Bimtek Konvensi Hak Anak 2026: Perkuat Kapasitas Tenaga Pendidik Wujudkan Sekolah Ramah Anak di Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 60
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Guna meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kebumen menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak (KHA) bagi Tenaga Pendidik. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 21 September 2026, bertempat di Hotel Mexolie.
Kegiatan yang diikuti oleh para pendidik dan pengelola lembaga pendidikan ini menghadirkan narasumber dari unsur perlindungan perempuan dan anak serta praktisi psikologi.
Adapun bimtek ini bertujuan memperkuat pemahaman bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arum Dwilestariningsih, yang hadir sebagai narasumber pertama, memaparkan materi mengenai Konvensi Hak Anak.
Ia menekankan pentingnya pemahaman hak-hak dasar anak serta penerapannya secara nyata di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk tumbuh kembang, memperoleh pendidikan yang layak, mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta dihargai pendapatnya.
Oleh karena itu, tenaga pendidik memegang posisi strategis dalam menciptakan ruang belajar yang aman, ramah, dan inklusif.
Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Psikolog Klinis Yulaidah dengan topik “Disiplin Positif untuk Anak”.
Sesi ini membekali para guru dengan metode pengasuhan yang mengutamakan komunikasi efektif, penghargaan, keteladanan, serta pembentukan karakter tanpa kekerasan.
Melalui pendekatan disiplin positif, pendidik diarahkan untuk tidak sekadar menuntut kepatuhan, melainkan membantu anak memahami konsekuensi tindakan, melatih rasa tanggung jawab, serta mengelola emosi dengan baik.
Melalui pelaksanaan bimtek ini, tenaga pendidik di Kebumen diharapkan mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip KHA dan disiplin positif dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Langkah ini diyakini mampu memperkuat terciptanya ekosistem pendidikan yang menghargai martabat anak serta mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar