PBB SHL Kebumen Tembus Rp15,8 Miliar, Bupati Lilis Luncurkan Layanan Parkir dan Kesehatan QRIS
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 109
- comment 0 komentar

KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjawab tantangan zaman melalui akselerasi digitalisasi pelayanan publik.
Hal ini ditandai dengan peluncuran sistem pembayaran parkir dan Sistem Kesehatan Masyarakat berbasis QRIS oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani di Desa Dorowati, Kecamatan Klirong, Rabu 29 April 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2026 bagi ASN, BUMN, dan BUMD, serta pelaksanaan program Satu Hari Lunas (SHL).
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Unit Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Ratih Nirwantari, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Pimpinan OPD, Camat se-Kabupaten Kebumen, UPPD Samsat, pimpinan BUMD, Kantor Pertanahan (BPN), serta Kepala Desa se-Kecamatan Klirong dan Kepala Desa dengan capaian lunas PBB.
Dalam rangkaian acara tersebut, Bupati Lilis Nuryani secara resmi meresmikan Samsat Budiman di BUMDes Cipta Karya Desa Dorowati. Inovasi ini merupakan langkah strategis untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor melalui BUMDes terdekat tanpa harus menuju pusat kota.
Bupati memberikan apresiasi khusus kepada BUMDes Cipta Karya Desa Dorowati dan BUMDes Makmur Jaya Desa Karangglonggong atas peran aktifnya. BUMDes Cipta Karya sendiri tercatat telah meraih berbagai prestasi membanggakan di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Peninjauan Langsung Pelayanan Masyarakat
Tidak hanya meresmikan fasilitas baru, Bupati Lilis juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Bupati memantau jalannya pembayaran Satu Hari Lunas (SHL) PBB untuk memastikan proses transaksi digital berjalan lancar.
Selain itu, Bupati juga menyempatkan diri meninjau kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan bagi warga setempat sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.
“Kita harus memastikan petugas di lapangan paham, sistemnya berjalan, dan masyarakat terbiasa menggunakannya agar pelayanan semakin mudah dijangkau dan nyaman bagi warga,” ujar Bupati.
Laporan Penyelenggaraan
Kepala BPKPD Kabupaten Kebumen, Aden Andri Susilo, selaku ketua penyelenggara menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis yang mencakup pelunasan PBB, peresmian unit usaha BUMDes, hingga peluncuran sistem pembayaran QRIS.
Adapun tujuannya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya PBB, guna mewujudkan Kebumen yang mandiri dan berdaya.
Dalam laporannya, Aden mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi BUMDes Cipta Karya yang menempati peringkat kedua dengan transaksi tertinggi di Kabupaten Kebumen, bahkan menembus peringkat keempat di tingkat Jawa Tengah.
Terkait capaian PBB, hingga hari ini tercatat 60 desa telah lunas dari target 119 desa, dengan total pendapatan mencapai Rp15,8 miliar.
“Capaian pembayaran non-tunai saat ini sudah menyentuh 87,03 persen, namun penggunaan kanal QRIS baru sekitar 1,4 persen. Melalui peluncuran pembayaran parkir dan layanan kesehatan melalui QRIS ini, kami berupaya meningkatkan akumulasi PAD melalui kanal digital. Sebagai stimulan, wajib pajak yang membayar PBB menggunakan QRIS akan mendapatkan hadiah langsung berupa 2 liter minyak goreng,” jelas Aden.
Di sisi pengelolaan aset, melalui program PTSL, Pemkab Kebumen telah menyentuh 110.807 bidang tanah dalam tiga tahun terakhir. Untuk tahun 2026, Pemkab menargetkan sertifikasi 500 bidang tanah aset daerah, dengan capaian 96 bidang sertifikat pada Triwulan I ini.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran pajak demi keberlanjutan pembangunan.
Acara diakhiri dengan pengundian hadiah bagi desa-desa yang telah melunasi PBB. Hadiah utama berupa sepeda motor berhasil diraih oleh Desa Rogodono (Kecamatan Buayan). Selain itu, hadiah televisi diberikan kepada Desa Tlogosari (Kecamatan Ayah), Desa Dorowati (Kecamatan Klirong), dan Desa Glontor (Kecamatan Karanggayam), sementara hadiah lemari es jatuh kepada Desa Sempor. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar