Lahan Pinus dan Ilalang Terbakar di Kebumen, Aparat dan Warga Padamkan Api Secara Manual
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 70
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dalam dua hari berturut-turut di tengah musim kemarau.
Peristiwa terbaru melanda lahan milik Perum Perhutani di Petak 121 J, Dukuh Situ, Desa Karanggayam, Kecamatan Karanggayam, pada Jumat 7 Agustus 2026.
Api dilaporkan menghanguskan sekitar 0,25 hektare lahan yang ditanami pohon pinus.
Kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 11.45 WIB setelah Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Karanggayam, Budi Yuwono, menerima informasi dari warga. Laporan tersebut langsung diteruskan kepada Polsek Karanggayam dan pemerintah desa setempat.
Merespons laporan itu, petugas kepolisian, pihak Perhutani, perangkat desa, serta warga segera bergerak menuju lokasi. Pemadaman terpaksa dilakukan secara manual karena lokasi kebakaran jauh dari permukiman dan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
“Petugas bersama Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat langsung melakukan pemadaman secara manual,” ujar Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Setelah berjuang selama kurang lebih dua jam, petugas bersama warga akhirnya berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke kawasan lain.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kondisi kemarau panjang yang membuat vegetasi menjadi kering dan mudah terbakar.
Sebelum kejadian di Karanggayam, peristiwa serupa lebih dulu melanda kawasan pegunungan di Dukuh Lengkong, Desa Kalijaya, Kecamatan Alian, pada Kamis sore 6 Agustus 2026.
Kebakaran di Kalijaya yang menghanguskan lahan seluas kurang lebih dua hektare tersebut diketahui warga sekitar pukul 17.30 WIB. Menyadari bahaya tersebut, pemerintah desa segera menghubungi instansi terkait.
Sekitar pukul 18.00 WIB, tim gabungan dari Polsek Alian, Koramil Alian, BPBD Kebumen, pemadam kebakaran, perangkat desa, dan warga bahu-membahu memadamkan api.
Meski api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam, kobaran api telanjur menghanguskan rumput ilalang serta daun pohon jati kering yang berguguran. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran di Desa Kalijaya masih belum diketahui.
Maraknya insiden kebakaran lahan dalam dua hari terakhir ini meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi bencana serupa selama musim kemarau. Vegetasi yang kering membuat api sangat mudah menyebar dalam waktu singkat.
Menyikapi kondisi ini, Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran sampah atau membuka lahan secara sembarangan.
Warga juga diminta untuk segera melapor kepada aparat atau pemerintah desa jika menemukan titik api sekecil apa pun agar dapat ditangani sebelum meluas.
“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin,” tegas AKBP Putu. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar