Breaking News
light_mode
Beranda » News » Usai Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polisi Dihujani Lemparan Batu

Usai Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polisi Dihujani Lemparan Batu

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 10 Okt 2020
  • visibility 2.438
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kebumen berujung ricuh, Jumat 10 Oktober 2020. Aksis unjukrasa berlangsung cukup tertib, namun usai demo muncul provokasi sehingga kerumunan remaja tersulut emosi.

Dari pantauan di lapangan, demonstrasi tidak hanya diikuti oleh kalangan serikat buruh dan elemen mahasiswa seperti PMII, HMI dan IMM tetap juga organisasi masyarakat (ormas). Bahkan para remaja yang masih usia sekolah juga turut bergabung dalam masa aksi.

Peserta Aksi Longmarch Menuju Gedung Dewan
demo

Masa aksi saat longmarch. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Sebelum aksi dimulai, Tim Tindak Covid-19 Polres Kebumen membubarkan kerumunan di kawasan Alun-alun. Mereka rata-rata para remaja yang datang dari penjuru Kebumen dan sekitarnya.

Baru sekira pukul 14.00 wib, rombongan aksi melakukan longmarch dari depan Gedung Haji di Jalan Veteran melalui sisi barat Alun-alun menuju depan Gedung DPRD Kebumen. Mereka kemudian secara bergantian melakukan orasi yang intinya menolak Undang-undang Cipta Kerja.

Tim Dalmas Polres Kebumen bersiaga di depan pintu gerbang DPRD Kebumen. Polisi juga menyiagakan mobil water canon. Selain itu, satu unit mobil kebakaran juga disiagakan di halaman gedung DPRD Kebumen.

Tuntut DPRD Kebumen Tolak UU Cipta Kerja
demo

Ketua DPRD Sarimun menemui peserta aksi. (Foto: Humas DPRD Kebumen)

Dalam aksinya, massa juga menuntut DPRD Kebumen untuk menolak Undang-undang Omnibus Low Cipta Kerja dan meminta kepada Presiden untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang.

Atas desakan massa, akhirnya Ketua DPRD Kebumen Sarimun menandatangani pernyataan sikap DPRD Kebumen menolak Undang-undang Omnibus Low Cipta Kerja dan meminta kepada Presiden untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang.

Turut menyaksikan Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Kebumen Akif Fatwal Amin, Ketua PC PMII Imam Nur Hidayat, Ketua PC HMI Kebumen Ulfatur R, Ketua PC IMM Kebumen Muchromin.

Aksi Lempar Batu, Mirip Tawuran Pelajar 
Demo

Aksi lempar batu. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Saat peserta aksi sudah mundur, muncul provokasi-provokasi dengan pelemparan batu baik ke arah aparat maupun fasilitas umum. Suasana justru memanas saat anggota kepolisian menyemprotkan water canon dan mengamankan sejumlah remaja yang diduga melakukan anarkhisme.

Mereka pun melakukan pelemparan batu yang diambil dari bangunan trotoar di Alun-alun. Batu pemberat tenda milik PKL yang ditinggal juga menjadi sasaran untuk dilemparkan. Suasana itu mirip tawuran pelajar di kota-kota besar.

Fasilitas Umum Rusak, Beberapa Polisi Terluka 
demo

Sejumlah fasilitas umum rusak. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Tempat sampah, torn air BPBD Kbeumen di depan gedung DPRD juga dilempar ke jalan. Akibat pelemparan batu ini, empat kaca gedung DPRD rusak dan ruang penjagaan Satpol PP rusak.

Sejumlah polisi yang membentuk formasi bertahan, ada beberapa yang terluka. Para remaja masih enggan membubarkan diri, sebelum teman-temannya dibebaskan oleh aparat kepolisian.

Polisi Sempat Amankan Enam Remaja 
demo

Anggota Brimob menenangkan massa. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan membenarkan, pihaknya sempat mengamankan enam remaja yang diduga pelaku pelemparan batu. Semuanya berstatus pelajar SLTA. Setelah didata identitasnya mereka dipulangkan.

“Tidak ada yang ditahan,” kata AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Ketua K-SPSI Kebumen yang juga koordinator aksi Akif Fatwal Amin menyampaikan, penolakan UU Ciptaker karena dianggap merugikan para pekerja. Untuk itu tuntutan dari demonstran adalah agar wakil rakyat yang ada di DPRD Kebumen untuk menolak UU Cipta Kerja.

“Undang undang cipta kerja merugikan para pekerja seperti turunnya PKWTT atau perjanjian kerja tanpa batas yang dulunya hanya tiga kali dan juga turunnya jaminan hari tua yang dulu 32 kali menjadi 25 kali terhadap pekerja. Untuk itu DPRD sebagai wakil rakyat untuk menolak UU Cipta Kerja Omnibus Low,” jelas Akif.

Aksi Mulanya Hanya Diikuti 50 Orang 
Demo

Aksi remaja saat disemprot water canon. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Akif menambahkan, peserta aksi yang mulanya hanya berjumlah 50 hingga 100 orang membludak hingga ribuan orang. Menurut dia hal itu membuktikan bahwasannya masyarakat Kebumen juga resah atas disahkannya undang-undang cipta kerja.

“Harapannya Undang-undnag dibatalkan dan presiden segera membuat Peraturan Presiden Pengganti Undang-undang. Ini adalah aksi damai dan tidak ada kericuhan. Apabila pun ada itu bukan dari kami,” tandas Akif. (smn)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Maut di Jalur Sempor-Karanggayam: Mobil Pikap Tak Kuat Menanjak, 3 Warga Binangun Meninggal

    Kecelakaan Maut di Jalur Sempor-Karanggayam: Mobil Pikap Tak Kuat Menanjak, 3 Warga Binangun Meninggal

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.346
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan maut menimpa sebuah mobil pikap bernomor polisi R 8025 HK di jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Sempor dan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Senin 9 Maret 2026 pagi. Kendaraan yang mengangkut 29 warga Desa Binangun tersebut terguling di Dukuh Karangkemiri, Desa Somagede, Kecamatan Sempor. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ini bermula […]

  • Humas Jateng

    85% Pembangunan Jateng Andalkan Investasi, Ini Pesan Gubernur Bagi Masuknya Investor

    • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.458
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 85 persen pembangunan daerah di Jawa Tengah masih bersandar pada investasi.  Sedangkan pembangunan yang menggunakan APBD hanya 15 persen. Untuk itulah Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengajak seluruh stakeholder untuk mendongkrak investasi di wilayahnya. “Kalau perlu (investasi) pabrik biting pun di Jateng dilayani,” ujar Ahmad Luthfi saat membuka Rapat Bersama Kantor Perwakilan […]

  • Atasi Kabel Semrawut, GMDP Gaet Mitra Wujudkan Internet Kebumen Lebih Tertata

    Atasi Kabel Semrawut, GMDP Gaet Mitra Wujudkan Internet Kebumen Lebih Tertata

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 704
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebagai penyedia layanan internet di Kabupaten Kebumen, PT Global Media Data Prima (GMDP) menunjukkan performa gemilang dengan meraih posisi terdepan dalam pangsa pasar kemitraan dan layanan. Keunggulan ini ditopang oleh layanan prima, infrastruktur berkualitas, serta harga yang kompetitif bagi masyarakat. Namun, di balik capaian tersebut, GMDP menyoroti permasalahan infrastruktur kabel yang semrawut […]

  • Masjid Makmur 2.0 Banyumudal Sediakan 1000 Voucher Takjil Gratis dan 100 Paket Sembako Murah

    Masjid Makmur 2.0 Banyumudal Sediakan 1000 Voucher Takjil Gratis dan 100 Paket Sembako Murah

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.911
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memasuki minggu ketiga Ramadhan 1444 H, Masjid Banyumudal Dukuh Kuwarisan Kelurahan Panjer berkolaborasi dengan NR Foundation menggelar event bertajuk Masjid Makmur 2.0 atau edisi kedua. Hadir Kabag Kesra Sekda Kebumen Mukhsinul Mubarok SPd MSi yang mewakili Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Camat Kebumen Puji Lestari SSos MPA, Lurah Panjer Ribut Misriyah SSos, Takmir […]

  • Kapal Mandoan

    Kapal Mendoan: Bakal Jadi Destinasi Baru Wisata Kuliner Kebumen

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 15.355
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alun-alun Pancasila Kebumen kini tampil dengan wajah baru yang memukau. Salah satu daya tarik terbarunya adalah Kapal Mendoan, sebuah  bangunan megah berbentuk kapal yang terletak di bagian timur alun-alun. Kapal ini menjadi simbol baru bagi Kebumen dan menjadi ikon wisata yang tak boleh dilewatkan. Alun-alun yang dulunya bernama Alun-alun Kebumen ini, di […]

  • PMI Kebumen Gelar Invitasi PMR 2025, Ajang 621 Sukarelawan Muda Tingkatkan Potensi

    PMI Kebumen Gelar Invitasi PMR 2025, Ajang 621 Sukarelawan Muda Tingkatkan Potensi

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 413
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen sukses menggelar Invitasi Palang Merah Remaja (PMR) yang digelar Sabtu, 22 November 2025. Acara ini diselenggarakan di Sekolah Ma’arif 4 Kebumen dan diikuti oleh 621 anggota PMR dari tingkat Mula (SD/Sederajat), Madya (SMP/Sederajat), dan Wira (SMA/Sederajat) se-Kabupaten Kebumen. Invitasi dibuka langsung oleh Ketua PMI Kebumen, Sabar […]

expand_less