Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Kembalikan Ekosistem Pesisir, Pemprov Jateng Mulai Program Mageri Segoro

Kembalikan Ekosistem Pesisir, Pemprov Jateng Mulai Program Mageri Segoro

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
  • visibility 903
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan bersinergi dengan Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara dan pihak terkait untuk menggalakkan penanaman mangrove dan rehabilitasi hutan pantai. Fokus awal adalah wilayah pesisir Pantau Utara Jawa Tengah yang sedang menghadapi ancaman abrasi dan penurunan tanah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sudah menginisiasi program Mageri Segoro. Program tersebut ditujukan untuk mengembalikan daya dukung ekosistem pesisir serta merehabilitasi mangrove dan hutan pantai.

“Saya nggak main-main soal mangrove ini. Program Mageri Segoro itu bentuk bahwa kita sanggup,” kata Ahmad Luthfi saat menerima audiensi dari Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara di kantornya, Rabu, 4 Juni 2025.

Program Mageri Segoro ini rencananya akan dimulai secara serentak Kamis, 5 Juni 2025. Ahmad Luthfi dijadwalkan akan memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia juga menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah yang memiliki garis pantai untuk serius dalam menanam mangrove.

“Saya ingin ini dilakukan serentak. Misal tidak bisa serentak, minimal masing-masing daerah harus punya target dan ada laporan dari tiap stakeholder,” ujar Ahmad Luthfi.

Abrasi di Pesisir Jawa Tengah

Wilayah pesisir Jawa Tengah tersebar di 17 kabupaten/kota dengan total garis pantai kurang lebih 971,52 KM. Meliputi Pantai Utara sepanjang kurang lebih 645,08 kilometer dan Pantai Selatan kurang lebih 326,44 kilometer. Di wilayah pesisir itu terdapat ekosistem hutan mangrove dan ekosistem hutan pantai. Pada 2024, diperkirakan luas hutan mangrove lebih dari 16.102,02 hektare.

Selama kurun waktu dari 2013 sampai 2021, wilayah pesisir Jawa Tengah mengalami abrasi seluas 4.993,87 hektare. Di beberapa wilayah pesisir Utara Jawa Tengah juga mengalami penurunan muka tanah. Data terakhir menyebutkan, penurunan muka tanah berkisar antara 8-14 cm per tahun dan di beberapa daerah bahkan lebih dari itu.

Ketua Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara, Ardas Patra mengatakan, total potensi mangrove di Jawa Tengah kurang lebih 44.000 hektare, sebanyak 15.000 hektare sudah ditanami. Namun berdasarkan data yang ia miliki sekitar 90 persennya bermasalah.

“Kami dari yayasan ini selama lima tahun akan mencoba menata kurang lebih 30 ribu hektare secara bertahap,” katanya.

Skema Multiplayer Effect Menanam Mangrove

Ardas menjelaskan, ada arahan dari Gubernur Ahmad Luthfi untuk gerakan menanam mangrove ini tidak dilakukan secara sporadis atau sendiri-sendiri. Harus dilakukan secara bersama-sama.

Persoalan mangrove itu, lanjut Ardas, begitu ditanam ditinggal pergi sehingga tidak terpantau berapa pohon yang bertahan dan berapa yang tumbang. Maka dari itu kolaborasi dari berbagai pihak harus dilakukan. Termasuk menyiapkan skema multiplayer effect dari menanam mangrove.

“Arahan dari Pak Gubernur tadi tidak boleh dilakukan secara sporadis. Butuh kolaborasi berbagai macam pemangku kepentingan. Harus disiapkan aktivitas lain bagi masyarakat atau kelompok masyarakat yang merawat mangrove seperti diberikan ikan dan lainnya. Ini yang harus digarap melalui kerja-kerja kombinasi pemerintah dan masyarakat, juga stakeholder terkait,” jelasnya.

Meski demikian, berdasarkan hasil analisa di lapangan penanaman mangrove di sepanjang Pantai Utara Jawa Tengah tidak bisa dilakukan dalam waktu bersamaan. Hal itu karena di beberapa titik ada yang daerahnya masih tertutup rob sehingga tidak bisa ditanami.

“Provinsi Jawa Tengah besok 5 Juni, kalau dari kami nanti 18 Juni di Pemalang, termasuk tadi ada tambahan titik yang kemarin didatangi Pak Gubernur,” ujarnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Binda Jateng

    Binda Jateng Lanjutkan Vaksinasi Covid-19 Door to Door di Kebumen

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.492
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah kembali menggelar vaksinasi secara door to door dan vaksinasi massal pelajar usia 6-11 tahun. Vaksinasi kali ini digelar di dua wilayah yakni Kebumen dan Temanggung. Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto SH MM menargetkan dapat melakukan vaksinasi sebanyak 2.650 orang. Adapun lokasi sentra vaksinasi yang […]

  • Badan Informasi Geospasial Keluarkan Keputusan, Penggantian Nama Jalan di Kebumen Sudah Paten

    Badan Informasi Geospasial Keluarkan Keputusan, Penggantian Nama Jalan di Kebumen Sudah Paten

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 7.822
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Penggantian nama jalan yang diusulkan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto sudah dipatenkan menjadi jalan kabupaten melalui keputusan Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG). “Jalan-jalan yang tahun kemarin kita usulkan dengan nama baru, alhamdulillah sudah ditetapkan oleh BIG sebagai rupabumi yang sah melalui keputusan BIG No 22 Tahun 2023 tentang Rupabumi Baku Tahun 2023. Terdapat […]

  • Ini Kebijakan Khusus BPJS Kesehatan Terkait  Corona

    Ini Kebijakan Khusus BPJS Kesehatan Terkait Corona

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.201
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – BPJS Kesehatan mulai Selasa, 17 Maret 2020 memberlakukan kebijakan khusus terkait pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Kebijakan tersebut sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyampaikan bahwa pihaknya telah menerapkan langkah-langkah preventif di lingkungan kantor BPJS Kesehatan. Protokol penanganan virus corona di ruang kerja […]

  • Kendaraan Berknalpot Brong Kembali Ditindak, Mayoritas Penggunanya Pelajar SMA

    Kendaraan Berknalpot Brong Kembali Ditindak, Mayoritas Penggunanya Pelajar SMA

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.130
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen kembali melakukan “hunting system” penertiban knalpot brong. Setidaknya 74 pelanggar lalu-lintas termasuk knalpot brong diamankan Polres Kebumen pada malam Minggu, 4 November 2023. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto mengungkapkan, pihaknya akan terus gencar melakukan penertiban hingga benar-benar “zero” pelanggaran. Baca juga: Sertijab Enam Perwira Polres Kebumen, […]

  • Tekan Angka Tuberkulosis, Bupati Kebumen Resmikan Program Serbu TBC dan Aplikasi Smart TB-R

    Tekan Angka Tuberkulosis, Bupati Kebumen Resmikan Program Serbu TBC dan Aplikasi Smart TB-R

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 477
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen resmi meluncurkan Program Serbu TBC dan Aplikasi Smart TB-R di Pendopo Kabumian pada Kamis 11 Juni 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata menekan angka prevalensi Tuberkulosis (TBC) sekaligus mendukung program prioritas hasil terbaik cepat Presiden Prabowo Subianto untuk eliminasi TBC pada tahun 2029. Acara tersebut dihadiri langsung […]

  • Ebleg Kebumen

    Seniman Ebleg Deklarasi Dukung Arif-Rista di Pilbup Kebumen, Ini Alasannya

    • calendar_month Ming, 15 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.822
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Para seniman kuda kepang atau ebleg yang tergabung dalam Forum Ebleg Kebumen Aji (EKA) kompak mendukung pasangan bupati dan wakil bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH dan Hj Ristawati Purwaningsih SST MM pada Pilbup Kebumen 2020. Deklarasi digelar di Sekretariat Forum Eka di Desa Podourip, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Minggu (15/11). Acara dihadiri […]

expand_less