Delapan Purnawirawan Polri Dikirab Naik Andong
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 19 Okt 2019
- visibility 2.523
- comment 0 komentar

Mantan Kasubbag Humas Kompol Purn. Suparno melambaikan tangan saat mengikuti kirab. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Delapan personel Polri dan satu PNS Polres Kebumen mengikuti wisuda purna bhakti. Para personel yang diwisuda merupakan yang memasuki masa pensiun terhitung mulai Agustus sampai Oktober 2019.
Delapan personel Polri yang diwisuda meliputi tiga berpangkat perwira pertama (Pama), dua berpangkat perwira menengah (Pamen), dan tiga personel berpangkat Bintara. Upacara digelar di Mapolres Kebumen usai upacara Sertijab Perwira, Sabtu (19/10/2019) pagi dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.
Untuk menghormati dedikasinya, Polres Kebumen menggelar upacara pedang pora mengantarkan para peserta wisuda kembali ke masyarakat. Selanjutnya bersama Kapolres dan Bhayangkari serta pejabat utama Polres Kebumen, peserta wisuda diarak menggunakan andong keliling kota Kebumen dalam acara kirab purna bhakti.
Baca Juga: Tersangka Penggelapan Mobil Menangis di Dada Kapolres Kebumen
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, meski tidak lagi menyandang anggota Polri dan PNS Polri, komunikasi dan silaturahmi akan tetap terjaga dalam keluarga besar Polri.
“Kami ucapkan terimakasih kepada para purnawirawan dan ASN Polri atas pengabdian dedikasinya selama menjabat sebagai anggota Polres Kebumen,” kata AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat upacara.
Baca Juga: AKBP Rudy Cahya Kurniawan Resmi Jabat Kapolres Kebumen
Kompol Purnawirawan Suparno mantan Kasubbag Humas Polres Kebumen mengaku sangat berbahagia dengan kejutan dari Polres Kebumen. Dia bersama sesama wisudawan tidak akan pernah lupa tentang tradisi kirab purna bhakti yang diberikan kepada para purnawirawan.
“Alhamdulillah saya sangat senang. Saya memohon diri pamit kembali ke masyarakat. Kepada rekan yang masih aktif, tetap semangat mengabdi untuk nusa dan bangsa,” kata Suparno.
Adapun memasuki masa purna, kegiatan dia isi dengan mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan rumahnya di Kutoarjo Purworejo. Selain itu kegiatan lain adalah dengan momong cucu serta antar jemput istri mengajar di sekolah. (ndo)







Saat ini belum ada komentar