Tim SAR Hentikan Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Laguna, Ini Alasannya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 8 Jan 2020
- visibility 3.216
- comment 0 komentar

Tim SAR saat masih memantau pencarian di pinggir pantai. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
MIRIT (KebumenUpdate.com) – Setelah tujuh hari melaksanakan operasi, pencarian terhadap dua pelajar yang terseret ombak di Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen akhirnya dihentikan.
Korlap Basarnas Cilacap Amin Riyanto mengatakan bahwa penghentian operasi pencarian terhadap korban tenggelam di pantai selatan sesuai dengan SOP Basarnas yang merujuk Undang-undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
Baca Juga: Libur Tahun Baru, Dua Remaja Terseret Ombak di Pantai Laguna Lempupurwo
“Pencarian kedua korban sudah berlangsung selama tujuh hari, namun belum ditemukan. Sesuai SOP, operasi SAR ditutup setelah tujuh hari,” ujar Amin Riyanto seperti dikutip detikcom, Selasa 7 Januari 2020.
Operasi Dihentikan, Dua Korban Tenggelam Dinyatakan Hilang

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat memantau pencarian korban. (Foto: Humas Polres-KebumenUpdate)
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan sudah mengikhlaskan. Dengan demikian operasi pencarian resmi ditutup, Selasa sore dan korban dinyatakan hilang.
Dia menambahkan bahwa awalnya tim SAR gabungan melibatkan sekitar 50 personel. Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan pencarian dan penyisiran sepanjang Pantai Laguna ke arah barat dan timur masing-masing sejauh 5 km.
“Meski operasi pencarian korban telah ditutup ada kemungkinan operasi tersebut akan dilaksanakan kembali jika ada laporan temuan korban,” ujar Amin.
Baca Juga: Lima Hari Pencarian, Dua Pelajar Terseret Ombak Belum Ditemukan; Tim SAR Lakukan Ini
Diberitakan sebelumnya Fadlun Ali Fatah (18), warga Desa Manguranan, Mirit, Kebumen, dan Zam Zam (16) warga Desa Mrinen, Kutowinangun, Kebumen, hilang terseret ombak Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen, Rabu 1 Januari 2020.
Kedua pelajar dari SMA Negeri 1 Mirit dan SMK Maarif 1 Kebumen tersebut bermain air di Pantai Laguna bersama satu temannya yakni Fadil Lutfi (17). Korban berenang ke tengah di area rip current yang berbahaya. Karena besarnya ombak, kedua korban terseret dan hilang. (dtc)







Saat ini belum ada komentar