Desa Karangsari Jadi Kampung Tangguh Nusantara, Ini Tujuannya

  • Whatsapp
Foto bersama usai pencanangan kampung tangguh. (Foto: Humas Polres Kebumen)
Foto bersama usai pencanangan kampung tangguh. (Foto: Humas Polres Kebumen)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Desa Karangsari, Kebumen ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara Candi oleh Polda Jateng. Pencanangan dilakukan oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jateng Kombes Pol Lafri Prasetyono SIK, di Balai Desa setempat, Jumat 26 Juni 2020.

Kombes Lafri Prasetyono mengatakan tujuan dibentuknya Kampung Tangguh Nusantara Candi bertugas untuk mengedukasi masyarakat dalam pencegahan penyebaran virus corona di tiap desa. Terpilihnya Desa Karangsari sebagai Kampung Tangguh Nusantara Candi karena desa ini sudah menggalakkan tiga unsur yakni ketersediaan pangan, keamanan, kesehatan sangat siap.

Berita Lainnya

“Melalui launching ini, kami berharap akan terbentuk kampung Tangguh menghadapi Covid-19 dan tangguh menghadapi Pilkada 2020,” jelas Kombes Lafri, di sela kegiatan.

Tangguh Hadapi Covid-19 dan Pilkada 2020

Putra daerah asal Gombong, Kebumen tersebut menjelaskan, tangguh menghadapi Covid-19 yang dimaksud yakni masyarakat bahu membahu bersinergi dengan TNI-Polri dan organisasi masyarakat gencar menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari namun tetap produktif.

Sedang tangguh menghadapi Pilkada yakni masyarakat diharapkan akan menjaga kondusifitas di wilayah masing saat pelaksanaan Pilkada 2020 yang semakin dekat.

Total Kampung Tangguh Nusantara Candi di Polda Jateng terdapat 3.389 desa. Untuk Kabupaten Kebumen saat ini terdapat 26 kampung tangguh yang tersebar di seluruh kecamatan. “Jumlah itu akan terus bertambah,” ujarnya.

Kampung Tangguh Bukan Hanya Seremonial Belaka

Hadir pada acara itu, Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Ketua DPRD Sarimun, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang, serta sejumlah pejabat lainnya. Tampak Kepala Desa Karangsari Endrata yang merupakan purnawirawan Polri.

Bupati menegaskan, pihaknya mendukung penuh kampung tangguh nusantara tersebut. Ia berharap agar Kampung Tangguh Nusantara bukan hanya seremonial belaka. Tetapi dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kebumen pada umumnya.

“Kampung Tangguh Nusantara ini harus menjadi tempat memberikan edukasi kepada masyarakat supaya tetap semangat ketika ditengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

New Normal, Masyarakat Harus Mampu Menyesuaikan Diri

Menurutnya, memasuki era new normal nanti, semua masyarakat harus mampu menyesuaikan diri, berkarya dan berprestasi, tetap semangat dengan kehidupan yang baru. Tanpa meninggalkan protokol kesehatan dan pola hidup bersih dan sehat. Serta menjaga keamanan lingkungan, serta kondusifitas wilayah.

Pandemi Covid-19 mengakibatkan terjadinya krisis kesehatan dan berpengaruh pada krisis ekonomi. Sehingga, dikhawatirkan juga akan terjadi krisis keamanan. Kampung Tangguh Nusantara ini merupakan salah satu alternatif solusi.

“Program ini sebagai respon atas kekhawatiran masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” katanya. (win/hms)

Berita Terkait