Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tata Kelola Desa Kebumen Diperkuat: Transparansi APBDes dan BUMDes Jadi Sorotan Utama

Tata Kelola Desa Kebumen Diperkuat: Transparansi APBDes dan BUMDes Jadi Sorotan Utama

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
  • visibility 1.362
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah derasnya sorotan publik terhadap keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), tuntutan akan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang transparan, serta urgensi percepatan pembangunan infrastruktur desa yang merata, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) dan perwakilan perangkat desa se-Kabupaten Kebumen berkumpul dalam sebuah forum penting.

Mereka hadir di Hotel Mexolie, Rabu 18 Juni 2025, untuk mengikuti Workshop Implementasi Tata Kelola Pemerintahan Desa.

Workshop implementasi tata kelola pemerintahan desa. (Foto: Hari)

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lilis Nuryani, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Cokro Aminoto, Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kebumen, serta para narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah, Disperindag KUKM, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Mengatasi Kompleksitas Tata Kelola Desa dan Pengelolaan Dana yang Kian Besar

Kepala Dinas PMD, Cokro Aminoto, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas aparatur desa.

“Hari ini adalah satu dari tiga hari rangkaian kegiatan yang telah dan akan kami jalankan. Sebelumnya, kami telah mengumpulkan pendamping desa dan lokal desa untuk membahas tata kelola pemerintahan di desa, karena persoalan di desa kian hari kian kompleks,” ujar Cokro.

Ia menambahkan bahwa dana yang dikelola desa juga makin banyak, begitu pula dengan kebijakan-kebijakan yang terus bertambah.

“Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan diri sejak dini. Kemarin, kami sudah mengundang pendamping desa, pendamping lokal desa, serta tenaga ahli yang ada di tingkat kabupaten dan kecamatan,” lanjutnya.

Fokus pada Isu Terkini: Indeks Desa Membangun, Dana Desa, hingga Ketahanan Pangan

Cokro Aminoto merinci beberapa isu terkini yang menjadi fokus pembahasan dalam workshop ini.

“Kami akan membahas isu-isu terkini. Jika dulu kita mengenal Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai dasar perencanaan, sekarang telah berkembang menjadi Indeks Desa. Ini akan kita bedah secara mendalam,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti aspek administrasi pemerintahan desa, khususnya terkait pengelolaan Dana Desa (DD).

“Salah satu yang khas dan berbeda dari Dana Desa tahun ini dibanding tahun lalu adalah fokus pada ketahanan pangan. Ketahanan pangan tidak lagi berupa belanja langsung oleh pemerintah desa, melainkan harus dalam bentuk dana penyertaan modal kepada BUMDes,” jelasnya.

Cokro menegaskan bahwa nantinya minimal 20 persen dari Dana Desa akan diserahkan ke BUMDes, dan BUMDes yang akan mengimplementasikan program ketahanan pangan tersebut.

Selain itu, workshop ini juga membahas implementasi Sistem Informasi Administrasi Pemerintahan Desa (SIAPD) yang akan digerakkan bersama PPDI, serta topik terkait Koperasi Merah Putih, yang menandakan perhatian terhadap aspek ekonomi kerakyatan di desa.

Bupati Lilis Nuryani: Komitmen Memajukan Desa sebagai Ujung Tombak Pembangunan

Bupati Lilis Nuryani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta.

“Kehadiran Bapak/Ibu sekalian bukan hanya sekadar memenuhi undangan, tetapi juga wujud komitmen nyata untuk memajukan desa-desa di Kebumen,” tutur Bupati Lilis.

Ia menegaskan pentingnya peran desa sebagai ujung tombak pembangunan.

“Kita semua sepakat bahwa desa adalah ujung tombak pembangunan. Maju mundurnya sebuah desa menjadi cermin keberhasilan tata kelola pemerintah daerah secara keseluruhan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kebumen, lanjut Bupati, berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan desa agar berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel.

“Melalui workshop ini, kami berharap Bapak/Ibu tidak hanya paham secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan tata kelola yang efektif di lapangan,” harapnya.

Bupati Lilis juga menyoroti peran strategis Sekcam dan perangkat desa.

“Sekcam memiliki peran yang sangat penting, sementara perangkat desa adalah pelaksana terdekat dengan masyarakat. Kolaborasi yang solid antara kita semua menjadi kunci untuk menciptakan pelayanan publik yang prima,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pemerintahan yang baik tidak hanya sekadar kepatuhan administrasi, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat.

“Kita harus hadir menjadi pelayan dan solusi bagi masyarakat,” pungkas Bupati Lilis.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Lilis Nuryani mengajak seluruh peserta untuk memperhatikan pembangunan berkelanjutan, menjaga kearifan lokal, serta terus berinovasi demi kesejahteraan warga.

“Berdayakan masyarakat. Kekuatan desa ada pada manusianya yang berdaya,” tutupnya dengan penuh semangat.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedulur Kebumen

    Rumah Ambruk Selesai Dibangun, Darmin: Terima Kasih Pak Bupati dan Sedulur Kebumen

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.056
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Darmin (64) tampak sumringah saat Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama anggota Komunitas Sedulur Kebumen tiba di rumahnya, Minggu 15 Agustus 2021 sore. Bagaimana tidak, saat Bupati datang sekitar sebulan lalu rumah Darmin masih dalam kondisi ambruk karena telah lapuk. Warga Desa Penimbun, Kecamatan Karanggayam, Kebumen itu hampir tidak percaya jika […]

  • Gema Selawat dan Pengajian jadi Momentum Perkuat Kerukunan Beragama di Petanahan 

    Gema Selawat dan Pengajian jadi Momentum Perkuat Kerukunan Beragama di Petanahan 

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Semangat menjaga kerukunan beragama di Kecamatan Petanahan kembali digemakan melalui acara Petanahan Bersholawat. Kegiatan yang digelar dalam rangka pembinaan kerukunan beragama ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Kecamatan Petanahan, Jumat malam 21 November 2025. Acara yang dimeriahkan oleh lantunan selawat dari Hadroh Bolosewu ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, didampingi […]

  • Truk Bermuatan Rongsok Terjun ke Sungai Luk Ulo, Bagaimana Nasip Sopirnya?

    Truk Bermuatan Rongsok Terjun ke Sungai Luk Ulo, Bagaimana Nasip Sopirnya?

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 33.145
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Sebuah truk Mitsubishi Nopol AA-1584-WD bermuatan rongsok kardus terjun ke Sungai Luk Ulo masuk Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam, Kebumen, Selasa 25 Februari 2020. Seorang pengemudi dan dua kernet truk mengalami luka-luka dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 14.30 wib tersebut. Supir truk bernama Seman (50) warga Desa Grujugan, Kecamatan Petanahan, Kebumen dievakuasi […]

  • Pelayanan SKCK di Polres Kebumen Tetap Buka

    Pelayanan SKCK di Polres Kebumen Tetap Buka

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.306
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah upaya agar penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) tidak sampai ke Kebumen, Polres Kebumen tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan SKCK Polres Kebumen masih terbuka untuk masyarakat. “Kepada masyarkat jangan ragu datang ke Polres, semua pelayanan termasuk pelayanan SKCK berjalan seperti biasa,” kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Selasa, 17 […]

  • Hutan Mangrove

    Ganjar Pranowo Dorong Pengembangan Ekowisata di Hutan Mengrove Kebumen

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.122
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong pengembangan ekowisata mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Hutan Mangrove Muara Kali Ijo di Desa/Kecamatan Ayah, Kebumen. Selain memiliki nilai sejarah, Hutan Mangrove Muara Kali Ijo juga berpotensi sebagai ekowisata dan sumber bahan gula nipah. Ganjar menyampaikan hal itu usai menanam bibit bakau bersama pelajar, warga, […]

  • Gereja St Mikael

    Semangat Perubahan di Gedung Gereja St. Mikael Gombong

    • calendar_month Jum, 24 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 14.139
    • 0Komentar

    Oleh: Sigit Tri Prabowo SEJAK tahun 2016, Kawasan Perkotaan Gombong ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen sebagai kawasan prioritas program P3KP (Pelestarian dan Penataan Kota Pusaka). Sekalipun karena faktor kebijakan anggaran dari pemerintah pusat akhirnya program ini terhenti, namun momen itu menjadi salah satu titik bangkitnya perhatian publik terhadap aset-aset pusaka/heritage di kawasan Gombong. Jika semula […]

expand_less