Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tim SAR Hentikan Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Laguna, Ini Alasannya

Tim SAR Hentikan Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Laguna, Ini Alasannya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 8 Jan 2020
  • visibility 3.273
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

MIRIT (KebumenUpdate.com) –  Setelah tujuh hari melaksanakan operasi, pencarian terhadap  dua pelajar yang terseret ombak di Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen akhirnya dihentikan.

Korlap Basarnas Cilacap Amin Riyanto mengatakan bahwa penghentian operasi pencarian terhadap korban tenggelam di pantai selatan sesuai dengan SOP Basarnas yang merujuk Undang-undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

Baca Juga: Libur Tahun Baru, Dua Remaja Terseret Ombak di Pantai Laguna Lempupurwo

“Pencarian kedua korban sudah berlangsung selama tujuh hari, namun belum ditemukan. Sesuai SOP, operasi SAR ditutup setelah tujuh hari,”  ujar Amin Riyanto seperti dikutip detikcom, Selasa 7 Januari 2020.

Operasi Dihentikan, Dua Korban Tenggelam Dinyatakan Hilang

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat memantau pencarian korban. (Foto: Humas Polres-KebumenUpdate)

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan sudah mengikhlaskan. Dengan demikian operasi pencarian resmi ditutup, Selasa sore dan korban dinyatakan hilang.

Dia menambahkan bahwa awalnya tim SAR gabungan melibatkan sekitar 50 personel. Tim dibagi menjadi dua  Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan pencarian dan penyisiran sepanjang Pantai Laguna ke arah barat dan timur masing-masing sejauh 5 km.

“Meski operasi pencarian korban telah ditutup ada kemungkinan operasi tersebut akan dilaksanakan kembali jika ada laporan temuan korban,” ujar Amin.

Baca Juga: Lima Hari Pencarian, Dua Pelajar Terseret Ombak Belum Ditemukan; Tim SAR Lakukan Ini

Diberitakan sebelumnya Fadlun Ali Fatah (18), warga Desa Manguranan, Mirit, Kebumen, dan Zam Zam (16) warga Desa Mrinen, Kutowinangun, Kebumen, hilang terseret ombak Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen, Rabu 1 Januari 2020.

Kedua pelajar dari SMA Negeri 1 Mirit dan SMK Maarif 1 Kebumen tersebut bermain air di Pantai Laguna bersama satu temannya yakni Fadil Lutfi (17). Korban berenang ke tengah di area rip current yang berbahaya. Karena besarnya ombak, kedua korban terseret dan hilang. (dtc)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Tugu

    Istimewa, Wayangan Merdi Desa Tugu Dihadiri Bupati dan Wabup Kebumen

    • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.402
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Pergelaran wayang kulit semalam suntuk berangsung di Desa Tugu, Kecamatan Buayan, Kebumen, Senin 5 September 2022. Pentas wayang yang berlangsung di halaman balai desa setempat itu menghadirkan dalang Ki Eko Suwaryo dari Desa Jatiroto, Kecamatan Buayan. Yang istimewa Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST […]

  • Dont Give Up

    Rilis “Dont Give Up” Ras Inggi Musisi Reggae Asal Kebumen Awali Debut Internasional

    • calendar_month Jum, 11 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.634
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Musisi reggae asal Kebumen, Jawa Tengah Ras Inggi memulai debutnya di kancah internasional. Untuk pertama kali Ras Inggi berkolaborasi dengan musisi-musisi reggae mancanegara. Setelah sukses merilis lagu reggae bernuansa religi pada awal tahun 2021, Ras Inggi kembali menyuguhkan karya musik barunya. Rencananya Jumat 11 Juni 2021, Ras Inggi kembali merilis lagu berjudul […]

  • Alumni HMI

    Jelang Hari Tenang, Barisan Alumni HMI Kebumen Mujahadah untuk Kemenangan Arif-Rista

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 416
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Menjelang hari tenang Pilkada 2024, Barisan Alumni HMI Kebumen menggelar mujahadah untuk kemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kebumen nomor 02 Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih. Acara berlangsung di kediaman Koordinator Barisan Alumni Himpinan Mahasiswa Islam Kebumen Muhammad Baehaqi di Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Sabtu 23 November 2024 malam. Dalam kesempatan itu, Barisan […]

  • Tahun 2024, Kebumen Terima DBHCHT Sebesar Rp14,5 Miliar

    Tahun 2024, Kebumen Terima DBHCHT Sebesar Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.451
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tahun 2024, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp14,5 miliar. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Cilacap, Muhammad Irwan SE, menjelaskan bahwa cukai adalah pajak atau pungutan negara yang dikenakan pada barang-barang tertentu dengan efek negatif di masyarakat. Baca juga: Komunitas TRACK dan JACK […]

  • Ketoprak “Biyung Anyar” Iringi Pembukaan Car Free Night di Alun-alun Kebumen

    Ketoprak “Biyung Anyar” Iringi Pembukaan Car Free Night di Alun-alun Kebumen

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.538
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alun-alun Kebumen menjadi pusat perhatian pada Sabtu malam, 3 Mei 2025, dengan digelarnya pentas seni persembahan Sanggar Gelora Budaya Production dari Desa Sikayu, Kecamatan Buayan. Ribuan warga tampak antusias menyaksikan berbagai pertunjukan yang disuguhkan. Car Free Night menandai babak baru era kepemimpinan Bupati Lilis Nuryani dan Wakil Bupati Zaeni Miftah yang menjanjikan […]

  • Gunung Rayang

    Legenda Raja Kera Anoman Penghuni Gunung Rayang

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 19.830
    • 0Komentar

    SETELAH kemarin membahas tentang Taman Bedegolan dan sedikit sejarah tentang Waduk Wadaslintang, kali ini  saya akan membahas mengenai Gunung Rayang serta cerita-cerita folklore-nya. Oh ya, kenapa saya menyebutnya gunung? Ya, karena warga sekitar menyebutnya seperti itu juga. Ada juga yang mengatakan Gunung Kemangi, ada juga yang menyebutnya Gunung Merayang. Baca Juga: Taman Bedegolan, Hidden Gem di […]

expand_less