Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dua Dalang Milenial Prama-Rafi Tampil Menawan di Banyumas

Dua Dalang Milenial Prama-Rafi Tampil Menawan di Banyumas

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 3 Des 2019
  • visibility 5.286
  • comment 0 komentar

BANYUMAS (KebumenUpdate.com) – Dua dalang milenial asal ibukota Jakarta Ki Prama Riza Fadhlansyah (14) dan Ki Rafi Ramadhan (12) tampil menawan dalam pergelaran wayang kulit semalam suntuk di lapangan Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibagor, Banyumas, Sabtu, 30  November 2019.

Tampil bersama dalang kondang Ki Anom Jatmiko, putra Ki Anom Suroto asal Solo, Prama-Rafi membedah lakon “Jumenengan Indraprasta” atau Babat Wanamarta. Pentas wayang kulit kerjasama masyarakat Desa Pajerukan dengan Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Jakarta rangka peringatan Hari Wayang Nasional  2019 yang jatuh pada 9 Nopember.

Pentas ini sekaligus wujud Program Pengabdian kepada Masyarakat (Adimas) Unindra PGRI Jakarta dalam bidang seni dan  budaya.  Hadir Bupati Banyumas Ir H Ahmad Husein, Ketua FKUB Banyumas Dr KH Supani MA, Rektor Unindra Prof Dr H Sumaryoto dan Kades Pajerukan Slamet Kartomiharjo.

Kepiawaian Olah Sabet Ki Rafi Hibur Penonton

Ki Rafi membuka pergelaran dengan adegan perang. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Para penonton wayang yang biasanya didominasi oleh orang tua, kali ini di barisan depan dipenuhi oleh anak-anak yang ingin teman sebaya mereka tampil mendalang.

Kedua dalang yang menginjak remaja itu totalitas dalam mendalang. Rafi Ramadhan naik panggung membuka pergelaran dengan adegan perang. Penonton dibuat kagum atas kepiawaiannya dalam olah sabet. Bukan sebatas prapatan, jeblosan, tapi piawai adegan salto.

Setelah Rafi menghibur dengan adegan perang dilanjutkan Ki Anom Jatmiko jejeran hingga limbukan. Setelah itu, Prama naik panggung mengisi adegan Bima Babat Alas dengan membongkar hutan dan seisinya yang akan dibangun sebagai kerajaan.

Penonton kembali dibuat berdecak kagum. Prama bukan sebatas piawai olah perang dan juga koprol, tapi sudah menghayati setiap adegan yang malam itu menyajikan lakon.

Ki Prama Pun Semakin Matang dalam Mendalang

Ki Rafi tampil semakin matang dalam mendalang. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Prama yang lahir dan besar di Jakarta, sudah semakin matang baik dalam sulukan, antawecana maupun dialog antara tokoh Bima dan Anoman. Sulukan Prama juga enak didengar dan sudah sesuai dengan titilaras. Ini merupakan kemajuan luar biasa dari penampilan Prama dan Rafi.

Saat tokoh Bima berupaya merobohkan pohon raksasa, saking besarnya pohon tersebut sehingga Bima kesulitan mendorong apalagi mencabutnya. Namun Bima tidak kurang akal. Pohon raksasa itu dikuliti lembar demi lembar. Adegan dramatis ini membuat decak kagum penonton.

“Baru kali ini saya melihat dalang remaja sudah menghayati dan menjiwai setiap tokoh dan adegan,” ujar Saring Hartoyo, penggemar wayang kulit yang berada di samping kiri panggung.

Prama yang saat ini duduk di kelas 3 SMP dan Rafi Ramadhan duduk kelas 6 SD, keduanya cucu Rektor Unindra Prof Dr H Sumaryoto. Prama dan Rafi sudah malang melintang pentas wayang kulit mulai dari neger hingga mancanegara. Tak heran, Duta Seni Budaya Internasional ini pernah pentas di beberapa negara seperti India, Rusia dan Korea Selatan.

Pergelaran Wayang Sarana Paseduluran dan Nasehat Kehidupan

Bupati Kebumen Ahmad Husein melantunkan suluk di hadapan Rektor Unindra Prof Sumaryoto. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Momentum istimewa, sebelum menyerahkan wayang gunungan kepada Rektor Unindra Prof Sumaryoto, Bupati Banyumas Ahmad Husein melantunkan suluk Patet Sanga yakni Sangsaya Dalu dan Bumi Gonjang-ganjing. Penyerahan wayang dari Bupati kepada Raktor Unindra dilanjutkan kepada Ki Anom Jatmiko dan dalang remaja Prama Riza Fadhlansyah.

“Pergelaran wayang kulit merupakan sarana paseduluran. Masyarakat bertemu saling sapa, guyub rukun, saling tolong menolong dan gotong royong,” ujar Bupati Ahmad Husein.

Cerita wayang juga sebagai nasehat hidup bahwa orang benar, seberapa pun terjalnya jalan yang dilalui akan berakhir bahagia. “Sedangkan para pelaku kejahatan pada akhirnya mendapatkan balasan atas apa yang diperbuatnya,” tandasnya. (shy)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyaleg dari PDI Perjuangan, H Yulianto Lanjutkan Pemberdayaan Masyarakat

    Nyaleg dari PDI Perjuangan, H Yulianto Lanjutkan Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.841
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  H Yulianto SE, pengusaha sukses asal Desa Benerwetan, Kecamatan Ambal, Kebumen menjadi salah satu dari 50 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang diajukan oleh PDI Perjuangan ke KPU Kebumen. H Yulianto SE  mengaku optimistis menatap kursi parlemen di DPRD Kabupaten Kebumen.  Dia pun akan melakukan upaya maksimal agar bisa melenggang ke kursi […]

  • Anggota DPR RI Asal Kebumen Bagikan Uang Belanja Rp 50 Juta, Ini Alasannya

    Anggota DPR RI Asal Kebumen Bagikan Uang Belanja Rp 50 Juta, Ini Alasannya

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.607
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate) – Anggota DPR RI  asal Kebumen KRT Darori Wonodipuro kembali memberikan kejutan kepada pada warga yang hadir dalam acara halal bi halal dan doa bersama di GOR Petanahan, Kamis (20/6). Bagaimana tidak, dalam acara itu anggota legislatif dari Partai Gerindra  tersebut membagikan  uang belanja total kepada undangan sebanyak Rp 50 juta. Doorprize belanja […]

  • Karyawan Koperasi Gelapkan Rp  400 Juta, Uangnya Buat Apa Saja?

    Karyawan Koperasi Gelapkan Rp  400 Juta, Uangnya Buat Apa Saja?

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.641
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Seorang karyawan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Usaha Mandiri Pejagoan menjadi tersangka penggelapan uang perusahaan tempatnya bekerja. Karyawan bernama LE (41) warga Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen dilaporkan oleh pihak koperasi, Laurentia (51) karena diduga telah menggelapkan uang sebanyak Rp 400 juta. Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasat Reskrim AKP Edy Istanto menjelaskan, peristiwa itu bermula […]

  • Pendidikan Profesi Guru

    Kemenag-LPDP Berikan Kuota 10.000 Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.048
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – Kementerian Agama (Kemenag) berupaya meningkatkan kualifikasi dan kompetensi para guru binaannya. Untuk itu, Kemenag bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan menyiapkan dana penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Tahun 2022. Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana Sapdi menyampaikan bahwa Kemenag-LPDP akan memberikan kuota beasiswa Pendidikan […]

  • Dieng Culture Festival

    Simfoni Dieng Culture Festival 2025 Hibur Ribuan Wisatawan

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.469
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA (KebumenUpdate.com) – Dieng Culture Festival (DCF) 2025 kembali memikat ribuan pengunjung dari berbagai daerah hingga mancanegara. Gelaran budaya tahunan bertema Back to The Culture ini berlangsung meriah sejak pembukaan di Lapangan Gatotkaca, Sabtu (23/8/2025), hingga puncak acara Simfoni Dieng di Lapangan Pandawa, Kawasan Candi Dieng. Malam Simfoni Dieng menghadirkan penampilan Nugie, Tiara Andini, dan […]

  • Oknum PNS di Kebumen Ketahuan Jual Miras, Sanksi Siap Diberikan

    Oknum PNS di Kebumen Ketahuan Jual Miras, Sanksi Siap Diberikan

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 985
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) –Ditemukannya oknum PNS di lingkungan Pemkab Kebumen yang menjual minuman keras, Bupati Arif Sugiyanto merasa prihatin. Oknum PNS tersebut sebelumnya terjaring razia miras Satpol PP bersama tim gabungan TNI/Polri pada Kamis 26 Juli 2024. “Ya sudah mendengar informasi adanya PNS yang kedapatan menjual miras. Tentu saya sangat prihatin karena PNS sebagai abdi negara […]

expand_less