Usai Jalani Fit and Proper Test di DPP PKB, Ini Kata Arif Sugiyanto dan Zaini Miftah
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 28 Feb 2020
- visibility 11.077
- comment 0 komentar

Arif Sugiyanto foto bersama Ketua DPC PKB Kebumen Zaini Miftah usia mengikuti fit and proper test di DPP PKB.
JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Sejumlah bakal calon bupati dan wakil bupati Kebumen mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta, Kamis-Jumat (27-28 Februari 2020).
Bakal calon bupati dan wakil bupati Kebumen yang telah diusung oleh PDI Perjuangan H Arif Sugiyanto SH dan Hj Ristawati Purwaningsih SST MM turut mengikuti uji kelayakan pada hari pertama. Selain itu, Ketua DPC PKB Kebumen Zaini Miftah juga mengikuti uji kelayakan sebagai wakil bupati Kebumen.
Ditanyakan Dukungan dari Parpol Lain
Lalu apa saja yang ditanyakan oleh para penguji selama uji kelayakan dan kepatutan? Arif Sugiyanto yang ditemui usai mengikuti uji kelayakan mengatakan penguji menanyakan beberapa hal. Salah satunuya tentang dukungan dari parpol lain.
“Kami menyampaikan bahwa sudah mendapat dukungan dari PDI Perjuangan. InsyaAllah dukungan juga datang dari Partai Golkar. Selain itu, komunikasi juga terus dilakukan dengan Partai Gerindra, Demokrat dan Nasdem, PPP dan PAN” ujarnya.
Bebaskan Kebumen dari Jurang Kemiskinan
Posisi Kebumen sebagai kabupaten termiskin di Jawa Tengah menjadi keprihatinan. Lalu langkah-langkah apa yang akan dilaksanakan?
Menurut Arif Sugiyanto, dari sisi politik bersama-sama membangun agar Kebumen terlepas dari kemiskinan. Pihaknya terus berkomunikasi dengan partai lain dengan tujuan agar Kebumen berdaulat dari sisi politik.
“Hal ini sangat penting dalam proses pemeritahan. Jika eksekutif dan legislatif kompak pembangunan akan afektif. Mengingat pemerintah merupakan hasil dari poltik sangat penting,” ujarnya.
Tidak ada yang Bicara Uang atau Mahar
Adapun komitmen yang ditanyakan lebih ke arah tugas agar Kebumen yang mayoritas warga nahdliyin terbebas dari kemiskinan. Semua prihatin dengan kondisi Kebumen saat ini, sehingga PKB mempunyai tekad bulat agar Kebumen terhindar dari kemiskinan.
“Tidak ada yang bicara uang seperti desas-desus yang dimunculkan. Sekali lagi tidak ada yang bicara uang, meminta mahar apalagi kursi. Mereka betul-betul ingin membawa Kebumen terhindar dari jurang kemiskinan,” ujarnya.
Rekomendasi Parpol Lain Jadi Pertimbangan
Saat ditanya tentang bagaimana peluang mendapatkan rekomendasi dari PKB, Arif Sugiyanto mengatakan bahwa peluangnya cukup bagus.
“PKB tidak bisa mengajukan calon sendiri (harus koalisi) di Pilbup Kebumen. Sehingga calon yang sudah mendapatkan rekomendasi dari parpol lain menjadi pertimbangan,” imbuhnya.
Optimis Raih Rekomendasi, Zaini Patuh Keputusan DPP
Tak jauh berbeda disampaikan oleh Ketua DPC PKB Kebumen Zaini Miftah. Beberapa yang ditanyakan di antaranya terkait bidang kesehatan hingga infrastruktur.
Disinggung soal rekomendasi, Zaini Miftah juga optimistik mendapatkan rekomendasi sebagai calon wakil bupati dari DPP PKB.
Akan tetapi pihaknya tetap akan patuh kepada keputusan DPP PKB. Karena keputusan sepenuhnya ada di DPP. Bahkan jika dirinya sendiri tidak terpilih mendapatkan rekomendasi dia mengaku tidak masalah. (ndo)












Saat ini belum ada komentar