Mengenal Waraga, Maskot Porprov Jateng 2026 Karya Desainer Asal Mirit Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 4 Apr 2026
- visibility 814
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra daerah Kebumen di tingkat provinsi. Ari Krispriyanto, warga Desa Winong, Kecamatan Mirit, ditetapkan sebagai juara pertama lomba desain maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVII tahun 2026.
Karya berjudul “Waraga” milik Ari berhasil menyisihkan kontestan lainnya dan akan menjadi identitas visual resmi ajang olahraga yang akan digelar di Semarang Raya tersebut.
Sementara itu, untuk kategori lomba logo, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah menetapkan karya Wahyu Purnomo asal Banyumas sebagai pemenang.
Kepada Kebumenupdate.com, Sabtu 4 April 2026, Ari menjelaskan bahwa nama Waraga merupakan singkatan dari Warak Olahraga. Desain ini terinspirasi dari makhluk mitologi khas Semarang, Warak Ngendog, yang melambangkan akulturasi budaya, persatuan, dan keharmonisan di Jawa Tengah.
“Saya mempertahankan pakem utama Warak Ngendog seperti wajah naga, tubuh kambing atau unta, dan ekor kambing. Namun, visualnya dimodernisasi agar lebih dinamis dan relevan bagi generasi sekarang tanpa menghilangkan nilai filosofinya,” ujar Ari.
Selesaikan 59 Pictogram dalam 8 Hari
Meski terlihat mapan secara visual, proses kreatif Waraga menyimpan tantangan besar. Ari mengaku hanya memiliki waktu riset dan finalisasi konsep selama satu minggu. Tantangan terberat muncul saat ia harus menyelesaikan 59 pose cabang olahraga (pictogram) dalam waktu singkat.
“Tantangan terbesar adalah tenggat waktu yang sangat mepet. Saya harus menyelesaikan 59 pictogram dalam 8 hari saja karena terpotong libur Lebaran. Alhamdulillah, dengan keyakinan kuat, semua selesai pada 19 Maret lalu,” ungkapnya.
Konsistensi Prestasi
Kemenangan ini bukanlah yang pertama bagi Ari. Sebelumnya, ia merupakan sosok di balik maskot Pilgub Jateng 2024 bernama “Semarbots” dan sempat memenangkan sayembara karikatur yang diadakan KPU Jawa Tengah.
Bagi Ari, kemenangan ini membuktikan bahwa keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk bersaing di level tinggi. Ia berharap kesuksesannya dapat memotivasi para atlet, khususnya dari Kabupaten Kebumen.
“Tentu bangga dan bersyukur bisa membawa nama Kebumen. Meski dari desa, kita mampu bersaing. Saya berharap Waraga menjadi simbol semangat bagi para atlet. Jangan jadikan keterbatasan alat atau tempat sebagai penghambat untuk maju dan menaklukkan kompetisi,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar