Tampung 1.000 Personel, Pembangunan Batalyon TP Kebumen Ditargetkan Rampung Akhir Juli
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 18 Mei 2026
- visibility 2.109
- comment 0 komentar

Komandan Kodim (Dandim) 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan, membeberkan rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di wilayah Kabupaten Kebumen. (Foto: Pendim Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komandan Kodim (Dandim) 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan, membeberkan rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di wilayah Kabupaten Kebumen.
Informasi tersebut disampaikannya dalam acara silaturahmi bersama awak media di Aula Makodim Kebumen, Senin 18 Mei 2026.
Letkol Inf Eko Majlistyawan mengungkapkan bahwa awalnya direncanakan ada dua Batalyon TP di wilayah Kodim 0709/Kebumen.
Namun, proyek yang saat ini sedang berjalan baru satu, yakni di Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan.
Markas baru ini memanfaatkan lahan milik Perhutani seluas kurang lebih 50 hektare. Rencana pembangunan batalyon kedua nantinya akan menyusul di Desa Somagede, Kecamatan Sempor.
“Saat ini kami sedang berfokus pada penyiapan lahan. Untuk tahap pertama, pembangunan akan memprioritaskan gedung perkantoran, empat barak, dan gudang senjata,” ujar Letkol Inf Eko.
Pihaknya menargetkan pembangunan barak selesai pada akhir Juli 2026 agar bisa segera menampung lebih dari 1.000 personel yang telah disiapkan.
Terpilihnya Kecamatan Buayan sebagai lokasi pertama didasari oleh status lahan Perhutani serta kemudahan akses fasilitas publik, seperti ketersediaan air bersih, jaringan internet, akses jalan, dan jaringan listrik.
Kehadiran Yon TP ini diharapkan mampu menghidupkan dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Buayan dan sekitarnya.
Ia menjelaskan bahwa selain menjalankan tugas pertempuran, personel Yon TP juga disiapkan untuk tugas teritorial, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Perkembangan KDKMP
Dalam kesempatan yang sama, Dandim juga memaparkan progres Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, progres pembangunan KDKMP di Kabupaten Kebumen telah mencapai 80 persen atau 318 unit dari total 460 desa/kelurahan.
Sebanyak 120 unit di antaranya dinyatakan sudah selesai 100 persen dan telah menerima armada pendukung, sementara sisanya masih berproses di atas 20 persen atau menunggu regulasi.
Adapun dari 120 unit yang sudah siap, armada pendukung berupa truk, pick-up, dan motor roda tiga belum sepenuhnya terpenuhi dan belum dioperasionalkan sambil menunggu kesiapan seluruh sistem.
“Proses pengiriman armada pendukung KDKMP ini akan terus berjalan,” jelasnya.
Mengantisipasi adanya penyalahgunaan armada seperti yang terjadi di daerah lain, Letkol Inf Eko memberikan instruksi kepada para Danramil dan Babinsa.
Seluruh kendaraan KDKMP yang sudah tiba wajib disimpan di dalam koperasi dan tidak boleh digunakan untuk kegiatan di luar operasional resmi yang ditentukan.
“Kami melakukan pengecekan operasional kendaraan ini melalui Babinsa. Namun, jika ada kebutuhan mendesak dari pihak desa atau masyarakat yang membutuhkan kendaraan tersebut, saya minta agar dilaporkan dan dikoordinasikan terlebih dahulu ke pihak Kodim,” pungkas Dandim. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar