Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Opini » Artikel » Alun-alun Milik Siapa?

Alun-alun Milik Siapa?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 7 Des 2023
  • visibility 30.413
  • comment 0 komentar

Oleh Sigit Tri Prabowo

Beberapa hari lalu saya berkeliling Yogyakarta ditemani oleh Alex Pracaya, desainer grafis senior yang banyak mengangkat budaya lokal. Peta Yogyakarta yang banyak dipakai saat ini merupakan karyanya. Sebuah peta ilustratif yang dipersembahkan cuma-cuma bagi tanah kelahirannya.

Tujuan kami adalah Angkringan Pak Hardjo, tak jauh dari plengkung Jalan Ibu Ruswo. Ketika melewati Alun-alun Utara keraton, tatapan saya langsung tertuju pada pagar besi yang mengelilingi alun-alun. Aneh rasanya. Dalam ingatan saya, alun-alun keraton identik dengan keriuhan sekaten, grebeg dan segala kebisingan lautan manusia. Tiba-tiba sekarang menjadi tanah lapang luas yang indah, terawat namun sepi.

Baca Juga: Sejarah Beringin Tunggal Alun-alun Kebumen

Ketika saya tanyakan kepada Pak Alex, apa pendapatnya, jawabnya, “Jika saya jadi pemilik rumah dan halaman rumah saya untuk jag-jagan (bertingkah polah seenaknya), tentu saya tidak akan rela”.

Berlanjut dia berkisah bagaimana tata kelola alun-alun kraton masa lalu begitu semrawut. Deretan warung, parkir bus dadakan belum lagi stan pasar malam yang mengecor tiang pancang di alun-alun. Pastilah siapa pun akan merasa sayang jika wajah depan kraton tampak kumuh dan berantakan.

***

Sambil menyeruput wedang tape di sudut angkringan, saya teringat pada Kebumen, pada alun-alunnya yang hari-hari ini riuh rendah dibahas publik. Warung kopi, sudut kantor hingga beranda media sosial penuh dengan silang pendapat. Topiknya adalah langkah pemerintah kabupaten yang melakukan pembenahan besar-besaran terhadap Alun-alun Kebumen atau sekarang banyak disebut sebagai Alun-alun Pancasila.

Bagi mereka yang tak setuju, pembenahan itu dianggap penghamburan anggaran karena sebenarnya belum diperlukan. Ada pula yang merasa bahwa perubahan ini menghilangkan berbagai jejak masa lalu kota. Bahkan ada yang sudah mengkritisi kualitas bangunan dan sistem aliran air, sekalipun pekerjaan belum selesai. Belum lagi sorotan bahwa pembangunan hanya terpusat di kota sehingga ditengarai terjadi pengabaian terhadap kondisi pedesaan.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAFI Bengkulu Tengah

    PAFI Bengkulu Tengah: Mengenal Lebih Dekat Layanan Farmasi di Rumah Sakit

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PERNAHKAH Anda bertanya-tanya, apa sebenarnya yang dilakukan oleh apoteker di rumah sakit selain memberikan obat? Ternyata, peran apoteker jauh lebih kompleks dan penting dari yang kita bayangkan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Bengkulu Tengah pafibengkulutengahkab.org  terus berupaya meningkatkan kualitas layanan farmasi di rumah sakit agar pasien mendapatkan pelayanan yang optimal. Apa Itu Layanan Farmasi di […]

  • Universitas Putra Bangsa

    Lagi, Tiga Dosen Raih Doktor; STIE Siap Jadi Universitas Putra Bangsa

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.105
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Putra Bangsa Kebumen pantas bersyukur dan kembali berbangga atas kelulusan tiga orang dosennya yang menempuh studi strata tiga (S3) dalam tiga hari terakhir. Ketiga dosen tersebut adalah Dr Irfan Helmy MM, Dr Siti Nur Azizah MM dan Dr Sulis Riptiono MM. Ketiganya meraih gelar doktor pada Progam […]

  • Omzet Perajin Peci “3 Putra” Kebumen Melonjak 70% di Bulan Ramadan

    Omzet Perajin Peci “3 Putra” Kebumen Melonjak 70% di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 792
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Bulan Ramadan membawa berkah tersendiri bagi para perajin peci di Kabupaten Kebumen. Salah satunya adalah Muhammad Bahrudin, pemilik merek peci “3 Putra”, warga Dukuh Banjaran, Desa Bojongsari, Kecamatan Alian. Bahrudin mengalami lonjakan pesanan hingga 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pesanan datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sulawesi hingga Papua. Pada […]

  • Bawa Gergaji, Pemuda Ini Serang Satpam Bank Danamon, Begini Kronologinya?

    Bawa Gergaji, Pemuda Ini Serang Satpam Bank Danamon, Begini Kronologinya?

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 26.010
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdat.com) – Seorang pemuda yang membawa gergaji tiba-tiba ngamuk menyerang satpam Bank Danamon Kebumen, Rabu 29 Januari 2020.  Sempat melukai satpam, pemuda yang diketahui bernama Sabar (18) warga Desa Banyurata, Kecamatan Adimulyo berhasil diamankan dan dibawa ke kantor polisi. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 07.45 wib, saat petugas Satpam Muji Wahono (41) warga Desa […]

  • Vertigo

    Vertigo, Penyebab Pusing Berputar dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 288
    • 0Komentar

    MENGALAMI vertigo? Merasakan sensasi pusing dan lingkungan berputar? Cari tahu penyebab vertigo, gejala, dan cara mengatasinya. Konsultasikan dengan dokter THT untuk penanganan yang tepat. Apa Itu Vertigo? Vertigo adalah kondisi medis yang menyebabkan seseorang merasakan sensasi pusing atau seolah-olah lingkungan sekitar berputar. Sensasi ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan sering kali disertai gejala lain […]

  • Hiu Tutul Terdampar

    Hiu Tutul Terdampar di Pantai Lumut

    • calendar_month Ming, 12 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.793
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Hiu tutul (Rhincodon typus) kembali terdampar di Pantai Selatan Kebumen, Minggu 12 November 2023. Kali ini spesies ikan terbesar itu terdampar di Pantai Lumut Desa Sidoharjo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Pertama kali hius paus tersebut ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Hiu paus sepanjang 5,6 meter tidak bisa diselamatkan. Bangkai hewan laut yang […]

expand_less