Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tekan Angka Tuberkulosis, Bupati Kebumen Resmikan Program Serbu TBC dan Aplikasi Smart TB-R

Tekan Angka Tuberkulosis, Bupati Kebumen Resmikan Program Serbu TBC dan Aplikasi Smart TB-R

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
  • visibility 438
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen resmi meluncurkan Program Serbu TBC dan Aplikasi Smart TB-R di Pendopo Kabumian pada Kamis 11 Juni 2026.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata menekan angka prevalensi Tuberkulosis (TBC) sekaligus mendukung program prioritas hasil terbaik cepat Presiden Prabowo Subianto untuk eliminasi TBC pada tahun 2029.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Asisten Pemerintahan, Kepala Dinas Kesehatan PPKB, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kebumen, serta berbagai mitra kerja terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, dr. Iwan Danardono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penanganan TBC memerlukan kerja sama lintas sektor yang kuat. Sebagai langkah awal, Desa Kuwayuhan di Kecamatan Pejagoan dipilih menjadi desa percontohan (pilot project).

Di desa tersebut, sebanyak 25 pasien TBC mendapatkan bantuan makanan bergizi senilai Rp200.000 per bulan dari Dompet Dhuafa untuk mendongkrak angka kesembuhan.

Selain itu, intervensi juga dilakukan melalui bantuan bedah rumah sehat bagi penderita TBC. Rumah ini didesain khusus dengan ventilasi udara yang baik dan pencahayaan matahari yang optimal untuk memutus rantai penularan.

“Kami juga berkoordinasi dengan Polsek dan melatih anggota Bhabinkamtibmas untuk menjadi petugas pelacak (tracer) TBC di lapangan. Jika angka kasus tahun ini terlihat naik, masyarakat tidak perlu panik. Itu artinya sistem pencarian kita berjalan aktif. Kasus kita cari, kita temukan, lalu diobati sampai sembuh,” ujar dr. Iwan.

Bupati Kebumen menyambut baik inovasi ini dan mengajak seluruh pihak melihat data TBC secara objektif.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, tren penemuan kasus TBC di Kebumen mengalami peningkatan nyata. Pada tahun 2024 ditemukan sekitar 2.800 kasus, yang kemudian meningkat menjadi lebih dari 3.200 kasus pada tahun 2025. Sementara hingga Mei 2026, angka penemuan baru mencapai 30 persen dari estimasi target.

Menurut Bupati, kenaikan angka ini bukan berarti situasi memburuk, melainkan menunjukkan bahwa performa pelacakan petugas kesehatan di lapangan semakin optimal, didukung masyarakat yang semakin berani memeriksakan diri.

“Tantangan terbesar TBC adalah kasus yang gunung es—ada tapi belum terdeteksi. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati, maka risiko penularan akan semakin kecil. Kehadiran Aplikasi Smart TB-R ini sangat tepat agar kebijakan penanganan kita berbasis pada data yang akurat, cepat, dan tepat sasaran,” tegas Bupati.

Pemkab Kebumen terus berkomitmen memperkuat penanggulangan TBC melalui pemeriksaan kesehatan gratis, skrining aktif menggunakan X-Ray, investigasi kontak, hingga kolaborasi pemenuhan gizi.

Di akhir sambutannya, Bupati mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan, kader, dan seluruh mitra, sekaligus meresmikan peluncuran Program Serbu TBC dan Aplikasi Smart TB-R demi mewujudkan target eliminasi TBC di Kebumen. ** Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAFI Banyuwangi

    Obat-obatan Ini Ternyata Bisa Berbahaya Jika Digunakan Bersama, Simak Penjelasan PAFI Banyuwangi

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 596
    • 0Komentar

    KITA sering kali mengonsumsi berbagai jenis obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua obat aman jika dikonsumsi bersamaan? Kombinasi beberapa jenis obat tertentu dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, bahkan bisa membahayakan kesehatan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Banyuwangi pafibanyuwangi.org  mengingatkan kita akan pentingnya memahami interaksi obat untuk menghindari […]

  • Kopi Sakiyo Pejagoan

    Kopi Sakiyo, Coffee Shop Baru di Pejagoan. Kopi Pulang Kampung Jadi Signature

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.283
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Info terbaru buat kalian yang suka ngopi. Ada coffee shop baru yang lagi hits abis nih. Tempatnya asik buat nongkrong rame-rame sama sahabat, keluarga, atau doi kamu. Namanya Kopi Sakiyo, dan lokasinya juga gak sembarangan, tepatnya di Jalan Ronggowarsito Nomor 5 Pejagoan, di seberang kampus Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen. Tempatnya bener-bener […]

  • Pencari Kerang yang Hilang di Pantai Karangbolong Akhirnya Ditemukan

    Pencari Kerang yang Hilang di Pantai Karangbolong Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.460
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Pencari kerang di Pantai Karangbolong yang sehari sebelumnya dinyatakan hilang, Ahmad Saefulloh (23) warga RT 01 RW 03 Desa Karangbolong Kecamatan Buayan, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di tengah lautan. Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menjelaskan, korban ditemukan oleh nelayan yang tengah mencari ikan di perairan Karangbolong, […]

  • Sunardi alias Jayeng

    Politikus Muda di Pemilu 2024, Sunardi Alias Jayeng dari Jalanan ke Gedung Dewan

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.817
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Tak ada yang menyangka keseriusan Sunardi atau yang lebih akrab disapa Jayeng (44), warga Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kebumen memproklamirkan diri ikut kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dengan menjadi calon anggota DPRD Kebumen. Gayanya yang slengean, ceplas-ceplos dan ditakuti membuat niat itu awalnya hanya dianggap main-main atau bercanda. Maklum Jayeng dulu dikenal […]

  • Mulai Direnovasi, Alun-alun Kebumen Nantinya Menjadi Alun-alun Pancasila

    Mulai Direnovasi, Alun-alun Kebumen Nantinya Menjadi Alun-alun Pancasila

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 52.813
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alun-alun Kebumen yang saat ini tengah direnovasi nantinya akan diberi nama Alun-alun Pancasila. Penamaan tersebut untuk mendukung Profil Pelajar Pancasila. “Ini bagian dari penataan Kota Kebumen yang sudah dicanangkan sejak lama. Kita ingin kota tercinta ini terlihat lebih rapi, indah, nyaman, dan maju masyarakatnya, karena itu perlu sebuah tatanan baru yang lebih […]

  • Pengurus Kelenteng Hok Tek Bio menyerahkan APD. (Foto: Istimewa)

    Kelenteng Hok Tek Bio Gombong Salurkan APD

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.723
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Di tengah kecemasan warga menghadapi pandemi Convid-19, berbagai lembaga sosial kemasyarakatan giat menggalang dukungan untuk penanggulangan. Seperti halnya dilakukan oleh Kelenteng Hok Tek Bio, Gombong, Kebumen. Sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) diserahkan ke berbagai rumah sakit dan lembaga lain, Senin, 20 April 2020. Pengurus Kelenteng Hok Tek Bio, Lanny Haryanti menyampaikan bahwa […]

expand_less