Jadi Universitas, 73 Lulusan Terakhir STIE Putra Bangsa Diwisuda
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 30 Mar 2021
- visibility 1.727
- comment 0 komentar

Ketua STIE Putra Bangsa Dr Gunarso Wiwoho SE MM memasuki ruang sidang senat terbuka. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Putra Bangsa melaksanakan Wisuda XVII Program Sarjana dan Diploma, Selasa 30 Maret 2021. Sidang Senat Terbuka digelar di Aula kampus setempat Jalan Ronggowarsito 18 Pejagoan.
Wisuda terakhir sebelum STIE berganti status menjadi Universitas Putra Bangsa itu diikuti oleh 73 orang lulusan. Jumlah itu terdiri atas 61 wisudawan berasal dari Program Studi (Prodi) S1 Manajemen dan Prodi Diploma 3 Akuntansi sebanyak 12 orang.
38 Wisudawan Lulus Berpredikat Cum-Laude

Lulusan terbaik foto bersama usai menerima penghargaan. (Foto: Istimewa)
Ketua STIE Putra Bangsa Dr Gunarso Wiwoho SE MM menyampaikan bahwa pada wisuda kali ini lulusan yang berhasil memperoleh predikat kelulusan cum-laude 38 Lulusan. Prodi S1 Manajemen berjumlah 29 orang dan Prodi D3 Akuntansi berjumlah sembilan orang.
Wisudawan dengan usia termuda pada masing-masing prodi dengan yang lulus dengan predikat cum- laude atas nama Nizar Koniyatul Khotimah. Lulusan Program D3 Akuntansi dengan IPK 3,68 lahir di Kebumen tanggal 28 Mei 2021. Saat ini tepat berusia 19 tahun 10 bulan 2 hari.
Kemudian Novian Haris Zulkarnain dari Program S1 Manajemen dengan IPK 3,56 lahir di Kebumen tanggal 05 November 1999. Saat ini tepat berusia 21 tahun empat bulan 25 hari.
“Bagi ke-39 wisudawan yang meraih predikat kelulusan cum-laude, Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jerih payah dan prestasi akademik yang telah dicapai,” katanya.
10 Dosen dengan Kualifikasi Doktor

Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa menyampaikan sambutan. (Foto: Istimewa)
Gunarso menambahkan bahwa berbagai upaya perbaikan dan peningkatan mutu terus dilakukan STIE Putra Bangsa melalui berbagai kegiatan program pelatihan dan pengembangan serta studi lanjut dosen dan karyawan. Saat ini STIE Putra Bangsa telah memiliki dosen dengan kualifikasi doktor atau S3 dengan jumlah 10 orang.
“InsyaAllah dalam waktu dekat akan kembali memfasilitasi dosen untuk menempuh pendidikan jenjang doktoral atau S3,” katanya.
Saat ini STIE Putra Bangsa telah selesai berproses dalam rangka berubah bentuk dari sekolah tinggi menjadi universitas yakni Universitas Putra Bangsa. Setelah melalui berbagai pertimbangan dan proses riset yang mendalam, maka diputuskan beberapa pilihan program studi.
Yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, terdapat Prodi D3 Akuntansi proses D4, Prodi Sarjana Manajemen, Prodi Sarjana Bisnis Digital. Fakultas Sains dan Teknologi, terdapat Prodi Sarjana Informatika atau Ilmu Komputer, Prodi Sarjana Sains Data dan Prodi Sarjana Agrobisnis.
“Alhamdulillah dari hasil Visit Evaluasi STIE Putra Bangsa dinyatakan memenuhi semua aspek yang disyaratkan untuk menjadi Universitas Putra Bangsa,” tandasnya.
Biaya Kuliah Masih Terjangkau

Para lulusan terakhir STIE Putra Bangsa. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen Dr H Slamet Ahmadi menambahkan dengan berubah bentuk menjadi universitas pada tahun ini, dia memastikan tidak serta merta kemudian kuliah di Universitas Putra Bangsa menjadi mahal. Masyarakat diminta untuk tidak khawatir.
“Saya tegaskan menjadi universitas bukan berarti menjadi mahal. Biaya masih sangat terjangkau. Untuk tahun ini saja kita tidak melakukan perubahan apa-apa. Jadi biaya untuk SI Manajemen dan D3 itu masih sama,” ujar Slamet Ahmadi.
Bahkan untuk program studi baru, nantinya masih ada subsidi atau pengurangan biaya. Baik itu uang gedung, biaya semester akan dikurangi. Apalagi jika ada siswa-siswa SMA/SMK berprestasi, maka pihak yayasan akan memberikan keringanan.
“Jadi banyak sekali program-program yang sifatnya meringankan biaya kuliah bagi mahasiswa. Bahkan ada yang sampai kita gratiskan sama sekali tidak bayar. Jumlahnya kurang lebih 100 orang,” jelasnya. (smn)









Saat ini belum ada komentar