Bupati Kebumen Resmikan Go Jazz Mini Soccer di Pejagoan, Apa Saja Fasilitasnya?
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 14 Sep 2025
- visibility 2.498
- comment 0 komentar

Bupati Lilis Nuryani foto bersama dengan pemenang turnamen Tradha Cup 2025. (Foto: Hari)
PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Menunjukkan jiwa kemandirian, Syahzada Izaz, putra bungsu Bupati Kebumen Lilis Nuryani, memilih jalur wirausaha dengan meresmikan Go Jazz Mini Soccer di Pejagoan.
Langkah ini tidak hanya menyediakan fasilitas olahraga baru, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menjadi bukti semangat kewirausahaan yang patut diapresiasi.
Adapun grand opening Go Jazz Mini Soccer dilakukan oleh Bupati Lilis Nuryani pada Minggu sore, 14 September 2025, bertepatan dengan babak final Turnamen Tradha Cup 2025.
Acara peresmian ini juga dihadiri Wakil Bupati Zaini Miftah, founder Tradha Group Muhammad Yahya Fuad, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, Ketua KONI, Ketua PDM Kebumen, pimpinan OPD, pegiat olahraga, kerabat, serta pihak sponsor.
Syahzada Izaz selaku pemilik dan pengelola Go Jazz Mini Soccer Pejagoan berharap lapangan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap dapat mencetak atlet-atlet potensial Kebumen di bidang mini soccer,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak masa soft opening. Penggunaan lapangan sangat tinggi, terutama pada hari Rabu hingga Jumat, dengan jam bermain dari pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
Fasilitas dan Potensi Mini Soccer
Go Jazz Mini Soccer dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti kamar mandi dengan shower, ruang ganti, dan mushola. Lapangan ini juga menjalin kerja sama dengan Teman Hati Resto untuk layanan makanan.
Di lantai atas, nantinya tersedia tribun penonton dan toko yang menjual official merchandise klub Persak Kebumen.
Meskipun demikian, Ketua KONI Kebumen, Zubair Syamsu, menjelaskan bahwa saat ini mini soccer belum menjadi cabang olahraga (cabor) resmi di bawah naungan KONI dan masih dikategorikan sebagai olahraga rekreasi.

Grand opening Go Jazz Mini Soccer Pejagoan ditandai dengan pemotongan tumpeng. (Foto: Hari)
Ia berharap, dengan tingginya minat dari kalangan muda, mini soccer dapat segera menjadi cabor resmi jika ada regulasi yang jelas.
Tidak ketinggalan Wakil Bupati Zaeni Miftah memberikan apresiasi tinggi kepada Izaz.
“Ini sebuah terobosan luar biasa. Terlepas dari statusnya sebagai putra Bupati, keberaniannya patut diacungi jempol,” kata Wabup Zaeni.
Sementara itu, Muhammad Yahya Fuad, ayah Izaz, menuturkan rasa bangganya terhadap langkah bisnis yang diambil putranya.
“Bisnis ini tidak ada kaitannya dengan pemerintahan, jadi yang memesan adalah masyarakat, bukan Pemda. Tidak perlu lelang. Sebagai orang tua, saya sangat bangga,” kata Yahya Fuad disambut tepuk tangan tamu undangan.
“Setiap hari rata-rata 8 jam yang main. Kalau mau lebih dari 24 jam harus lapor RT,” canda Yahya Fuad disambut tawa hadirin.
Pesan Bupati Lilis Nuryani
Adapun Bupati Lilis Nuryani berpesan kepada putra bungsunya tersebut untuk selalu menjaga dan merawat usahanya dengan baik, serta melayani pelanggan dengan ramah.
“Belajar bertanggung jawab dan layani pelanggan dengan ramah. Semoga amanah,” pesannya.
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati yang diserahkan kepada Izaz, serta pemotongan pita. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piala kepada para pemenang turnamen.
Pemenang juara 1 berhak mendapatkan trofi dan uang pembinaan senilai Rp5 juta. Juara 2 meraih trofi dan uang Rp2,5 juta, sedangkan juara 3 dan 4 masing-masing mendapatkan trofi dan uang Rp1 juta. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar