Dibuka 9 Januari 2024, Pelunasan Biaya Haji Bisa Dicicil

Biaya Haji
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok. Kemenag)

JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pemerintah dan Komisi VIII telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1445 H/2024 M dengan rerata sebesar Rp 93,4 juta. Sedangkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar oleh jemaah rerata Rp 56,04 juta.

“Pelunasan Bipih atau biaya yang dibayar jemaah haji reguler dibuka mulai 9 Januari 2024,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Kamis 21 Desember 2023.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Permudah Jalan ke Tanah Suci, Arisan Umroh Jadi Solusi

Menag menjelaskan, pelunasan biaya haji tahun ini bisa dilakukan dengan cara mencicil. Kebijakan itu diambil agar memudahkan jemaah haji. Untuk itu, meski pelunasan belum dibuka, jemaah sudah bisa mengangsurnya dari sekarang dengan cara menabung pada rekening masing-masing.

“Sehingga, saat dibuka pelunasan, biayanya sudah terkumpul,” ujar Gus Men, sapaan akrab Menag Yaqut.

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), jelas Gus Men, saat ini masih memproses terbitnya Peraturan Presiden tentang BPIH. Di dalamnya akan diatur Bipih yang dibayar oleh jemaah berdasarkan embarkasi keberangkatan.

Pelunasan Bipih Dibagi Dua Tahap

Ada 14 embarkasi, yaitu Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Jakarta-Pondok Gede, Jakarta-Bekasi, Kertajati, Solo, Surabaya, Lombok, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar.

Pos terkait