Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dua Dalang Milenial Prama-Rafi Tampil Menawan di Banyumas

Dua Dalang Milenial Prama-Rafi Tampil Menawan di Banyumas

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 3 Des 2019
  • visibility 5.450
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

BANYUMAS (KebumenUpdate.com) – Dua dalang milenial asal ibukota Jakarta Ki Prama Riza Fadhlansyah (14) dan Ki Rafi Ramadhan (12) tampil menawan dalam pergelaran wayang kulit semalam suntuk di lapangan Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibagor, Banyumas, Sabtu, 30  November 2019.

Tampil bersama dalang kondang Ki Anom Jatmiko, putra Ki Anom Suroto asal Solo, Prama-Rafi membedah lakon “Jumenengan Indraprasta” atau Babat Wanamarta. Pentas wayang kulit kerjasama masyarakat Desa Pajerukan dengan Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Jakarta rangka peringatan Hari Wayang Nasional  2019 yang jatuh pada 9 Nopember.

Pentas ini sekaligus wujud Program Pengabdian kepada Masyarakat (Adimas) Unindra PGRI Jakarta dalam bidang seni dan  budaya.  Hadir Bupati Banyumas Ir H Ahmad Husein, Ketua FKUB Banyumas Dr KH Supani MA, Rektor Unindra Prof Dr H Sumaryoto dan Kades Pajerukan Slamet Kartomiharjo.

Kepiawaian Olah Sabet Ki Rafi Hibur Penonton

Ki Rafi membuka pergelaran dengan adegan perang. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Para penonton wayang yang biasanya didominasi oleh orang tua, kali ini di barisan depan dipenuhi oleh anak-anak yang ingin teman sebaya mereka tampil mendalang.

Kedua dalang yang menginjak remaja itu totalitas dalam mendalang. Rafi Ramadhan naik panggung membuka pergelaran dengan adegan perang. Penonton dibuat kagum atas kepiawaiannya dalam olah sabet. Bukan sebatas prapatan, jeblosan, tapi piawai adegan salto.

Setelah Rafi menghibur dengan adegan perang dilanjutkan Ki Anom Jatmiko jejeran hingga limbukan. Setelah itu, Prama naik panggung mengisi adegan Bima Babat Alas dengan membongkar hutan dan seisinya yang akan dibangun sebagai kerajaan.

Penonton kembali dibuat berdecak kagum. Prama bukan sebatas piawai olah perang dan juga koprol, tapi sudah menghayati setiap adegan yang malam itu menyajikan lakon.

Ki Prama Pun Semakin Matang dalam Mendalang

Ki Rafi tampil semakin matang dalam mendalang. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Prama yang lahir dan besar di Jakarta, sudah semakin matang baik dalam sulukan, antawecana maupun dialog antara tokoh Bima dan Anoman. Sulukan Prama juga enak didengar dan sudah sesuai dengan titilaras. Ini merupakan kemajuan luar biasa dari penampilan Prama dan Rafi.

Saat tokoh Bima berupaya merobohkan pohon raksasa, saking besarnya pohon tersebut sehingga Bima kesulitan mendorong apalagi mencabutnya. Namun Bima tidak kurang akal. Pohon raksasa itu dikuliti lembar demi lembar. Adegan dramatis ini membuat decak kagum penonton.

“Baru kali ini saya melihat dalang remaja sudah menghayati dan menjiwai setiap tokoh dan adegan,” ujar Saring Hartoyo, penggemar wayang kulit yang berada di samping kiri panggung.

Prama yang saat ini duduk di kelas 3 SMP dan Rafi Ramadhan duduk kelas 6 SD, keduanya cucu Rektor Unindra Prof Dr H Sumaryoto. Prama dan Rafi sudah malang melintang pentas wayang kulit mulai dari neger hingga mancanegara. Tak heran, Duta Seni Budaya Internasional ini pernah pentas di beberapa negara seperti India, Rusia dan Korea Selatan.

Pergelaran Wayang Sarana Paseduluran dan Nasehat Kehidupan

Bupati Kebumen Ahmad Husein melantunkan suluk di hadapan Rektor Unindra Prof Sumaryoto. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Momentum istimewa, sebelum menyerahkan wayang gunungan kepada Rektor Unindra Prof Sumaryoto, Bupati Banyumas Ahmad Husein melantunkan suluk Patet Sanga yakni Sangsaya Dalu dan Bumi Gonjang-ganjing. Penyerahan wayang dari Bupati kepada Raktor Unindra dilanjutkan kepada Ki Anom Jatmiko dan dalang remaja Prama Riza Fadhlansyah.

“Pergelaran wayang kulit merupakan sarana paseduluran. Masyarakat bertemu saling sapa, guyub rukun, saling tolong menolong dan gotong royong,” ujar Bupati Ahmad Husein.

Cerita wayang juga sebagai nasehat hidup bahwa orang benar, seberapa pun terjalnya jalan yang dilalui akan berakhir bahagia. “Sedangkan para pelaku kejahatan pada akhirnya mendapatkan balasan atas apa yang diperbuatnya,” tandasnya. (shy)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir

    Cerita Pendek: Banjir

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 81.988
    • 0Komentar

    Cerpen: Dian PD BANJIR   “Banjirrrrr …. banjirrrrr ….. !” Suara teriakan orang-orang di luar rumah membangunkanku, dini hari itu. Suara kentongan dan teriakan warga bersautan memecah malam. Bersatu dengan suara hujan deras yang turun. Sekitar pukul 01.15 kampungku diterjang banjir. Seharian itu Kebumen diguyur hujan tanpa henti. Akibatnya, debit air yang tinggi membuat sungai-sungai […]

  • Pastikan Pasokan Air Lancar Selama Lebaran,  Ini Persiapan PDAM Kebumen 

    Pastikan Pasokan Air Lancar Selama Lebaran,  Ini Persiapan PDAM Kebumen 

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.580
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate)  – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bumi Sentosa Kebumen telah melakukan persiapan untuk memastikan pasokan air menjelang dan selama Lebaran Idul Fitri 1440 H normal dan lancar. Komitmen itu dibuktikan dengan dibentuknya Pasukan Air Lancar (PAL) PDAM Kebumen. Dibentuk sejak 2015, pasukan itu  siap siaga menangani kelancaran pasokan air selama Lebaran. Direktur […]

  • Penanganan Stunting

    Lima Desa Terima Penghargaan Atas Kinerja Turunkan Stunting

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.276
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen memberikan penghargaan kepada lima desa atas kinerja dalam menurunkan kasus stunting. Penghargaan diserahkan oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat Kick Off Program Stunting di Kabupaten Kebumen di Hotel Trio Azana Style, Rabu 8 November 2023. Adapun lima desa dengan angka stunting terendah itu adalah Desa Jatiluhur, Kecamatan Rowokele, Desa Klepusanggar, […]

  • Burnout

    Burnout Digital: Saat Lelah Tak Hanya Fisik tapi Mental Akibat Screen Time

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.832
    • 0Komentar

    DI era digital saat ini, hampir semua aktivitas terhubung dengan layar; bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga bersantai. Tapi tahukah Anda bahwa terlalu lama menatap layar tanpa jeda bisa memicu burnout digital? Burnout tak lagi identik dengan kelelahan kerja di kantor fisik. Kini, banyak orang mengalami kelelahan mental dan emosional akibat screen time yang berlebihan, bahkan saat […]

  • Membangun Fondasi Masa Depan: Bupati Lilis Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Literasi Kebumen

    Membangun Fondasi Masa Depan: Bupati Lilis Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Literasi Kebumen

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 436
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Angka partisipasi anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Jawa Tengah. Dengan hanya 47,65% anak usia 0-6 tahun yang mengenyam PAUD, lebih dari separuhnya masih belum tersentuh pendidikan usia dini. Di tengah tantangan ini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi […]

  • Bintara Remaja

    Tiga Angkatan Bintara Remaja Polres Kebumen Ikuti Pembaretan

    • calendar_month Sel, 26 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 962
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah sempat ditunda karena Pandemi Covid-19, para Bintara remaja Polres Kebumen dilakukan tradisi pembaretan. Pembaretan merupakan tradisi untuk memiliki tutup kepala baret warna coklat, khas milik Sat Samapta Polres Kebumen. Pembaretan digelar selama dua hari, yakni Minggu-Senin 24-25 Oktober 2021 dengan pola protokol kesehatan. Penutupan ditandai dengan memandikan kembang dan memakaikan topi […]

expand_less