Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Alun-alun Milik Siapa?

Alun-alun Milik Siapa?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 7 Des 2023
  • visibility 30.805
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh Sigit Tri Prabowo

Beberapa hari lalu saya berkeliling Yogyakarta ditemani oleh Alex Pracaya, desainer grafis senior yang banyak mengangkat budaya lokal. Peta Yogyakarta yang banyak dipakai saat ini merupakan karyanya. Sebuah peta ilustratif yang dipersembahkan cuma-cuma bagi tanah kelahirannya.

Tujuan kami adalah Angkringan Pak Hardjo, tak jauh dari plengkung Jalan Ibu Ruswo. Ketika melewati Alun-alun Utara keraton, tatapan saya langsung tertuju pada pagar besi yang mengelilingi alun-alun. Aneh rasanya. Dalam ingatan saya, alun-alun keraton identik dengan keriuhan sekaten, grebeg dan segala kebisingan lautan manusia. Tiba-tiba sekarang menjadi tanah lapang luas yang indah, terawat namun sepi.

Baca Juga: Sejarah Beringin Tunggal Alun-alun Kebumen

Ketika saya tanyakan kepada Pak Alex, apa pendapatnya, jawabnya, “Jika saya jadi pemilik rumah dan halaman rumah saya untuk jag-jagan (bertingkah polah seenaknya), tentu saya tidak akan rela”.

Berlanjut dia berkisah bagaimana tata kelola alun-alun kraton masa lalu begitu semrawut. Deretan warung, parkir bus dadakan belum lagi stan pasar malam yang mengecor tiang pancang di alun-alun. Pastilah siapa pun akan merasa sayang jika wajah depan kraton tampak kumuh dan berantakan.

***

Sambil menyeruput wedang tape di sudut angkringan, saya teringat pada Kebumen, pada alun-alunnya yang hari-hari ini riuh rendah dibahas publik. Warung kopi, sudut kantor hingga beranda media sosial penuh dengan silang pendapat. Topiknya adalah langkah pemerintah kabupaten yang melakukan pembenahan besar-besaran terhadap Alun-alun Kebumen atau sekarang banyak disebut sebagai Alun-alun Pancasila.

Bagi mereka yang tak setuju, pembenahan itu dianggap penghamburan anggaran karena sebenarnya belum diperlukan. Ada pula yang merasa bahwa perubahan ini menghilangkan berbagai jejak masa lalu kota. Bahkan ada yang sudah mengkritisi kualitas bangunan dan sistem aliran air, sekalipun pekerjaan belum selesai. Belum lagi sorotan bahwa pembangunan hanya terpusat di kota sehingga ditengarai terjadi pengabaian terhadap kondisi pedesaan.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedulur Kebumen

    Rumah Direhab “Sedulur Kebumen”, Om Yudianto Kini Bisa Tidur Nyenyak

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.487
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Yudianto (74) tak kuasa berkata-kata saat diminta menceritakan bagaimana kondisi rumahnya sekarang ini. Dengan tertutup masker, dia masih terlihat sesenggukan terharu hingga terbata-bata saat menyampaikan kalimat. Ya, rumah Om Yudianto yang berada di kawasan padat penduduk Kampung Keposan, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kebumen yang sebelumnya ambruk telah selesai direhab oleh komunitas Sedulur Kebumen. Rumah Rusak, […]

  • Ahmad Luthfi

    Luthfi Dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inspiratif

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Inspiratif untuk Inovasi Pembangunan Berkelanjutan dalam ajang Solopos Best Brand Innovation (SBBI) Award 2025 di Hotel Alila, Surakarta, Jumat malam 18 Juli 2025. Ahmad Luthfi dinilai berhasil mendorong para kepala daerah di Jawa Tengah untuk terus menciptakan terobosan yang kreatif dan kolaboratif. […]

  • Wabup Arif Sugianto Pimpin Satgas Penanganan Covid-19

    Wabup Arif Sugianto Pimpin Satgas Penanganan Covid-19

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.091
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen telah membentuk tim satuan petugas (Satgas) guna memaksimalkan penanggulangan virus Corona. Tim Satgas dipimpin oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH dan melibatkan lintas sektor baik dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, Dinkes, BPBD, serta beberapa instansi terkait dalam menangkal penyebaran Covid-19. “Satgas telah dibentuk, melibatkan unsur medis dan non […]

  • Kampung Siaga Bencana

    Kemensos Bentuk Kampung Siaga Bencana di Bonorowo dan

    • calendar_month Ming, 23 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.366
    • 0Komentar

    BONOROWO (KebumenUpdate.com) – Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Pemkab Kebumen membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Kebumen. Pembentukan KSB Kabupaten Kebumen tahun 2023 dilaksanakan di dua lokasi yaitu di Kecamatan Bonorowo dan Petanahan. Pembentukan KSB ditandai dengan apel kesiapsiagaan bencana dan uji simulasi penanggulangan bencana berbasis masyarakat melalui di Lapangan Kecamatan Bonorowo, Sabtu 22 […]

  • Jadwal Imsakiyah Ramadan

    Kemenag Kebumen Gelar Rapat Penentuan Jadwal Imsakiyah Ramadan 1444 H

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.077
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menyambut bulan suci Ramadan 1444 H, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen mengelar rapat penentuan jadwal imsakiyah tahun 2023 /1444 H. Rapat berlangsung di ruang rapat lantai 2, pembahasan dihadiri perwakilan dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kebumen, Badan Hisab Rukyah (BHR) Kebumen, PC Nahdlatul Ulama, PD Muhammadiyah. Dari kalangan […]

  • Tanah Longsor Majenang

    Longsor di Majenang, 2 Meninggal dan 21 Masih dalam Pencarian

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 530
    • 0Komentar

    CILACAP (KebumenUpdate.com) – Hujan deras yang turun sejak Kamis 13 Nopember 2025 pukul 19.00 WIB memicu tanah longsor yang menimbun beberapa rumah warga di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Data sementara mencatat 46 warga terdampak. Dari jumlah tersebut, dua orang meninggal, 23 orang selamat, dan 21 warga masih dalam pencarian. Kepala Seksi Operasi dan […]

expand_less