Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Musrenbang Pertama, Gubernur Ahmad Luthfi dan Bupati Siap Suplai Pangan Nasional

Musrenbang Pertama, Gubernur Ahmad Luthfi dan Bupati Siap Suplai Pangan Nasional

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
  • visibility 2.591
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

PATI (KebumenUpdate.com) – Arah kebijakan perencanaan pembangunan daerah Jawa Tengah tahun 2026 adalah penguatan landasan pembangunan daerah dan meneguhkan posisi Jateng sebagai lumbung pangan nasional. Kebijakan tersebut sebagai keberlanjutan pembangunan tahun 2025 yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

“Tentu program-program kita, provinsi dan kabupaten/kota, akan secara berjenjang, berlanjut, dan berkesinambungan. Ini perlu agar kesinambungan pembangunan kita jelas. Pada 2025 kemarin sudah kita clear-kan RPJMD kita dengan seluruh bupati/walikota adalah masalah infrastruktur. Pada 2026 nanti akan kita garap bagaimana meneguhkan batu loncatan untuk swasembada pangan,” kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat memberikan arahan dalam Musrenbangwil eks karesidenan Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Senin, 21 April 2025.

Musrenbangwil tersebut dihadiri perwakilan dari Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora atau disebut wilayah pengembangan (WP) Jekuti (Jepara, Kudus, Pati) dan Banglor (Rembang, Blora).

Musrenbangwil ini digunakan Ahmad Luthfi untuk belanja masalah di wilayah pembangunan Jekuti Banglor. Ia meminta kepada seluruh bupati di wilayah tersebut untuk benar-benar memetakan permasalahan yang berkaitan dengan arah peneguhan sebagai lumbung pangan atau swasembada pangan. Ia tidak ingin ada usulan dari bupati yang begitu-begitu saja.

“Bahasan yang sekarang ini nanti di tingkat kabupaten/kota nanti akan kita fokuskan pada swasembada pangan tahun 2026. Ini baru belanja masalah awal. Finalnya nanti pada saat kita Musrenbang tingkat provinsi. Artinya beberapa tokoh dan lapisan masyarakat kita undang, dipimpin oleh forkopimda untuk menyampaikan problem solving di wilayah masing-masing untuk 2026,” jelasnya.

Targetkan Bisa Menyumbang 11 Juta Ton Padi

Sebagai penumpu pangan nasional, Jawa Tengah telah ditargetkan untuk bisa menyumbang sekitar 11 juta ton padi pada tahun 2025. Luthfi optimistis target tersebut dapat dicapai mengingat sampai bulan April 2025 saja produktivitas padi di Jawa Tengah sudah mencapai 4,9 juta ton.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stikes Gombong

    RS Karya Medika Bekasi Jemput Bola Rekrut Lulusan STIKES Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.609
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Saat para lulusan perguruan tinggi kesulitan mencari lowongan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19, para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong justru yang dicari oleh rumah sakit. Salah satunya adalah Rumah Sakit Karya Medika Bekasi yang menjaring para lulusan baru STIKES Muhammadiyah Gombong untuk menjadi pegawai terutama perawat di rumah sakit […]

  • Etika Bisnis

    Etika Bisnis Tiktok Shop dalam Dunia Media Sosial

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.094
    • 0Komentar

    Oleh: Peri Wahyono, S.Sos. DUNIA bisnis  digital, dengan  dukungan  teknologi  informasi  yang berkembang  pesat,  mengalami  lompatan  di setiap periodesasinya. Pemerintah sebagai  pemilik kebijakan  ekonomi  pun dituntut segera beradaptasi   atas  perubahan   perilaku   pasar yang dinamis. Dalam konteks ini, etika  bisnis  menjadi  landasan  yang penting atas segala  kebijakan untuk  mengontrol  jalannya  perubahan  tersebut.  Tanpa  penerapan  etika bisnis […]

  • Pengangguran di Kebumen

    Jadi Prioritas Kebijakan Pemerintah, Ini Tingkat Pengangguran di Kebumen

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.819
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kebumen tahun 2022 sebesar 5,92%. Jumlah itu turun 0,11% dari tahun sebelumnya 2021 yaitu 6,03%. “Upaya mengurangi pengangguran di Kebumen menjadi sebuah prioritas dalam kebijakan pemerintah daerah, salah satunya adalah dengan adanya job fair ini,” ujar Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto […]

  • Evakuasi Korban

    Bocah Tenggelam di Muara Kali Lukulo Ditemukan Meninggal di Hutan Bakau Kaliratu

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 831
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang anak yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Muara Kali Lukulo, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Minggu 8 Maret 2026. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari proses pencarian oleh tim penyelamat. Korban bernama Abdul Fatah (11), warga Desa Munggu, Kecamatan Petanahan, Kebumen. Ia dilaporkan […]

  • Universitas Putra Bangsa

    Titik Awal Universitas Putra Bangsa Tunjukkan Eksistensi di Level Lebih Tinggi

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.822
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Rektor Universitas Putra Bangsa Dr Gunarso Wiwoho MM berharap dengan berubah bentuk menjadi universitas menjadi langkah awal untuk menunjukkan jati dirinya sebagai universitas terbaik di Kebumen, bahkan untuk level lebih tinggi lagi. “Saya bersyukur dan terima kasih atas jabatan yang diamanahkan kepada saya. Saya kira ini merupakan titik awal bagi Putra Bangsa […]

  • Tanah Bergerak

    31 Rumah Warga Desa Plumbon Retak Akibat Tanah Bergerak, Begini Kondisinya

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.615
    • 0Komentar

    KARANGAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 31 rumah warga di Dukuh Rawabayem, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen mengalami retak-retak cukup parah akibat pergeseran tanah. Kondisi rumah tersebut cukup membahayakan para penghuninya karena rawan ambruk. Sumi Purwanti (45) salah seorang warga di Dukuh Rawabayem, Desa Plumbon mengatakan bahwa  tanah bergerak ini terjadi pascahujan deras mengguyur akhir pekan […]

expand_less