Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Begini Curhat Wartawan yang Beritanya Di-Copy Paste di Media Sosial

Begini Curhat Wartawan yang Beritanya Di-Copy Paste di Media Sosial

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 14 Des 2019
  • visibility 7.290
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

DAHULU saya mangkel sekali pada orang yang suka copy paste berita dari website ke Facebook atau platform media sosial lainnya. Bayangkan, baru tiga menit diunggah di website, eh sudah nongol di beranda “Muka Buku” alias Facebook.

Sepertinya kemangkelan saya itu tidak berlebihan. Bayangkan untuk menulis satu berita itu dibutuhkan tidak sedikit energi. Mencari bahan berita perlu bensin untuk liputan. Paling tidak pulsa untuk telepon sana-sini dan kuota data internet untuk WhatsApp narasumber.

Lalu menulisnya, butuh daya listrik untuk nyalain laptop atau nge-charge smartphone. Apalagi laptop belinya juga kredit, kan masih butuh cicilan sampai lunas. Lagian, menulis juga butuh mood yang baik, secangkir kopi biar inspirasinya bagus atau sebat kretek bagi ahli hisap.

***

Piye perasaanmu jika hasil dari jerih payah itu, tiba-tiba dicomot orang lain? Celakanya nama atau inisial penulisnya dihilangkan. Sumber tulisan itu sama sekali tidak dicantumkan. Sampai diklaim sebagai hasil karyanya sendiri. Itu kan cimex lectularius alias bangs*t.

Pernah suatu kali, berita yang saya tulis yang dimutilasi sana-sini beredar di media sosial. Meski sudah dalam bentuk printilan, seorang penulis tidak akan pernah lupa pada tulisan sendiri. Tragisnya setelah beredar, pesan berantai itu kembali ke saya melalui WhatsApp Group (WAG).

“Kayaknya kenal nih tulisannya,” batin saya.

Di satu sisi, saya sih senang karena karya tulisan bisa dibaca oleh banyak orang. Tetapi di sisi lain, kunjungan ke website menjadi berkurang, karena tulisan karena sudah bisa diakses tanpa mengunjungi website.

***

Okey, mungkin penyebar berita itu tidak mendapatkan keuntungan finansial, tetapi apa yang dilakukan itu menghalangi pengunjung untuk masuk ke website.

Keresahan saya ini mirip-mirip pedagang sayur di dalam Pasar Tumenggungan yang mengeluh karena banyak pedagang sayur membuka lapak di luar pasar. Akhirnya pedagang di dalam pasar sepi, karena para pengunjung sudah mendapatkan sayuran di luar pasar.

Tetapi itu dulu, seperti dalam kata pertama tulisan ini. Sekarang ini saya sudah berdamai dengan keadaan. Seperti para pedagang pasar yang mengikuti arus. Selain memiliki kios di dalam pasar, mereka juga ikut membuka lapak di luar pasar.

Namanya juga usaha. Soal rejeki sudah itu sudah ada yang mengatur. Kata ustadz, rejeki tidak mungkin tertukar.

***

Kesadaran saya itu muncul setelah melihat kenyataan bahwa sebagian pengguna Facebook ternyata kaum fakir kuota yang memakai mode gratisan. Tentu dengan mode ini, mereka tidak bisa membuka tautan (link) berita yang dibagikan di grup-grup Facebook.

Lihat saja di kolom komentar di grup Facebook, isinya bukan menanggapi isi berita, tetapi malah bertanya mengenai isi berita itu sendiri. Bahkan ada pula yang terus terang minta di-copy-kan karena menggunakan mode gratisan.

Anu, maklum nganggo mode gratisan. Duite kanggo bayar bocah sekolah.”

Itulah kenapa, sekarang ini saya ikhlas saja saat tulisan saya disalin kemudian disebarkan ke mana-mana. (G. Padmo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Topik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Plesir di Kebumen

    12 Tempat Plesir di Kebumen yang Wajib Kalian Kunjungi

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 102.560
    • 0Komentar

    KABUPATEN Kebumen merupakan sebuah wilayah di Jawa Tengah yang memiliki garis pantai sepanjang 67,5 kilometer. Dengan panjangnya garis pantai dan panorama alam yang menakjubkan tentu banyak sekali tempat plesir di Kebumen. Sayang, masih banyak orang yang belum tahu tempat plesir di Kebumen yang keren-keren. Kebumen memiliki banyak objek wisata. Ada sekitar 130 tempat wisata yang […]

  • Tai Chi Pijat Fefleksi

    Keluhan Saraf Bule Asal Inggris Ini Membaik Setelah Pijat Refleksi di Taichi Kebumen

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 809
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mr Chery (63) seorang bule asal Inggris bertahun-tahun mengalami keluhan syaraf di punggung yang sakit serta perut terasa kaku. Setelah menjalani dua kali terapi refleksi yang ditangani oleh Master Tyo di Taichi Pijat Refleksi Kebumen kondisinya semakin membaik. Bule yang lama tinggal di Bali itu juga terkesan dengan penanganan dari Master Tyo […]

  • Desa Bebas Korupsi

    Keterbukaan Informasi, Bangun Desa Bebas Korupsi

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.707
    • 0Komentar

    Tujuan akhir dari transparansi anggaran dan keterbukaan informasi publik adalah membangun desa bebas korupsi. KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Forum Masyarakat Sipil (Formasi)  Kebumen menghadirkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Akhmad Misbakhul Hasan sebagai pemateri dalam Sekolah Desa dan Anggaran (Sadar) X. Dalam sekolah desa yang diikuti oleh para aparatur desa dan unsur […]

  • Alasan Siswa SMK di Kutowinangun Aniaya Adik Kelasnya Berawal dari Saling Follow Medsos dengan Pacar

    Alasan Siswa SMK di Kutowinangun Aniaya Adik Kelasnya Berawal dari Saling Follow Medsos dengan Pacar

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Polres Kebumen menetapkan seorang pelajar kelas 11 berinisial Anak (sebutan untuk pelaku tindak pidana di bawah umur) di sebuah SMK swasta di Kecamatan Kutowinangun sebagai tersangka dalam kasus dugaan perundungan dan kekerasan anak. Kasus ini sebelumnya viral setelah rekaman video penganiayaan terhadap korban beredar luas di media sosial dan pesan berantai. Wakapolres […]

  • PAFI Bekasi

    Strategi PAFI Bekasi dalam Mendorong Kesehatan Lansia

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 683
    • 0Komentar

    KEBUMENUPDATE.COM – Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisasi profesi  yang dibentuk untuk menghimpun para ahli farmasi di Indonesia. PAFI Bekasi didirikan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan farmasi di Bekasi. Kesehatan lansia merupakan salah satu isu penting yang harus diperhatikan di tengah meningkatnya populasi usia lanjut. PAFI Bekasi (pafibekasi.org) berperan […]

  • Kabel Jaringan 20 kV terdampak akibat pohon terhempas angin kencang. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)

    Tangani Listrik Padam, Petugas PLN ULP Cilacap Gerak Cepat

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.984
    • 0Komentar

    CILACAP (KebumenUpdate.com) – Hujan deras dan angin kencang melanda sebagian wilayah Kecamatan Kesugihan dan sebagian Cilacap, Jumat, 24 April 2020. Bersamaan kejadian tersebut listrik padam pukul 20.29 wib. Adapun wilayah padam meliputi Kecamatan Kesugihan (Jalan Lingkar Timur Cilacap, Desa Karangkandri dan Menganti). Gerak cepat petugas PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cilacap menjadikan aliran listrik wilayah […]

expand_less