Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Mengenang Ibu Martha Tilaar (1937-2026): UMKM Kebumen Tak Harus Besar, Tapi Harus Profesional

Mengenang Ibu Martha Tilaar (1937-2026): UMKM Kebumen Tak Harus Besar, Tapi Harus Profesional

  • account_circle Sigit Tri Wibowo
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SUATU hari di pertengahan 2013, Ibu Martha Tilaar berkunjung ke Setana Kunci, sebuah dusun kecil di sudut Desa Grenggeng, Kebumen. Sebuah desa yang mayoritas para ibunya menjadi penganyam daun pandan.

Ini sebuah kunjungan informal yang tetap saja mengundang kehebohan buat warga sekitar. Sambil duduk lesehan di teras rumah, Bu Martha berbincang akrab dengan para perajin itu. Saat hendak pulang, seperti biasa beliau memesan beberapa hasil kerajinan.

Ada pesan menarik yang beliau ucapkan saat nota ditulis, “Saya nggak mau gratis, tapi juga jangan dimahalin. Kalian harus belajar profesional. Siapa pun konsumennya harus dilayani dengan baik dengan standar yang sama. Usaha boleh kecil, tapi sikap harus selalu professional. Jangan karena yang datang artis atau pejabat, lalu kalian sungkan menetapkan harga”.

Sang Putri Gombong

Hingga beberapa puluh tahun silam, tak banyak yang tahu bahwa Bu Martha adalah putri Kebumen. Beliau lahir di Gombong pada 4 September 1937 dengan nama Martha Handana. Sebagian masa kecilnya dihabiskan di rumah sang kakek, Liem Siauw Lam, di Jl. Sempor Lama Gombong.

Sering dikisahkan oleh Bu Martha, bagaimana tahun-tahun hidupnya di Gombong sangat membentuk karakter dirinya. Adalah sang nenek, yang biasa dipanggil Makco yang menjadi panutan bagi Martha kecil. Makco adalah seorang ahli pembuat jamu yang berjiwa sosial tinggi, menjadi andalan bagi masyarakat Gombong yang sakit, terutama di masa-masa sulit selama Perang Dunia II.

Tapi di sisi lain, Makco adalah seorang pengusaha unggul. Sepeninggal sang suami, Makco menjadi nahkoda bisnis keluarga yang mecakup pengolahan kopra, sarang burung walet, peternakan sapi perah dan lain-lain. Namun Makco tidak membiarkan cucu-cucunya tumbuh menjadi anak manja. Martha dan saudara-saudaranya tetap harus hidup dalam disiplin dan terjun langsung dalam berbagai pekerjaan tangan.

Masa kanak-kanak di Gombong inilah yang kemudian membuat ‘jiwa Gombong’ bu Martha begitu kental : seorang pengusaha yang ulet, cerdas namun kuat memegang tradisi dan akar budaya.

Panjangnya perjalanan hidup dalam membesarkan Martha Tilaar Group tidak pernah membuat Bu Martha melupakan Gombong. Di berbagai forum, bahkan dalam pidato di Markas PBB New York, Bu Martha lantang berucap, “I am from Gombong Indonesia”.

Persembahan untuk Kampung Halaman

Kecintaan Bu Martha pada kampung halaman tentu tak sebatas ucapan. Berbagai program pemberdayaan dan sosial dari Martha Tilaar Group sering diadakan di Kebumen. Dukungan yang konsisten juga diberikan lewat komunitas perantauan IWAKK Walet Mas Kebumen.

Namun, bisa jadi salah satu puncak pengabdian pada kampung halaman terwujud ketika pada tahun 2014 Ibu Martha  merenovasi rumah kelahirannya dan mengubahnya menjadi sebuah rumah budaya, ruang kegiatan komunitas dan pendidikan.

Rumah bergaya indis yang dibangun pada tahun 1908 itu direnovasi dengan sangat hati-hati untuk menjaga keasliannya. Hasilnya adalah sebuah bangunan heritage yang serta merta menjadi ikon wisata heritage Kebumen sekaligus menjadi ruang kreatif dan budaya. Tepat pada 6 Desember 2014, diresmikanlah Roemah Martha Tilaar, sebuah persembahan Bu Martha untuk kampung halaman.

Sangat menarik bahwa gagasan visioner itu datang dari seorang perempuan berusia 77 tahun (saat itu). Konsep ruang kreatif dan budaya yang terbuka (apalagi berbasis non pemerintah) adalah sebuah konsep yang sungguh-sungguh baru untuk Kebumen saat itu. Perjalanan waktu membuktikan bahwa gagasan Ibu Martha bagi kampung halamannya sungguh-sungguh berkontribusi bagi kemajuan dunia kreatif, pendidikan dan budaya di Kebumen. Bukan semata kontribusi sesaat, namun peran yang terus berkembang dan berkelanjutan. Makin tahu Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026, Ibu Martha berpulang. Hanya selang beberapa pekan setelah salah satu lagu kesayangan beliau berkumandang di Stadion GBK “….walaupun saya pergi jauh, kau takkan hilang dari kalbu. Tanahku yang kucintai….”

Selamat jalan, terimakasih Ibu…

***

Sigit Tri Prabowo, Manager Roemah Martha Tilaar (2016-2019)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Sigit Tri Wibowo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pameran Wetan Prahu, Sajikan 50 Karya Lukisan dari Profesional dan Pelajar

    Pameran Wetan Prahu, Sajikan 50 Karya Lukisan dari Profesional dan Pelajar

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.781
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kebumen menggelar pameran lukisan bertajuk “Pameran Wetan Prahu”. Berlangsung selama satu bulan, Pameran Wetan Prahu yang berlokasi di kantor Bappeda ini dibuka oleh Bupati Arif Sugiyanto, Kamis 29 Agustus 2024. Turut hadir Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, pimpinan OPD, dan seniman. Baca juga: Hari Terakhir Pendaftaran, […]

  • Perkuat Hubungan Bilateral Pariwisata, Malaysia Tourism Siap Promosikan Keindahan Kebumen di Negeri Jiran

    Perkuat Hubungan Bilateral Pariwisata, Malaysia Tourism Siap Promosikan Keindahan Kebumen di Negeri Jiran

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 394
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Rangkaian acara Kebumen Travel Mart (KTM) dan Gombong Festival of Culture berlanjut melalui malam Gala Dinner yang hangat dan meriah di Pendopo Kabumian, Kamis, 27 Agustus 2026. Acara ini dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua Umum Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan beserta jajaran […]

  • Binda Jateng Fokus ke Vaksin Booster, Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

    Binda Jateng Fokus ke Vaksin Booster, Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.045
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah kembali menggelar vaksinasi dengan sasaran vaksin booster bagi warga pada Selasa 5 April 2022. Pelaksanaan berlangsung di 18 titik dengan target sebanyak 12.000 dosis dengan tujuan meningkatkan percepatan vaksinasi Covid-19. Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan bahwa meski bulan puasa, […]

  • GMDP Buktikan Bisnis Bukan Sekadar Untung, Tapi Juga Peduli Sosial

    GMDP Buktikan Bisnis Bukan Sekadar Untung, Tapi Juga Peduli Sosial

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 450
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Di tengah hiruk pikuk persaingan bisnis, PT Global Media Data Prima (GMDP), penyedia layanan internet terkemuka di Kebumen, kembali menunjukkan komitmennya bahwa keuntungan bukan satu-satunya tujuan. Perusahaan ini membuktikan diri sebagai entitas yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memiliki hati dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat. Terbaru, dalam rangka menyambut […]

  • Tenggelam

    Tenggelam di Sungai Ciberem, Pemuda Desa Bulupayung Ditemukan Meninggal

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.288
    • 0Komentar

    CILACAP (KebumenUpdate.com) – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pemuda yang tenggelam di Sungai Ciberem Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap. Korban sudah tidak bernyawa saat Tim Gabungan menemukan korban. Korban tenggelam bernama Agus (21) Pemuda Warga RT 04 RW 11 Desa Bulupayung Kecamatan Patimuan Kabupaten Cilacap. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap I […]

  • Jalan Kejayan Ruas Muktisari-Bocor Berdebu Tebal, DPUPR Kebumen Targetkan Pengaspalan Segera Dimulai

    Jalan Kejayan Ruas Muktisari-Bocor Berdebu Tebal, DPUPR Kebumen Targetkan Pengaspalan Segera Dimulai

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — “Ini bukan embun persawahan ataupun asap pembakaran, tapi ini adalah debu jalanan. Wow, mengerikan. Kondisi ini sudah berjalan beberapa hari bahkan berbulan-bulan. Katanya sih sedang ada perbaikan, tapi enggak tahu entah sampai kapan. Buat kalian yang tahu infonya, mohon berkomentar. Ini ada di Jalan Kejayan, Kabupaten Kebumen. Komentarnya dong, di sebelah kiri […]

expand_less