Breaking News
light_mode
Beranda » Image » Pengunduhan Sarang Burung Lawet Potensial Jadi Daya Tarik Wisata

Pengunduhan Sarang Burung Lawet Potensial Jadi Daya Tarik Wisata

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 15 Feb 2020
  • visibility 7.211
  • comment 0 komentar

PADA era 90-an, produksi sarang burung lawet di Kabupate Kebumen menjadi primadona. Kebumen dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sarang lawet alami terbesar di Indonesia. Keberadaan sarang lawet di Gua Karangbolong pantai selatan menjadi bukti.

Bahkan sempat, hampir 10 persen pendapatan asli daerah (PAD) disumbang dari sarang lawet. Sehingga sampai hari ini, burung lawet menjadi ikon Kebumen. Selain burung lawet masuk dalam logo daerah, prosesi pengunduhan sarangnya juga diabadikan pada monumen khusus berupa Tugu Lawet sebagai landmark  kota Kebumen.

Populasi Burung Lawet Semakin Menurun di Habitat Asli

Memasang batang bambu untuk mengunduh sarang. (Foto: Rizal Alfian-KebumenUpdate)

Secara komersial produksi panen sarang burung lawet di habitat aslinya semakin menurun seiring dengan berkurangnya populasi burung. Dari sekian goa yang dahulu menjadi tempat lawet bersarang, saat ini hanya tinggal di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah  yang masih dikelola pemerintah desa.

Produksi sarang burung lawet berkurang drastis dari tahun ke tahun. Panen terakhir hanya diperoleh  8 kilogram sarang burung lawet. Berkurangnya populasi burung lawet, disebabkan oleh banyak faktor. Selain masalah alam, yakni hutan yang gundul sehingga berdampak pada berkurangnya pakan satwa, faktor eksploitasi yang berlebihan tanpa memperhatikan kelestarian populasi burung lawet menjadi pemicu utamanya.

Pemkab Kebumen Turut Andil dalam Berkurangnya Populasi Lawet

Sarang burung lawet hasil panen. (Foto: Rizal Alfian-KebumenUpdate)

Pola memanen yang salah tanpa memperhatikan regenerasi memberi dampak buruk bagi kelestarian burung lawet. Misalnya memanen sarang burung lawet padahal saat itu masih ada anakan burung yang belum bisa terbang. Akibatnya banyak anakan burung yang mati.

Pemkab Kebumen juga menjadi turut andil dalam hal berkurangnya populasi lawet di habitat aslinya.  Saat masih dikelola Pemkab Kebumen, pengelola mendapatkan beban target menyetor untuk pendapatan daerah. Bahkan saat ini, saat pengelolaan sudah diserahkan ke pemerintah desa, masih ada kewajiban menyetorkan pendapatan Rp 10 juta/tahun.

Pengelola Telah Lakukan Perubahan Model Pemetikan

Bersiap menaiki tangga untuk mengunduh sarang. (Foto: Rizal Alfian-KebumenUpdate)

Meskipun bisa dibilang agak terlambat, namun mulai tumbuhnya kesadaran untuk meningkatkan kembali populasi burung lawet perlu diapresiasi. Seperti disampaikan oleh Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sengkuyung Makmur Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen Sutiran, pengelola telah melakukan perubahan model pemetikan. Yakni mengurangi jadwal panen yang semula tiga bulan sekali menjadi enam bulan sekali panen. Harapannya, dengan cara itu kata dia, akan menambah populasi burung lawet.

Pengunduhan Sarang Burung Lawet Jadi Daya Tarik Wisata

Persiapan pengunduhan sarang burung lawet. (Foto: Rizal Alfian-KebumenUpdate)

Pihak mengelola juga mulai mengubah mindset, tidak sekadar mengandalkan penjualan hasil panen sarang burung lawet. Akan tetapi menjadikan rangkaian prosesi pengunduhan sarang burung lawet menjadi  daya tarik wisata.

Tahun ini pihaknya merencanakan akan menjadikan pengunduhan sarang burung lawet menjadi sebuah festival.  Dengan menjadikan sebagai atraksi wisata yang khas dan unik, harapannya pengunduhan sarang burung lawet akan berdampak ekonomi kepada masyarakat. (Foto: Rizal Alfian, Teks: Ondo S)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ebod Jaya Kebumen

    Ebod Jaya Kebumen Siap Hadapi Persitema di Laga Perdana Liga 3 Jateng

    • calendar_month Sel, 27 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.208
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gelaran Liga 3 Jawa Tengah musim 2022 memasuki pekan kedua. Selain Persak Kebumen, salah satu klub wakil Kabupaten Kebumen yang berlaga di Liga 3 Jateng adalah PS Ebod Jaya Kebumen. Pada fase penyisihan, Ebod Jaya menjadi penghuni Grup H bersama Persitema Temanggung, dan PPSM Kota Magelang. Ebod Jaya dijadwalkan bakal melakoni laga […]

  • Beringin Tunggal

    Sejarah Beringin Tunggal Alun-alun Kebumen

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 21.447
    • 0Komentar

    Oleh: KRT Arif Priyantoro Rekso Budoyo* ALUN-alun berbentuk sebidang tanah persegi dengan rerumputan yang disusun rapi dan dikelilingi jalan raya. Konsep alun-alun adalah konsep yang diprakarsai oleh Kanjeng Sunan Kalijogo. Di kalangan raja-raja Jawa, pohon beringin merupakan simbol keabsahan seorang raja yang dinobatkan dan keraton tempatnya bersemayam. Ketika Ki Juru Martani dari Mataram (daerah Yogyakarta […]

  • Uji Coba Car Free Day: PKL Dilarang Berjualan di Alun-alun, Ada Tempat Khusus untuk Gelar Lapak

    Uji Coba Car Free Day: PKL Dilarang Berjualan di Alun-alun, Ada Tempat Khusus untuk Gelar Lapak

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 10.523
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Car Free Day atau biasa disebut CFD rencananya akan kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen. Uji coba CFD dijadwalkan mulai Minggu 2 Februari 2025 di Alun-alun Pancasila. Selama CFD berlangsung, pedagang kaki lima (PKL) dilarang berjualan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kebumen Ira Puspitasari mengatakan, setelah pemerintah menertibkan PKL alun-alun pada Kamis […]

  • 4 Acara Festival Lukulo 2019 yang Sayang untuk Dilewatkan

    4 Acara Festival Lukulo 2019 yang Sayang untuk Dilewatkan

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.201
    • 0Komentar

    KebumenUpdate.  Sebuah event budaya bertajuk “Festival Lukulo 2019” kembali digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porawisata) Kebumen 20-28 April 2019. Berikut rangkaian kegiatan yang perlu kalian ketahui. Empat kegiatan ini sayang sekali untuk dilewatkan. Gebyar Budaya Lukulo Event  yang dijadikan pembuka festival itu akan digelar di Bukit Pentulu Indah Karangsambung, Sabtu, 20 April 2019. […]

  • Pemuda Desa Bojongsari Tewas Tersambar Kereta Api

    Pemuda Desa Bojongsari Tewas Tersambar Kereta Api

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.793
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA) kembali terjadi di Kabupaten Kebumen.  Seorang pemuda asal warga Dukuh Benjaran RT 02 RW 04 Desa Bojongsari, Kecamatan Alian Kebumen bernama Bagas Rizqi (15) tewas setelah  tersambar  kereta api (KA). Korban meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Peristiwa mengenaskan itu terjadi di perlintasan tanpa palang pintu […]

  • Disambut Hangat Bupati Lilis, Menko PM Cak Imin Dorong Duplikasi Rumah Inklusif Kebumen

    Disambut Hangat Bupati Lilis, Menko PM Cak Imin Dorong Duplikasi Rumah Inklusif Kebumen

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 485
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, melakukan kunjungan kerja ke Kebumen, Jumat 7 November 2025. Kunjungan ini berfokus pada dialog pemberdayaan, diawali dengan acara bertajuk “Dialog Pemberdayaan Afirmatif Berbasis Komunitas” di Rumah Inklusif Kebumen. Kedatangan Menko PM beserta jajarannya disambut hangat oleh Bupati Lilis […]

expand_less