Kebakaran Puskesmas Klirong 1 Berawal dari Asap di Kotak MCB
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 14 Okt 2026
- visibility 413
- comment 0 komentar

Tim Damkar Kebumen di Puskesmas Klirong 1. (Foto: Damkar Kebumen/Agus S)
KLIRONG (KebumenUpdate.com) — Kebakaran melanda Puskesmas Klirong 1 di Desa Bendogarap, Kecamatan Klirong, Rabu 14 Oktober 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Kobaran api membakar bagian atap ruang tunggu pasien, ruang imunisasi, dan ruang lintas klaster. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Kebumen, AKBP Rachmad C. Yusuf, menyatakan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Dugaan ini diperkuat oleh keterangan saksi mata yang melihat kepulan asap keluar dari kotak pemutus arus (Miniature Circuit Breaker/MCB) sebelum api menjalar ke bagian atap.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kami menemukan kabel di atas atap ruang tunggu pasien dalam kondisi lecet atau terkelupas,” ujar AKBP Rachmad.
Saksi mata di lokasi, Sarwono, menceritakan bahwa aliran listrik di puskesmas sempat padam mendadak. Saat ia mencoba menyalakan generator set (genset), mesin tersebut gagal beroperasi. Begitu ia berupaya menghidupkan kembali sakelar utama pada meteran listrik, asap tebal justru keluar dari kotak MCB.
Tak lama setelah itu, terdengar suara letupan dari instalasi listrik yang disusul ambruknya plafon dan munculnya kobaran api di ruang tunggu pasien. Saksi pun langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian setempat.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Klirong, Polres Kebumen, Koramil 15/Klirong, Tim Pemadam Kebakaran, serta PLN Kebumen segera bergerak ke lokasi untuk memadamkan api dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Akibat insiden ini, bangunan mengalami kerusakan cukup parah pada struktur atap, kayu penopang, genteng, serta jaringan instalasi listrik. Selain itu, beberapa alat kesehatan turut terdampak akibat tertimpa reruntuhan atap.
Menanggapi kejadian ini, AKBP Rachmad mengimbau masyarakat dan pengelola fasilitas publik untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala. Langkah antisipasi ini penting untuk mencegah potensi korsleting yang dapat memicu kebakaran. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar