Breaking News
light_mode
Beranda » News » Lima Anaknya Tinggal di Luar Kota, Rumah Ambruk Pun Yudianto Tak Berdaya

Lima Anaknya Tinggal di Luar Kota, Rumah Ambruk Pun Yudianto Tak Berdaya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 15 Okt 2020
  • visibility 8.116
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di usianya yang sudah senja, Yudianto (74) tinggal sendirian di rumahnya di kawasan padat penduduk Kampung Keposan, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kebumen

Berdasar pengakuannya, lima orang anaknya tinggal di sejumlah kota yang berbeda, yakni Surabaya, Semarang dan Surakarta. Namun sudah lama dia tidak berkabar. Bahkan nomor kontaknya saja dia sudah tidak punya.

Atap Rumah Ambruk Sejak Enam Bulan Lalu

Rumah milik warga keturunan Tionghoa ini sebenarnya cukup luas, yakni ukuran 7×14 meter. Namun sejak setengah tahun lalu, atap rumah yang dibangun tahun 1970 tersebut ambruk.

Hampir 80 % atap rumah tersebut ambruk. Hanya tersisa sedikit ruangan yang masih beratap meski kondisi kayu juga tampak lapuk dan sangat membahayakan. Meski tidak kayak huni, namun Yudianto masih bertahan tinggal di rumah tersebut.

Jangan untuk memperbaiki rumah, untuk makan sehari-hari saja dia kesulitan. Apalagi sekitar dua bulan terakhir dia tidak bekerja sebagai buruh di pabrik kecap Mliwis. Tangan kanannya bengkak dan harus menjalani operasi.

“Was-was sebenarnya, tapi bagaimana lagi kondisinya memang seperti ini,” ujar Yudianto.

Bedah Rumah dari Komunitas Sedulur Kebumen
Sedulur Kebumen

Kapolres dan Dandim 0709 Kebumen ikut survei. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Sebenarnya rumah ini akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni dari pemerintah tahun 2021. Namun, karena kondisinya yang kmemprihatinkan memantik kepedulian Komunitas Sedulur Kebumen untuk memperbaiki rumah tersebut.

Para pegiat Komunitas Sedulur Kebumen bersama Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahaya Kurniawan, Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawiranegara Matondang meninjau langsung ke rumah tersebut.

“Rencananya, rumah tersebut akan mulai diperbaiki Senin (19/10) mendatang,” ujar sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan di sela-sela survei.

Mulai Turun Hujan, Bedah Rumah Dipercepat
Sedulur Kebumen

Kondisi rumah sangat tidak layak huni. (Foto: padmo-KebumenUpdate)

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahaya Kurniawan menyampaikan rehab rumah segera dilakukan mengingat saat ini sudah mulai turun hujan.

“Melihat kondisi atap yang ada sangat membahayakan, maka akan dilakukan perbaikan dengan segera,” ujar AKBP Rudy Cahaya.

Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawiranegara Matondang mengapresiasi Sedulur Kebumen yang melakukan bedah rumah tidak layak huni. Kali ini bedah rumah yang ke-27 Hari.

“Ini sangat membantu warga yang mengalami kesulitan, terutama pada saat pandemi Covid-19,” tandasnya.

Apalagi kata Dandim, kegiatan ini memiliki semangat Pancasila tidak membedakan suku agama, ras, dan antar golongan.

“Pak Yudianto ini merupakan warga keturunan Tionghoa, namun tidak dibeda-bedakan dalam melaksanakan opoerasi,” tandasnya. (smn)

Simak Videonya;

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Webinar Internasional

    Universitas Putra Bangsa Gelar Webinar Internasional Bahas Ekonomi Global dan Transformasi Digital

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 514
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Universitas Putra Bangsa menyelenggarakan webinar internasional bertajuk “Navigating Global Economic Challenges in the Era of Uncertainty and Digital Transformation” pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom ini diikuti oleh akademisi dan mahasiswa dari berbagai institusi. Webinar tersebut dibuka secara resmi oleh Dr Harini Apriliya Setyawati SE MSi. Ia menegaskan […]

  • KIE 2023

    Masuk KIE 2023 Bayar Rp 2.000, Ini Alasan Bupati Kebumen

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 16.301
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masuk ke area Kebumen International Expo (KIE) 2023 tidak lagi gratis. Adapun harga tiket masuk (HTM) ke area KIE sebesar Rp 2.000, belum termasuk tiket konser musik. Terkait dengan hal tersebut, Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengungkapkan alasannya. “Jadi yang untuk masuk harian sebelum ada konser, itu semua berbayar Rp2.000. Supaya […]

  • Serahterima rekomendasi PKB kepada Arif-Rista. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    PKB Akhirnya Deklarasi, Zaini Miftah: Arif-Rista Seperti Barista

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.370
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah sempat tertunda, DPC PKB Kebumen akhirnya menggelar deklarasi dukungan terhadap H Arif Sugiyanto dan Hj Ristawati Purwaningsih SST MM sebagai calon bupati dan calon wakil bupati. Deklarasi dukungan Arif-Rista dilaksanakan di Mexolie Hotel Kebumen, Kamis 14 Agustus 2020. Deklarasi ini semakin membulatkan sembilan parpol yang memiliki kursi di DPRD Kebumen untuk […]

  • Manisnya Panen, Harunya Perpisahan: Inovasi Hidroponik Warnai Kelulusan SMK Ristek Rowokele

    Manisnya Panen, Harunya Perpisahan: Inovasi Hidroponik Warnai Kelulusan SMK Ristek Rowokele

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.900
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Ada yang segar dan membanggakan di SMK Ristek Rowokele pada Sabtu 10 Mei 2025 lalu. Bersamaan dengan momen haru kelulusan dan pelepasan siswa angkatan ke-X Tahun Ajaran 2024/2025, sekolah ini juga menggelar panen perdana melon hidroponik yang merupakan hasil dari pilot project Ristek Farm. Sebuah inovasi manis yang tak hanya menjadi kebanggaan […]

  • 35 Korban Keracunan Masih Dirawat di RSUD

    35 Korban Keracunan Masih Dirawat di RSUD

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.105
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Dari 67 santri yang dilarikan RSUD dr Soedirman akibat keracunan makanan, hingga Kamis (4/4/2019) sore, tinggal 35 orang. Sisanya sudah diperbolehkan pulang dan menjalani  rawat jalan. Kepala Bidang Penunjang Medis dan Non Medis RSUD dr Soedirman Tri Tunggal Eko Sapto menjelaskan, awalnya pihaknya menerima 67 pasien. Namun dari pemeriksaan awal sebanyak 19 pasien langsung […]

  • Di Balik Permukaannya yang Tandus, Tersimpan Eksotisme dan Keindahan Perut Bumi (4)

    Di Balik Permukaannya yang Tandus, Tersimpan Eksotisme dan Keindahan Perut Bumi (4)

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.005
    • 0Komentar

    MELEWATI ratusan anak tangga yang terbuat dari beton cukup membuat letih dan ngos-ngosan peserta, termasuk saya sendiri. Anggap saja pemanasan sebelum memasuki Gua Petruk di mana merupakan situs geologi yang terbentuk dari proses alamiah di Kawasan Karst Gombong Selatan. Oya, Gua Petruk juga merupakan salah satu geosite yang ada di Geopark Kebumen (dulu Geopark Karangsambung […]

expand_less