Kereta Prameks Masuk Kebumen: Diisukan Beroperasi 1 Kali PP
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 52 menit yang lalu
- visibility 123
- comment 0 komentar

Kereta Commuter Line Prameks (Foto ilustrasi: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Wacana perpanjangan rute layanan Kereta Commuter Line Prameks yang selama ini melayani relasi Yogyakarta–Kutoarjo kembali menemui perkembangan baru.
Berdasarkan informasi dari kalangan railfans (pecinta kereta api), usulan perpanjangan trayek yang sebelumnya diajukan hingga Gombong, kabarnya baru disetujui sampai Stasiun Kebumen.
Meski Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) resmi yang terbaru belum dirilis oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), bocoran di kalangan komunitas railfans menyebutkan bahwa perpanjangan relasi ini diisukan mulai berlaku pada awal Desember mendatang.
Dhiyaul A, seorang railfans, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang ia himpun, pola perjalanan Prameks hingga Stasiun Kebumen nantinya direncanakan beroperasi 1 kali pulang-pergi (PP).
Skema waktunya dirancang untuk mengakomodir kebutuhan mobilitas harian, yakni keberangkatan dari Kebumen menuju Yogyakarta pada waktu subuh, serta kepulangan dari Yogyakarta menuju Kebumen pada jam pulang kerja.
Sementara itu, sisa perjalanan lainnya tetap melayani relasi Kutoarjo–Yogyakarta (Kta–Yk PP).
Terkendala Anggaran PSO
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memang aktif mendorong agar layanan Commuter Line Prameks tidak hanya berhenti di Stasiun Kutoarjo, melainkan diperpanjang hingga Gombong guna mendongkrak mobilitas warga, pariwisata, dan perekonomian lokal.
Namun, pembahasan agar rute bisa tembus hingga Gombong tampaknya belum dapat diakomodir dalam waktu dekat. Menurut Dhiyaul, kendala utamanya bermuara pada keterbatasan anggaran subsidi atau Public Service Obligation (PSO).
“Anggaran PSO-nya saja tidak nambah. Mau nambah cadangan sampai 10 kali lipat lebih banyak juga bisa, tapi yang bisa jalan cuma sebatas anggaran PSO,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu 3 Oktober 2026.
Ia menambahkan, penambahan relasi Kutoarjo–Kebumen PP juga membawa konsekuensi penyesuaian, seperti pengurangan jadwal pada layanan kereta subsidi lain.
Kendati demikian, bocoran awal ini menjadi angin segar bagi warga Kebumen—terutama setelah sebelumnya Bupati Kebumen sempat mendorong perpanjangan hingga Gombong.
Masyarakat dan calon penumpang diimbau untuk tetap menunggu pengumuman serta peluncuran Gapeka resmi dari PT KAI maupun Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub guna memastikan kepastian jadwal, tarif, dan tanggal operasional perpanjangan relasi Prameks ini. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar