Breaking News
light_mode
Beranda » News » Polisi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Ikan di Pantai Jatis

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Ikan di Pantai Jatis

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
  • visibility 8.401
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beberapa hari terakhir warganet dihebohkan oleh foto-foto kematian ribuan ikan yang terdampar di pantai Cemara Sewu Jetis Cilacap yang letaknya dekat dengan perairan Kebumen. Postingan itu pun viral dan dibagikan ribuan kali sejak Sabtu (12/10/2019) hingga saat ini.

Berbagai dugaan pun muncul di tengah masyarakat, mulai dari keracunan masal, hingga fenomena alam. Menanggapi hal itu, saat melakukan patroli perairan rutin, Satuan Polair Polres Kebumen melakukan pemantauan perairan di wilayah Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasat Polair Iptu Kawan Panjaitan menjelaskan, matinya ribuan ikan yang terdampar di Pantai Jetis dimungkinkan karena jaring payang nelayan yang robek saat dilakukan pengangkatan.

Baca Juga: Nelayan Meninggal di Tengah Lautan, Ini Penyebabnya

“Kemungkinan tidak benar jika ikan dibuang dilaut oleh nelayan payang sesuai kabar yang beredar di masyarakat. Melalui patroli ini kami selidiki kasus ribuan ikan mati itu. Di laut semua tidak ada kejanggalan,” kata Iptu Kawan Panjaitan, Senin (14/10/2019).

Hal senada diungkapkan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap, ikan-ikan tersebut mati bukan lantaran keracunan, pencemaran atau fenomena alam. Menurutnya, ikan tersebut mati karena sempat terjaring nelayan. Ikan terperangkap jaring jenis payang, namun sobek saat diangkat ke perahu.

“Jaring payang merupakan jenis jaring tarik tradisional. Perahu-perahu ukuran sedang biasa mengoperasikan jenis jaring ini. Kapasitas jaring mencapai dua hingga tiga ton,” katanya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKM Darurat

    PPKM Darurat, Enam Titik Masuk Kota Kebumen Ditutup Mulai Pukul 18.00

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.946
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen telah resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Dari kebijakan tersebut setidaknya ada enam titik jalan masuk arah ke kota ditutup total untuk sementara waktu. Adapun enam titik menuju jantung Kota Kebumen yang ditutup yaitu;  Simpang Tiga Tanuraksan, Simpang Tiga Kalijirek, Simpang Lima Kebulusan, Simpang Empat Kewayuhan, Simpang Empat […]

  • Bolo Seno Gelar Santunan dan Buka Puasa, HM Tursino: Kami Mitra dan Pengawal Kebijakan Pemerintah

    Bolo Seno Gelar Santunan dan Buka Puasa, HM Tursino: Kami Mitra dan Pengawal Kebijakan Pemerintah

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.256
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di Hotel Mexolie, Minggu 16 Maret 2025. Ratusan anggota Bolo Seno Kebumen, bersama anak-anak yatim, berkumpul dalam acara santunan dan buka puasa bersama yang diselenggarakan sebagai wujud nyata kepedulian di bulan Ramadan. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, Ketua Bolo Seno Kebumen HM Tursino, […]

  • Tergiur Iming-iming 2 Kg Emas, Warga Karanganyar Tertipu Rp 18,79 Juta. Begini Ceritanya

    Tergiur Iming-iming 2 Kg Emas, Warga Karanganyar Tertipu Rp 18,79 Juta. Begini Ceritanya

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.339
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com)  –  Lantaran tergiur dengan iming-iming emas batangan seberat 2 kg, seorang warga Kelurahan/Kecamatan Karanganyar, Kebumen bernama Suwartono (63) tertipu  sebesar Rp 18.79 juta. Bagaimana tidak, emas batangan hasil penarikan tersebut ternyata bukan emas asli melainkan kuningan. Atas kejadian itu Seorang warga Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kebumen bernama Wijaya Ginanjar (58) yang dikenal sebagai […]

  • Sadis!!! Pengakuan Ibu Tiri Pukuli Bocah 5 Tahun Hingga Gegar Otak

    Sadis!!! Pengakuan Ibu Tiri Pukuli Bocah 5 Tahun Hingga Gegar Otak

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 12.589
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masih ingat kasus dugaan penganiayaan terhadap bocah perempuan lima tahun yang dilakukan oleh ibu tirinya? Ternyata penganiyaan yang dilakukan ibu sambung ini benar-benar sadis hingga korban mengalami gegar otak dan harus dirawat di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Polisi menahan sang ibu tiri bernama Septi Rahmayanti (29) warga Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, Kebumen […]

  • Secangkir Kopi, Semangkuk Mi, dan Panggilan Tak Terduga dari Masa Lalu

    Secangkir Kopi, Semangkuk Mi, dan Panggilan Tak Terduga dari Masa Lalu

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Angkringan sederhana ini selalu punya cara untuk menarik kembali ke masa lalu. Sambil menyeruput kopi hitam yang pahitnya pas dan menikmati hangatnya mi instan berkuah pedas, pikiranku melayang. Momen itu, yang kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari diriku, kembali hadir. Titik Balik di Maret 2019 Jogja, Maret 2019. Suara dering ponsel memecah konsentrasiku saat […]

  • Murid Sekolah Rakyat Kebumen dan Keluarganya Dapat Bantuan Kemensos Rp299 Juta

    Murid Sekolah Rakyat Kebumen dan Keluarganya Dapat Bantuan Kemensos Rp299 Juta

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 459
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sentra Satria Baturaden menyalurkan total Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp 299.111.700 kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kabupaten Kebumen. Penyaluran bantuan ini dilakukan dalam rangkaian acara “Temu Penguatan Anak dan Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 44 Kebumen” di […]

expand_less