Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Kembalikan Ekosistem Pesisir, Pemprov Jateng Mulai Program Mageri Segoro

Kembalikan Ekosistem Pesisir, Pemprov Jateng Mulai Program Mageri Segoro

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
  • visibility 858
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan bersinergi dengan Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara dan pihak terkait untuk menggalakkan penanaman mangrove dan rehabilitasi hutan pantai. Fokus awal adalah wilayah pesisir Pantau Utara Jawa Tengah yang sedang menghadapi ancaman abrasi dan penurunan tanah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sudah menginisiasi program Mageri Segoro. Program tersebut ditujukan untuk mengembalikan daya dukung ekosistem pesisir serta merehabilitasi mangrove dan hutan pantai.

“Saya nggak main-main soal mangrove ini. Program Mageri Segoro itu bentuk bahwa kita sanggup,” kata Ahmad Luthfi saat menerima audiensi dari Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara di kantornya, Rabu, 4 Juni 2025.

Program Mageri Segoro ini rencananya akan dimulai secara serentak Kamis, 5 Juni 2025. Ahmad Luthfi dijadwalkan akan memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia juga menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah yang memiliki garis pantai untuk serius dalam menanam mangrove.

“Saya ingin ini dilakukan serentak. Misal tidak bisa serentak, minimal masing-masing daerah harus punya target dan ada laporan dari tiap stakeholder,” ujar Ahmad Luthfi.

Abrasi di Pesisir Jawa Tengah

Wilayah pesisir Jawa Tengah tersebar di 17 kabupaten/kota dengan total garis pantai kurang lebih 971,52 KM. Meliputi Pantai Utara sepanjang kurang lebih 645,08 kilometer dan Pantai Selatan kurang lebih 326,44 kilometer. Di wilayah pesisir itu terdapat ekosistem hutan mangrove dan ekosistem hutan pantai. Pada 2024, diperkirakan luas hutan mangrove lebih dari 16.102,02 hektare.

Selama kurun waktu dari 2013 sampai 2021, wilayah pesisir Jawa Tengah mengalami abrasi seluas 4.993,87 hektare. Di beberapa wilayah pesisir Utara Jawa Tengah juga mengalami penurunan muka tanah. Data terakhir menyebutkan, penurunan muka tanah berkisar antara 8-14 cm per tahun dan di beberapa daerah bahkan lebih dari itu.

Ketua Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara, Ardas Patra mengatakan, total potensi mangrove di Jawa Tengah kurang lebih 44.000 hektare, sebanyak 15.000 hektare sudah ditanami. Namun berdasarkan data yang ia miliki sekitar 90 persennya bermasalah.

“Kami dari yayasan ini selama lima tahun akan mencoba menata kurang lebih 30 ribu hektare secara bertahap,” katanya.

Skema Multiplayer Effect Menanam Mangrove

Ardas menjelaskan, ada arahan dari Gubernur Ahmad Luthfi untuk gerakan menanam mangrove ini tidak dilakukan secara sporadis atau sendiri-sendiri. Harus dilakukan secara bersama-sama.

Persoalan mangrove itu, lanjut Ardas, begitu ditanam ditinggal pergi sehingga tidak terpantau berapa pohon yang bertahan dan berapa yang tumbang. Maka dari itu kolaborasi dari berbagai pihak harus dilakukan. Termasuk menyiapkan skema multiplayer effect dari menanam mangrove.

“Arahan dari Pak Gubernur tadi tidak boleh dilakukan secara sporadis. Butuh kolaborasi berbagai macam pemangku kepentingan. Harus disiapkan aktivitas lain bagi masyarakat atau kelompok masyarakat yang merawat mangrove seperti diberikan ikan dan lainnya. Ini yang harus digarap melalui kerja-kerja kombinasi pemerintah dan masyarakat, juga stakeholder terkait,” jelasnya.

Meski demikian, berdasarkan hasil analisa di lapangan penanaman mangrove di sepanjang Pantai Utara Jawa Tengah tidak bisa dilakukan dalam waktu bersamaan. Hal itu karena di beberapa titik ada yang daerahnya masih tertutup rob sehingga tidak bisa ditanami.

“Provinsi Jawa Tengah besok 5 Juni, kalau dari kami nanti 18 Juni di Pemalang, termasuk tadi ada tambahan titik yang kemarin didatangi Pak Gubernur,” ujarnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Penyusun Sepakati Draft Nol Renkon Bencana Tsunami di Kebumen

    Tim Penyusun Sepakati Draft Nol Renkon Bencana Tsunami di Kebumen

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.415
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah berlangsung selama 3 hari, workshop penyusunan draft nol rencana kontingensi (Renkon) bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Kebumen disepakati oleh peserta dan tim penyusun. Adapun peserta pada kegiatan penyusunan rencana kontingensi (Renkon) yang berlangsung sejak Selasa hingga Kamis, 28-30 Maret 2023 diikuti oleh unsur pemerintah, OPD, TNI-Polri, masyarakat, akademisi, relawan, […]

  • ziarah

    Didampingi Ketua PCNU Kebumen, Arif-Rista Ziarahi Makam Pahlawan dan Bupati Terdahulu

    • calendar_month Kam, 1 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.557
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH dan Hj Ristawati Purwaningsih SST MM melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Bumi Wira Bhakti Kebumen, Kamis 1 Oktober 2020. Ziarah ke makam para pahlawan itu digelar dalam rangkaian memeringati Hati Kesaktian Pancasila. Selain berdoa dan tabur bunga di pusara […]

  • Anggota DPR RI Adukan Kades Petanahan ke Polisi, Kasus Apa?

    Anggota DPR RI Adukan Kades Petanahan ke Polisi, Kasus Apa?

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 54.119
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Anggota Komisi IV DPR RI KRT Darori Wonodipuro mendatangi Mapolres Kebumen, Sanin (8/7/2019) siang. Kedatangan politikus Partai Gerindra itu untuk mengadukan Kepala Desa Petanahan Warkhah kepada aparat kepolisian. Warkhah yang masih keponakan Darori Wonodipuro tersebut diadukan ke polisi sehubungan dengan adanya dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana pasal 378 KUHP, pencemaran nama baik […]

  • Hadapi Kenaikan Harga, Jateng Perkuat Pasokan dan Distribusi Pangan Strategis

    Hadapi Kenaikan Harga, Jateng Perkuat Pasokan dan Distribusi Pangan Strategis

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Provinsi Jawa Tengah dinilai memiliki potensi besar dalam produksi pangan strategis. Hal ini menjadi kunci utama bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk mengendalikan harga dan menjamin ketersediaan pangan, seperti yang ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Potensi ini terlihat dari sentra produksi berbagai komoditas vital. Sebut saja beras dari Klaten, bawang […]

  • Targetkan Nol Plt, Pemkab Kebumen Siap Lantik Puluhan Kepala Sekolah Definitif Baru

    Targetkan Nol Plt, Pemkab Kebumen Siap Lantik Puluhan Kepala Sekolah Definitif Baru

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.039
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen memperketat regulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, khususnya terkait batas usia calon siswa. Pada tahun ini, anak yang berusia di bawah 6 tahun yang memiliki kategori jenius atau keistimewaan tidak bisa lagi otomatis mendaftar hanya dengan surat rekomendasi guru, melainkan wajib […]

  • Panen

    Gubernur Optimistis, 2025 Jateng Mampu Penuhi Target 11,8 Juta Ton Padi

    • calendar_month Sen, 7 Apr 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.870
    • 0Komentar

    SUKOHARJO (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi optimistis mampu memenuhi target produksi padi sebesar 11,8 juta ton pada 2025. Target tersebut berasal dari lahan dengan luas tanam 2.311.660 hektare. “Jawa Tengah mendapatkan target (dari pemerintah pusat) 11,8 juta ton. Terhitung bulan Januari-April ini, kita sudah mampu mengelola penanaman padi di wilayah Jateng seluas 716.000 hektare, […]

expand_less