Gubernur Luthfi Targetkan 4.000 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi Akhir 2025
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 22 Jul 2025
- visibility 1.050
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmad Luthfi swa foto bersama para undangan. (Foto: Humas Jateng)
KLATEN (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi optimistis bahwa hingga akhir tahun 2025, setidaknya separuh dari 8.523 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang telah resmi berbadan hukum di Jateng akan beroperasi secara aktif.
Hal tersebut disampaikannya usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran nasional kelembagaan 80.000 KDMP se-Indonesia di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Senin 21 Juli 2025.
“Target sampai akhir tahun, paling tidak separuh koperasi sudah beroperasi. Tidak semua harus langsung, tapi bertahap dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Luthfi.
Saat ini, sudah ada 11 koperasi percontohan (mockup) yang aktif di Jawa Tengah. Di antaranya berada di Klaten, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Karanganyar, Brebes, Pati, Magelang, dan Surakarta. Seluruh KDMP tersebut telah mengantongi badan hukum dari Kementerian Koperasi.
Koperasi untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Rakyat
Gubernur Luthfi menjelaskan bahwa peluncuran koperasi ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa. Salah satu prioritasnya adalah menangani distribusi bahan pokok dan pupuk langsung dari produsen ke koperasi, memutus rantai distribusi yang panjang dan rawan spekulasi harga.
“Dengan koperasi desa, tidak ada lagi beras ditimbun atau dioplos. Harga akan jadi standar dan stabil,” tegasnya.








Saat ini belum ada komentar