembangan inovasi berbasis komunitas.

Ketua pelaksana, Ns. Diah Astutiningrum, M.Kep, memiliki kepakaran di bidang keperawatan maternitas dan berperan dalam koordinasi program serta pengembangan model implementasi SIMARINA.

Anggota tim, Dyah Puji Astuti, S.SiT., M.P.H, dengan kepakaran kebidanan, berperan dalam penyusunan materi dan pendampingan kader dalam memahami indikator deteksi dini.

Sementara itu, Imam Tri Suryadin, S.Kom., M.Kom, yang memiliki kepakaran di bidang teknologi informasi, bertanggung jawab dalam pengembangan, pengujian, debugging, serta pendampingan implementasi aplikasi.

Kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Dalam kegiatan ini, mahasiswa dilibatkan dalam survei awal, persiapan pelatihan, pendampingan kader, serta penerapan aplikasi di lapangan. Keterlibatan mahasiswa sekaligus menjadi ruang pembelajaran untuk mengaplikasikan pengetahuan akademik secara langsung di masyarakat.

Teknologi untuk Memperkuat Peran Perempuan di Desa

Lebih jauh, program ini tidak sekadar berbicara tentang aplikasi. Di balik teknologi tersebut terdapat upaya memperkuat peran kader, yang sebagian besar merupakan perempuan, sebagai bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Kader Posyandu selama ini menjadi salah satu penghubung utama antara masyarakat dengan tenaga kesehatan. Mereka berada dekat dengan keluarga, mengenal kondisi lingkungan setempat, dan terlibat langsung dalam kegiatan pemantauan ibu dan anak.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor

    Longsor Tutup Jalan Karangsambung-Sadang, Pengendara Diimbau Waspada

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 572
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangsambung pada Minggu sore 19 Oktober 2025 memicu longsor di Jalan Raya Karangsambung–Sadang, tepatnya di Desa Totogan RT 03 RW 01. Material longsor setinggi sekitar 5 meter dan lebar 3 meter menutup hampir seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Wakapolres Kebumen Kompol Faris […]

  • NW Sport

    Puluhan Warga Geruduk Kantor NW Sport di Kebumen, Diduga Jadi Korban Investasi Bodong

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 848
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Puluhan warga mendatangi kantor investasi NW Sport di Jalan Kejayan, Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen, Kamis 6 Nopember 2025. Mereka menuntut kejelasan setelah tak bisa menarik kembali modal maupun keuntungan yang dijanjikan pihak pengelola platform. Sekitar 60 orang yang mengaku sebagai investor meluapkan kekecewaannya di lokasi. Warga menyebut telah menanamkan uang mulai dari […]

  • Warga Desa Munggu

    Warga Desa Munggu Minta Bupati Nonaktifkan Kepala Desa, Ternyata Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 10 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.357
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Puluhan warga Desa Munggu Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen melakukan audiensi dengan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Pendopo Kabumian, Selasa 9 Januari 2024. Mereka meminta kepada Bupati Kebumen agar menonaktifkan kepala desanya. Salah seorang tokoh warga Desa Munggu Pribadi mengatakan bahwa kedatangan warga ke Pendopo Kabumian untuk mengadu kepada Bupati Kebumen terkait kasus […]

  • Efisiensi Anggaran Pilkada 2024: Bawaslu Kebumen Kembalikan Sisa Dana Hibah Ratusan Juta ke Pemkab

    Efisiensi Anggaran Pilkada 2024: Bawaslu Kebumen Kembalikan Sisa Dana Hibah Ratusan Juta ke Pemkab

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 741
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kebumen menunjukkan pengelolaan anggaran yang efisien dengan mengembalikan sisa dana hibah sebesar Rp 829.396.691 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen. Penyerahan laporan pertanggungjawaban dana hibah ini dilakukan langsung oleh Komisioner Bawaslu kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen, Edi Rianto, di ruang kerjanya pada Rabu 9 April 2025. Ketua Bawaslu […]

  • Ketua Yayasan Kelenteng Kong Hwie Kiong

    22 Tahun Jadi Ketua Yayasan Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen, Sugeng Budiawan Serahkan Jabatan kepada Henki Halim

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.898
    • 0Komentar

    Berbagai program, pembangunan serta kegiatan mendapatkan dukungan dari semua pihak. Sehingga sampai seperti sekarang ini. “Sudah saatnya kepemimpinan saya serahkan kepada yang lebih muda,” ujar Sugeng Budiawan dalam sambutannya. Baca Juga: Rayakan Tahun Baru Imlek 2574, Owner Muncul Group Bagikan 500 Paket Sembako Sementara itu, Ketua Yayasan Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen Henki Halim menyampaikan terima […]

  • Lempari Rumah

    6 Pelajar di Kutowinangun Lempari Rumah Warga, Begini Endingnya

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.686
    • 0Komentar

    Tak lama kemudian, regu patroli Polsek Kutowinangun melintas lalu ketiganya diamankan ke Mapolsek. Kepada polisi, para tersangka mengaku hanya iseng melakukan perusakan. Barang bukti batu seukuran kepalan tangan orang dewasa dijadikan barang bukti dalam penyelesaian kasus ini. Atas perbuatannya mereka dijerat dengan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang. Para remaja yang masih di […]

expand_less