Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Menuju Geopark Kebumen Mendunia

Menuju Geopark Kebumen Mendunia

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
  • visibility 5.138
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh: Sigit Tri Prabowo

SEJAK digaungkan dalam Kebumen Internasional Expo (KIE) 2023, jargon Geopark Kebumen Mendunia terus bergaung. Harus diakui ungkapan ini berkait erat dengan langkah Geopark Kebumen untuk menggaet predikat sebagai UNESCO Global Geopark. Namun di sisi lain sesungguhnya tersirat juga tekad untuk berbenah dan mengolah Geopark Kebumen menjadi berkelas dunia, tak hanya soal predikat, namun lebih soal tata kelola dan manfaat yang diberikannya bagi masyarakat.

Jika menengok ke belakang, sejarah awal Geopark Kebumen sebenarnya sudah mulai bahkan sebelum Indonesia merdeka. Di masa kolonial, para peneliti Belanda telah tertarik pada berbagai fenomena geologis di tempat ini. Di tahun 1960an, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI, sekarang BRIN) menetapkan kawasan Karangsambung sebagai kampus lapangan. Status ini semakin kuat ketika tahun 2006 pemerintah menetapkannya sebagai Kawasan Cagar Alam Geologi.

Sementara itu, di sisi Selatan, perbukitan kapur karst Gombong Selatan juga telah lama menarik para ilmuwan dan peneliti gua. Perbukitan yang berfungsi sebagai penyimpan air dan penyangga lingkungan itu membentang dari Kecamatan Rowokele dan Buayan hingga berujung di barisan pantai Selatan seperti pantai Karangbolong. Fungsinya yang begitu penting bagi lingkungan membuat pemerintah juga memberikan status khusus. Pada tahun 2003 kawasan tersebut ditetapkan sebagai kawasan karst Gombong Selatan.

Baca Juga: BP Geopark Kebumen Gelar Seminar Pariwisata Berkelanjutan dan Teken MoU dengan Unpad Bandung

Keberadaan kedua kawasan konservasi geologis inilah yang kemudian menjadi salah satu pemicu munculnya gagasan geopark di Kebumen. Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya pada November 2018 pemerintah menetapkan Geopark Karangsambung Karangbolong sebagai Geopark Nasional. Penamaan ini tentu tak lepas dari keberadaan dua kawasan konservasi di atas.

Empat tahun setelah berstatus geopark nasional, Geopark Karangsambung Karangbolong melangkah lebih jauh dengan mendaftar sebagai global geopark. Dalam proses inilah terjadi perubahan mendasar mencakup wilayah dan nama. Jika semula Geopark Karangsambung Karangbolong mencakup 12 kecamatan, maka geopark baru ini diperluas hampir dua kali lipat menjadi 22 kecamatan. Sementara namanya pun berubah menjadi Geopark Kebumen.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Secata Gombong

    Secata Gombong Siap Gembleng 146 Calon Tamtama TNI AD

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.670
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 146 prajurit siswa (prasis) calon tantama TNI AD siap digembelng di Dodik Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam IV/Diponegoro di Gombong. Upacara Pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran (TA) 2022 berlangsung Rabu 11 Mei 2022 pukul 08.30 wib. Upacara berlangsung di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro. Danrindam […]

  • Baznas Kebumen

    Baznas Kebumen Salurkan Dana ZIS Rp 1,065 Miliar

    • calendar_month Sab, 2 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.360
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen kembali melakukan pendistribusian dana Zakat, Infak dan Shodaqoh (ZIS) reguler tahap I tahun 2022. Penyaluran kali ini untuk 124 desa di wilayah Rayon I di tujuh kecamatan meliputi Adimulyo, Kuwarasan, Buayan, Gombong, Sempor, Rowokele, dan Ayah. Penyaluran secara simbolis dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Adimulyo, Kebumen, […]

  • Dosaraso

    Mbah Darsono Dibawa ke Rumah Singgah DoSaraso, Matanya Bakal Dioperasi

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.088
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masih ingat dengan Sudarsono (65), pria tua dengan kebutaan pada kedua matanya? Dia hidup sebatang kara tinggal di sebuah gubuk reot di Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kebumen. Ya, saat ini Mbah Susah, begitu dia dipanggil orang-orang sekitarnya, telah dibawa ke Rumah Singgah (Srusin) DoSaraso Kebumen. Di rumah singgah yang berlokasi di bekas […]

  • Foto bersama usai senam. (Foto: Padmo)

    1.000 Warga Ambal Meriahkan Senam Sicita, Tiga Peserta Dapat Voucher Umroh dari H Yulianto SE

    • calendar_month Ming, 27 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.883
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 1.000 warga yang berasal dari 28 desa di Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, memeriahkan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) di Lapangan Desa Pagedangan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Minggu 27 Agustus 2023. Senam Sicita yang digelar oleh H Yulianto SE, calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kebumen dari PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan […]

  • Partai Nasdem Kebumen

    Kirab Budaya Iringi Pendaftaran 50 Bacaleg Partai Nasdem Kebumen, Berikut Kemeriahannya

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.836
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kirab budaya mengiringi pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) Partai Nasdem ke kantor KPU Kebumen,  Kamis 11 Mei 2023. Pawai yang dimulai dari SPBU Tradha Pejagoan menuju Kantor KPU Kebumen di Jalan Aroengbinang. Pawai yang diikuti ratusan peserta mengantarkan 50 Bacaleg yang masing-masing menaiki becak motor. Tampak Ketua DPD Partai Nasdem Kebumen dr […]

  • Mencari Belut, Warga Pituruh Meninggal di Sawah

    Mencari Belut, Warga Pituruh Meninggal di Sawah

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 33.399
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Seorang laki-laki pencari belut berinisial PN (61) warga Desa Brengkol, Kecamatan Pituruh, Purworejo ditemukan meninggal di persawahan, Senin 24 Februari 2020. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.30 wib, di pinggir sawah Desa Sidogede, Kecamatan Prembun, Kebumen. Salah seorang saksi Eko (35) warga setempat mengaku sempat menolong korban saat kejang di tengah sawah. […]

expand_less