Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Kembalikan Ekosistem Pesisir, Pemprov Jateng Mulai Program Mageri Segoro

Kembalikan Ekosistem Pesisir, Pemprov Jateng Mulai Program Mageri Segoro

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
  • visibility 812
  • comment 0 komentar

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan bersinergi dengan Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara dan pihak terkait untuk menggalakkan penanaman mangrove dan rehabilitasi hutan pantai. Fokus awal adalah wilayah pesisir Pantau Utara Jawa Tengah yang sedang menghadapi ancaman abrasi dan penurunan tanah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sudah menginisiasi program Mageri Segoro. Program tersebut ditujukan untuk mengembalikan daya dukung ekosistem pesisir serta merehabilitasi mangrove dan hutan pantai.

“Saya nggak main-main soal mangrove ini. Program Mageri Segoro itu bentuk bahwa kita sanggup,” kata Ahmad Luthfi saat menerima audiensi dari Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara di kantornya, Rabu, 4 Juni 2025.

Program Mageri Segoro ini rencananya akan dimulai secara serentak Kamis, 5 Juni 2025. Ahmad Luthfi dijadwalkan akan memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia juga menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah yang memiliki garis pantai untuk serius dalam menanam mangrove.

“Saya ingin ini dilakukan serentak. Misal tidak bisa serentak, minimal masing-masing daerah harus punya target dan ada laporan dari tiap stakeholder,” ujar Ahmad Luthfi.

Abrasi di Pesisir Jawa Tengah

Wilayah pesisir Jawa Tengah tersebar di 17 kabupaten/kota dengan total garis pantai kurang lebih 971,52 KM. Meliputi Pantai Utara sepanjang kurang lebih 645,08 kilometer dan Pantai Selatan kurang lebih 326,44 kilometer. Di wilayah pesisir itu terdapat ekosistem hutan mangrove dan ekosistem hutan pantai. Pada 2024, diperkirakan luas hutan mangrove lebih dari 16.102,02 hektare.

Selama kurun waktu dari 2013 sampai 2021, wilayah pesisir Jawa Tengah mengalami abrasi seluas 4.993,87 hektare. Di beberapa wilayah pesisir Utara Jawa Tengah juga mengalami penurunan muka tanah. Data terakhir menyebutkan, penurunan muka tanah berkisar antara 8-14 cm per tahun dan di beberapa daerah bahkan lebih dari itu.

Ketua Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara, Ardas Patra mengatakan, total potensi mangrove di Jawa Tengah kurang lebih 44.000 hektare, sebanyak 15.000 hektare sudah ditanami. Namun berdasarkan data yang ia miliki sekitar 90 persennya bermasalah.

“Kami dari yayasan ini selama lima tahun akan mencoba menata kurang lebih 30 ribu hektare secara bertahap,” katanya.

Skema Multiplayer Effect Menanam Mangrove

Ardas menjelaskan, ada arahan dari Gubernur Ahmad Luthfi untuk gerakan menanam mangrove ini tidak dilakukan secara sporadis atau sendiri-sendiri. Harus dilakukan secara bersama-sama.

Persoalan mangrove itu, lanjut Ardas, begitu ditanam ditinggal pergi sehingga tidak terpantau berapa pohon yang bertahan dan berapa yang tumbang. Maka dari itu kolaborasi dari berbagai pihak harus dilakukan. Termasuk menyiapkan skema multiplayer effect dari menanam mangrove.

“Arahan dari Pak Gubernur tadi tidak boleh dilakukan secara sporadis. Butuh kolaborasi berbagai macam pemangku kepentingan. Harus disiapkan aktivitas lain bagi masyarakat atau kelompok masyarakat yang merawat mangrove seperti diberikan ikan dan lainnya. Ini yang harus digarap melalui kerja-kerja kombinasi pemerintah dan masyarakat, juga stakeholder terkait,” jelasnya.

Meski demikian, berdasarkan hasil analisa di lapangan penanaman mangrove di sepanjang Pantai Utara Jawa Tengah tidak bisa dilakukan dalam waktu bersamaan. Hal itu karena di beberapa titik ada yang daerahnya masih tertutup rob sehingga tidak bisa ditanami.

“Provinsi Jawa Tengah besok 5 Juni, kalau dari kami nanti 18 Juni di Pemalang, termasuk tadi ada tambahan titik yang kemarin didatangi Pak Gubernur,” ujarnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lestarikan Ekosistem Sungai, Bupati Kebumen Tebar 1.500 Benih Ikan Nilem Bersama Pawagir

    Lestarikan Ekosistem Sungai, Bupati Kebumen Tebar 1.500 Benih Ikan Nilem Bersama Pawagir

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 634
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Semangat gotong royong dan kepedulian pada lingkungan yang dilakukan warga Desa Giritirto Kecamatan Karanggayam patut diapresiasi. Pasalnya, dalam sebuah acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Jumat 2 Desember 2026, desa ini melaksanakan dua agenda sekaligus: pelestarian ekosistem sungai melalui restocking ikan lokal dan peningkatan layanan kesehatan desa lewat pengadaan […]

  • HIPMI Jateng

    Gubernur Jateng Dorong HIPMI Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi Baru

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah untuk aktif menciptakan pertumbuhan ekonomi baru dan mendukung program strategis pemerintah. Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XVI HIPMI Jateng di Gradhika Bhakti Praja, Selasa, 17 Juni 2025. Ia berharap HIPMI dapat memaksimalkan energi dan potensi […]

  • Operasi Lilin Candi 2023: Ada 2 Jalur Mudik, Wisatawan Diimbau Tidak Mandi di Laut

    Operasi Lilin Candi 2023: Ada 2 Jalur Mudik, Wisatawan Diimbau Tidak Mandi di Laut

    • calendar_month Jum, 22 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.151
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang perayaan natal dan pergantian tahun baru 2024, Polres Kebumen menggelar Operasi Lilin Candi 2023. Operasi ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan, Jumat 22 Desember 2023 di lapangan Pendopo Kabumian. Kapolres Kebumen AKBP A Recky R memimpin jalannya apel gelar pasukan yang dihadiri Bupati Kebumen Arif Sugiyanto beserta Forkopimda, OPD, serta para […]

  • Raperda Inisiatif

    DPRD Kebumen Usulkan Tiga Raperda Inisiatif, Salah Satunya Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

    • calendar_month Rab, 6 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.422
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memasuki masa sidang III tahun 2021, sebanyak tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kabupaten Kebumen mendapatkan penjelasan dari pengusul. Masing-masing pengusul Raperda menyampaikan penjelasan atas Raperda yang diusulkan untuk dibahas melalui rapat paripurna DPRD Kebumen, Selasa 5 Oktober 2021. Adapun tiga Raperda Inisiatif meliputi Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani yang […]

  • Denda Tilang Disinergikan dengan Iuran JKN-KIS

    Denda Tilang Disinergikan dengan Iuran JKN-KIS

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.371
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – BPJS Kesehatan Cabang Kebumen dan Kejaksaan Negeri Purworejo melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Sinergi Pelayanan dan Bridging System Layanan Tilang dan Penegakan Kepatuhan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kantor Kedeputian Wilayah Jawa Tengah dan DIY BPJS Kesehatan Semarang, Kamis (22/8/2019) . Nota kesepahaman yang dihadiri oleh tim […]

  • Tumbuhkan Kreativitas Peserta Didik, SD N Kaligending Adakan Gelar Karya P5

    Tumbuhkan Kreativitas Peserta Didik, SD N Kaligending Adakan Gelar Karya P5

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.774
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka menumbuhkan soft skill dan karakter peserta didik, SD Negeri Kaligending mengadakan kegiatan bertajuk Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan yang berlangsung Rabu 25 Januari 2023 dihadiri Sekretaris Camat Karangsambung, jajaran forkopimcam, Kepala SD se-Kecamatan Karangsambung, dan fasilitator sekolah penggerak. Baca juga: Gabung 23 SD, Hapus Korwil Pendidikan, Bupati […]

expand_less