Breaking News
light_mode
Beranda » News » Usai Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polisi Dihujani Lemparan Batu

Usai Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polisi Dihujani Lemparan Batu

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 10 Okt 2020
  • visibility 2.468
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kebumen berujung ricuh, Jumat 10 Oktober 2020. Aksis unjukrasa berlangsung cukup tertib, namun usai demo muncul provokasi sehingga kerumunan remaja tersulut emosi.

Dari pantauan di lapangan, demonstrasi tidak hanya diikuti oleh kalangan serikat buruh dan elemen mahasiswa seperti PMII, HMI dan IMM tetap juga organisasi masyarakat (ormas). Bahkan para remaja yang masih usia sekolah juga turut bergabung dalam masa aksi.

Peserta Aksi Longmarch Menuju Gedung Dewan
demo

Masa aksi saat longmarch. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Sebelum aksi dimulai, Tim Tindak Covid-19 Polres Kebumen membubarkan kerumunan di kawasan Alun-alun. Mereka rata-rata para remaja yang datang dari penjuru Kebumen dan sekitarnya.

Baru sekira pukul 14.00 wib, rombongan aksi melakukan longmarch dari depan Gedung Haji di Jalan Veteran melalui sisi barat Alun-alun menuju depan Gedung DPRD Kebumen. Mereka kemudian secara bergantian melakukan orasi yang intinya menolak Undang-undang Cipta Kerja.

Tim Dalmas Polres Kebumen bersiaga di depan pintu gerbang DPRD Kebumen. Polisi juga menyiagakan mobil water canon. Selain itu, satu unit mobil kebakaran juga disiagakan di halaman gedung DPRD Kebumen.

Tuntut DPRD Kebumen Tolak UU Cipta Kerja
demo

Ketua DPRD Sarimun menemui peserta aksi. (Foto: Humas DPRD Kebumen)

Dalam aksinya, massa juga menuntut DPRD Kebumen untuk menolak Undang-undang Omnibus Low Cipta Kerja dan meminta kepada Presiden untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang.

Atas desakan massa, akhirnya Ketua DPRD Kebumen Sarimun menandatangani pernyataan sikap DPRD Kebumen menolak Undang-undang Omnibus Low Cipta Kerja dan meminta kepada Presiden untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang.

Turut menyaksikan Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Kebumen Akif Fatwal Amin, Ketua PC PMII Imam Nur Hidayat, Ketua PC HMI Kebumen Ulfatur R, Ketua PC IMM Kebumen Muchromin.

Aksi Lempar Batu, Mirip Tawuran Pelajar 
Demo

Aksi lempar batu. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Saat peserta aksi sudah mundur, muncul provokasi-provokasi dengan pelemparan batu baik ke arah aparat maupun fasilitas umum. Suasana justru memanas saat anggota kepolisian menyemprotkan water canon dan mengamankan sejumlah remaja yang diduga melakukan anarkhisme.

Mereka pun melakukan pelemparan batu yang diambil dari bangunan trotoar di Alun-alun. Batu pemberat tenda milik PKL yang ditinggal juga menjadi sasaran untuk dilemparkan. Suasana itu mirip tawuran pelajar di kota-kota besar.

Fasilitas Umum Rusak, Beberapa Polisi Terluka 
demo

Sejumlah fasilitas umum rusak. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Tempat sampah, torn air BPBD Kbeumen di depan gedung DPRD juga dilempar ke jalan. Akibat pelemparan batu ini, empat kaca gedung DPRD rusak dan ruang penjagaan Satpol PP rusak.

Sejumlah polisi yang membentuk formasi bertahan, ada beberapa yang terluka. Para remaja masih enggan membubarkan diri, sebelum teman-temannya dibebaskan oleh aparat kepolisian.

Polisi Sempat Amankan Enam Remaja 
demo

Anggota Brimob menenangkan massa. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan membenarkan, pihaknya sempat mengamankan enam remaja yang diduga pelaku pelemparan batu. Semuanya berstatus pelajar SLTA. Setelah didata identitasnya mereka dipulangkan.

“Tidak ada yang ditahan,” kata AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Ketua K-SPSI Kebumen yang juga koordinator aksi Akif Fatwal Amin menyampaikan, penolakan UU Ciptaker karena dianggap merugikan para pekerja. Untuk itu tuntutan dari demonstran adalah agar wakil rakyat yang ada di DPRD Kebumen untuk menolak UU Cipta Kerja.

“Undang undang cipta kerja merugikan para pekerja seperti turunnya PKWTT atau perjanjian kerja tanpa batas yang dulunya hanya tiga kali dan juga turunnya jaminan hari tua yang dulu 32 kali menjadi 25 kali terhadap pekerja. Untuk itu DPRD sebagai wakil rakyat untuk menolak UU Cipta Kerja Omnibus Low,” jelas Akif.

Aksi Mulanya Hanya Diikuti 50 Orang 
Demo

Aksi remaja saat disemprot water canon. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Akif menambahkan, peserta aksi yang mulanya hanya berjumlah 50 hingga 100 orang membludak hingga ribuan orang. Menurut dia hal itu membuktikan bahwasannya masyarakat Kebumen juga resah atas disahkannya undang-undang cipta kerja.

“Harapannya Undang-undnag dibatalkan dan presiden segera membuat Peraturan Presiden Pengganti Undang-undang. Ini adalah aksi damai dan tidak ada kericuhan. Apabila pun ada itu bukan dari kami,” tandas Akif. (smn)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tour de Borobudur

    Tour de Borobudur 2021 Seri I Tempuh Solo-Borobudur

    • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.226
    • 0Komentar

    *15 Pesepeda dari Kebumen Ambil Bagian MAGELANG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 150 peserta ambil bagian dalam event gowes Tour de Borobudur 2021, Sabtu 6 Nopember 2021. Sport tourism yang digagas komunitas Semarang Bicycle Association (Samba) bekerja sama dengan Bank Jateng itu dimulai dari Solo dan finish di Candi Borobudur dan Candi Pawon Magelang. Kapolda Jateng, Irjen […]

  • Personil Polres Kebumen Geruduk Kelenteng Kong Hwie Kiong, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan

    Personil Polres Kebumen Geruduk Kelenteng Kong Hwie Kiong, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.392
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Puluhan personel Polres Kebumen ramai-ramai menuju Kelenteng Kong Hwie Kiong di Jalan Pramuka Kebumen, Jumat 24 Januari 2020. Apa yang mereka lakukan mendatangi tempat ibadah tri dharma (TITD) tersebut sehari menjelang tahun baru Imlek 2571 tersebut? Ternyata kedatangan personil  polisi yang dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan itu untuk bekerja […]

  • Insiden Keracunan, Kades Grenggeng Terima Ganti Rugi Rp 45,5 Juta dari Candisari

    Insiden Keracunan, Kades Grenggeng Terima Ganti Rugi Rp 45,5 Juta dari Candisari

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 30.353
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pihak managemen Hotel dan Restoran Candisari Karanganyar, Kebumen merealisasikan komitmen untuk bertanggung jawab dalam insiden keracunan di pesta perkawinan, 2 Februari 2020. Selain menanggung seluruh biaya pengobatan bagi pasien yang dirawat di rumah sakit swasta, pihak Candisari juga memberikan ganti kerugian kepada warga yang diduga terpapar mikroba dari hidangan yang disajikan. Adapun […]

  • BPJS Kesehatan KC Kebumen Gelar Media Gathering Seru di Tengah Jeram Sungai Bedegolan

    BPJS Kesehatan KC Kebumen Gelar Media Gathering Seru di Tengah Jeram Sungai Bedegolan

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 939
    • 0Komentar

    PADURESO (KebumenUpdate.com) – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kebumen menggelar acara media gathering yang tak biasa di Sendangdalem River Tubing, Padureso, Selasa 6 Mei 2025. Lebih dari sekadar pertemuan, acara ini menjadi ajang silaturahmi yang menyegarkan antara BPJS Kesehatan dengan sekitar 31 perwakilan media, termasuk content creator dan influencer dari Kabupaten Kebumen, Banjarnegara, dan Purworejo. Rangkaian […]

  • Reuni Alumni Kehutanan UGM Angkatan 1974;  Telusuri Hutan Mangrove Hingga Bersihkan Sampah Pantai Petanahan

    Reuni Alumni Kehutanan UGM Angkatan 1974; Telusuri Hutan Mangrove Hingga Bersihkan Sampah Pantai Petanahan

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.881
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Para alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1974 menggelar reuni akbar di Kebumen, Sabtu-Senin (6-8/7/2019). Pertemuan kembali para rimbawan yang rata-rata sudah berusia di atas 65 tahun itu berlangsung cukup unik. Bagaimana tidak, reuni digelar dengan mengunjungi tempat-tempat yang bernuansa alam. Antara lain ke Goa Jatijajar dilanjutkan menelusuri hutan mangrove di Pantai Logending […]

  • Longsor

    Kondisi Terkini Penanganan Longsor di Jalur Karangsambung-Sadang

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 675
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen terus melakukan penanganan terhadap tanah longsor yang terjadi di jalur Karangsambung-Sadang, tepatnya di Desa Totogan, Kecamatan Karangsambung. Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan perbukitan pada Jumat malam 24 Oktober 2025. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Bagus Priyanto SST, menjelaskan bahwa penanganan […]

expand_less