Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Jateng Perluas Kerja Sama dengan Uni Eropa untuk Low Carbon Rice

Jateng Perluas Kerja Sama dengan Uni Eropa untuk Low Carbon Rice

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
  • visibility 470
  • comment 0 komentar

SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan 12 negara Uni Eropa untuk memperluas pengembangan beras rendah emisi (low carbon rice). Langkah ini diambil sebagai respons atas ancaman perubahan iklim terhadap ketahanan pangan global.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa dan delegasi dari Austria, Jerman, Belanda, Spanyol, Swedia, dan negara Eropa lainnya, di Balai Kota Surakarta, Senin 30 Juni 2025.

Low carbon rice adalah bentuk dukungan terhadap ekonomi hijau dan swasembada pangan. Kami ingin hubungan kerja sama ini terus berlanjut,” ujar Ahmad Luthfi.

Dengan luas tanam padi mencapai 1,5 juta hektare dan produksi 8,8 juta ton gabah pada 2024, Jawa Tengah menyumbang 16,73% stok pangan nasional. Target produksi pada 2025 ditingkatkan menjadi 11,8 juta ton.

Teknologi Rendah Emisi Tingkatkan Efisiensi

Program low carbon rice telah dilaksanakan sejak 2022 di Boyolali, Klaten, dan Sragen, terutama pada proses pascapanen. Salah satu pendekatan melalui program SWITCH-Asia menghubungkan petani dengan pasar langsung, seperti restoran dan hotel.

Di Klaten, program ini mencakup 100 hektare lahan dengan hasil 600 ton gabah. Program berhasil menurunkan emisi hingga 80% dan memangkas biaya penggilingan 30–40%.

Inovasi lainnya meliputi konversi mesin penggilingan dari solar ke listrik, pengurangan pupuk kimia, dan efisiensi penggunaan air.

Konversi Energi dan Dukungan CSR

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Dyah Lukisari, menjelaskan, program ini diperluas ke enam kabupaten seperti Demak, Jepara, dan Kudus melalui dana CSR, termasuk dari Bank Indonesia. Total investasi untuk enam titik konversi mesin mencapai Rp 1,8 miliar.

Ke depan, Pemprov Jateng menargetkan penggunaan energi terbarukan seperti tenaga surya. “Kami akan mulai uji coba penggilingan padi dengan tenaga surya pada 2026,” ujar Dyah.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, menyatakan kekagumannya atas keberhasilan Jateng. “Kami belajar dari masyarakat Jawa Tengah soal praktik pertanian berkelanjutan,” katanya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penasehat PSMTI Kebumen Sugeng Budiawan menyerahkan bantuan APD kepada Bupati Yazid Mahfudz. (Foto: Padmo-KebumenUpdate).

    Paguyuban Warga Tionghoa Serahkan 1.000 APD untuk Tenaga Medis

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.806
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dukungan terhadap tim medis dalam penanggulangan pandemi Coronavirus (Covid-19) di Kebumen terus berdatangan. Salah satunya datang dari paguyuban warga Tionghoa Kebumen yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kebumen. Paguyuban Tionghoa menyerahkan bantuan berupa 1.000 alat pelindung diri (APD) kepada 36 Puskesmas dan empat rumah sakit di Kebumen. Bantuan APD […]

  • Perajin Kedelai

    Perajin Tempe Tahu Ancam Mogok Produksi

    • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.453
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pusat Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Puskopti) Jateng mengajak perajin tempe untuk berhenti produksi untuk merespons kenaikan harga kedelai. Penghentian produksi tersebut dimulai 21 sampai 23 Februari 2022. “Kenaikan harga ini semakin tak bisa diikuti para perajin. Pemerintah harus mengambil tindakan agar perajin tidak semakin susah,” jelas Ketua Puskopti Jawa Tengah Sutrisno Supriantoro. […]

  • Bolone Mase Kebumen

    Bolone Mase Buayan dan Ayah Konsolidasi, Segera Gelar Apel Akbar Relawan

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.865
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Konsolidasi relawan Bolone Mase Kabupaten Kebumen terus berlanjut. Seperti, Minggu 28 Januari 2024 siang, digelar konsolidasi untuk relawan Bolone Mase Kecamatan Buayan dan Ayah. Konsolidasi diikuti oleh 875 orang terdiri atas Koordinator Desa, RW hingga TPS. Agenda kegiatan tersebut adalah memantapkan pemenangan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran […]

  • Comeback, Persak Kebumen Menang 1-2 dari Tuan Rumah Wijaya Kusuma

    Comeback, Persak Kebumen Menang 1-2 dari Tuan Rumah Wijaya Kusuma

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.608
    • 0Komentar

    CILACAP (KebumenUpdate.com) – Persak Kebumen kembali raih kemenangan saat bertamu ke markas Wijaya Kusuma pada pertandingan pekan ke-4 Grup C Liga 4 Jateng, Rabu 15 Januari 2025. Di babak pertama, masing-masing tim bermain hati-hati dan sama kuat dengan tidak adanya gol tercipta. Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Masuk babak kedua, tim tuan rumah berhasil […]

  • Batuk Pilek

    7 Kebiasaan Sederhana untuk Cegah Batuk Pilek Seisi Rumah

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 437
    • 0Komentar

    MUSIM pancaroba nggak cuma bikin satu orang sakit—kadang satu rumah bisa kena giliran! Tapi kabar baiknya, ada beberapa kebiasaan sederhana yang kalau kamu jalani rutin, bisa mencegah batuk pilek menyerang seluruh anggota keluarga. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Waenetat Maluku pafiwaenetat.org memberikan tips 7 kebasaan sederhana untuk mencegah batuk pilek seisi rumah. 1. Cuci Tangan […]

  • Jembatan Weton Kulon

    Inilah Dampak Jembatan Weton Kulon yang Terputus Diterjang Banjir

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.822
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Robohnya jembatan di atas Sungai Banda masuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Telomoyo akibat banjir besar Selasa 15 Maret 2022 membuat akses yang menghubungkan Desa Weton Kulon dan Desa Pesuruhan Kecamatan Puring terputus. Tak hanya menghubungkan antardesa, jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 4 meter itu juga menghubungkan antarkecamatan yakni Kecamatan Puring dan […]

expand_less