Berita Foto: Demonstrasi di Gedung DPRD Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 31 Agu 2025
- visibility 1.416
- comment 0 komentar

Bollard di Alun-alun digelundungkan hingga depan pintu DPRD Kebumen
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ratusan massa, mayoritas remaja, menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kebumen, Sabtu 30 Agustus 2025. Mereka turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.
Awalnya, aksi berlangsung tertib. Massa berorasi dan mengangkat spanduk bertuliskan “Makzulkan Gibran” dan “Bubarkan DPR.” Namun ketegangan meningkat saat batu dan botol plastik menghantam kaca gedung dewan. Tanaman hias dicabut, lalu dilempar ke halaman. Aparat merespons dengan water cannon dan gas air mata.
Situasi makin panas ketika ban bekas dibakar. Pintu pagar depan roboh. Kaca jendela lantai satu dan dua pecah akibat lemparan massa. Pos keamanan pun rusak. Isinya, seperti kipas angin dan dispenser, ikut dijarah.
Menjelang Magrib, massa sempat mundur. Namun, sekitar pukul 19.00 WIB, kericuhan kembali pecah. Malamnya, pukul 22.00 WIB, kelompok lebih kecil mendekati DPRD. Aparat melakukan pengejaran hingga massa bubar. Polisi dan TNI tetap siaga sampai Minggu pagi.
Karena situasi tak kondusif, Pemkab Kebumen membatalkan acara penutupan Kebumen Fest 2025. Konser Ari Lasso dan Tiara Andini urung digelar. Panitia menjamin pengembalian tiket secara penuh.
“Berdasarkan arahan Kemendagri, closing ceremony kami batalkan. Kami mohon maaf setulus-tulusnya,” ucap Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati Zaini Miftah.
Bersihkan Puing
Pagi harinya, Minggu 31 Agustus 2025 personel TNI, Polri, DLHKP, dan staf DPRD bekerja sama membersihkan sampah, pecahan kaca, serta puing bangunan. Dua truk sampah untuk mengangkut material rusak.
Kabagops Polres Kebumen, AKBP Setiyoko, menyebut 376 personel mengamankan dua titik aksi, yaitu Mapolres dan DPRD. Kodim 0709 menambah satu peleton di Mapolres, sementara 40 prajurit TNI berjaga di DPRD.
“Kami berusaha menjaga situasi tetap kondusif. Polri bukan musuh pendemo. Polisi adalah sahabat masyarakat,” tegasnya.
Sekretaris DPRD Kebumen, Munadi, belum bisa memastikan nilai kerugian. Hampir semua kaca depan pecah, tetapi ruang rapat paripurna tetap aman.
“Alhamdulillah tidak ada staf yang terluka, meski ada kembang api masuk ke dalam,” ujarnya.














Saat ini belum ada komentar